Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menyusuri Jalan yang Dilalui Para Korban Tragedi 12 Mei 1998...

Kompas.com - 12/05/2024, 22:17 WIB
Nabilla Ramadhian,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Komnas Perempuan menggelar "Napak Reformasi" untuk mengenang tragedi 12 Mei 1998, Minggu (12/5/2024).

Dalam salah satu kegiatannya, mereka mengajak peserta tapak tilas jalur yang dilalui para korban terbakarnya Mall Klender dalam tragedi Mei 98.

Lokasinya berada di permukiman yang berada di RW 08 Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur. Tepatnya di seberang Mall Klender.

Sebagian korban dan mereka yang selamat memang tinggal di wilayah itu. Sementara sebagian korban sempat melewati permukiman itu untuk menyelamatkan diri saat kerusuhan pecah.

Dalam acara yang juga diikuti Kompas.com, Komnas Perempuan mengajak para peserta memasuki sebuah gang di dekat Jembatan Jalan Bekasi Timur Raya Cipinang.

Baca juga: Bicara Demokrasi, Andi Widjajanto: Ada Kekhawatiran Pukul Mundur seperti 1997-1998

Selanjutnya, peserta berkumpul di satu titik untuk mendengar paparan dari beberapa korban kebakaran Mall Klender.

Salah satu yang berbicara di depan para peserta adalah Ruminah. Ia menceritakan bagaimana massa merusak salonnya yang berada di dalam mal.

Ia juga mengungkapkan trauma yang dirasakan sampai saat ini.

Anaknya, Gunawan yang kala itu merupakan siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) Negeri 04, dikabarkan telah meninggal.

Selanjutnya, pihak Komnas Perempuan memanggil sejumlah korban lainnya untuk memberikan bingkisan kepada korban kebakaran Mall Klender.

Pada 12 Mei 1998 kerusuhan pecah di sejumlah titik di Jakarta. Termasuk di kawasan Mall Klender. Mall tersebut terbakar habis setelah dijarah. Diduga para perusuh membakar pusat perbelanjaan itu. 

Tapak tilas jalur pelarian para korban

Kegiatan Napak Reformasi Tragedi Mei 98: Pelanggaran HAM Masa lalu di Persimpangan Jalan! di RW 08 Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (12/5/2024).kompas.com / Nabilla Ramadhian Kegiatan Napak Reformasi Tragedi Mei 98: Pelanggaran HAM Masa lalu di Persimpangan Jalan! di RW 08 Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (12/5/2024).
Tidak berselang lama, Ruminah mengajak para peserta dan sesama korban tragedi Mei 1998 menelusuri permukiman.

Para peserta diajak melewati sebuah gang kecil yang hanya muat dilalui dua orang dalam satu waktu.

Lalu, kami berhenti di depan rumah Ruminah yang juga tempat dia membuka salon rumahan.

Baca juga: Retrospeksi Tragedi Mei 1998: Kekerasan terhadap Perempuan yang Kerap Dilupakan

"Ini juga tempat berkumpul korban kalau ada doa bersama atau apa pun di sini," kata seorang pemandu bernama Yulita.

Halaman:


Terkini Lainnya

Maling Motor yang Dipukuli dan Diikat Lehernya oleh Warga Sunter Ternyata Residivis

Maling Motor yang Dipukuli dan Diikat Lehernya oleh Warga Sunter Ternyata Residivis

Megapolitan
Tukang Sampah di Cilincing Tewas Diserang Pelaku Tawuran, Kupingnya Nyaris Putus

Tukang Sampah di Cilincing Tewas Diserang Pelaku Tawuran, Kupingnya Nyaris Putus

Megapolitan
Ketika Mobil Rubicon Mario Dandy Tak Laku-laku Usai Dua Kali Dilelang dan Dikorting Rp 100 Juta

Ketika Mobil Rubicon Mario Dandy Tak Laku-laku Usai Dua Kali Dilelang dan Dikorting Rp 100 Juta

Megapolitan
Remaja yang Direkam Ibu saat Bersetubuh dengan Pacar Dapat Pendampingan Psikologis

Remaja yang Direkam Ibu saat Bersetubuh dengan Pacar Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Dituduh Ingin Curi Motor, Pria di Sunter Dipukuli dan Diikat Lehernya oleh Warga

Dituduh Ingin Curi Motor, Pria di Sunter Dipukuli dan Diikat Lehernya oleh Warga

Megapolitan
Tangkap ASN Pemkot Ternate, Polisi Sita 0,16 Gram Sabu

Tangkap ASN Pemkot Ternate, Polisi Sita 0,16 Gram Sabu

Megapolitan
Maaf dan Janji Zoe Levana Usai Terobos Jalur Transjakarta...

Maaf dan Janji Zoe Levana Usai Terobos Jalur Transjakarta...

Megapolitan
Tiga ASN Pemkot Ternate Ditangkap Polisi Saat 'Nyabu' di Depan Warkop

Tiga ASN Pemkot Ternate Ditangkap Polisi Saat "Nyabu" di Depan Warkop

Megapolitan
Isu Duet dengan Anies pada Pilkada DKI, Ahmed Zaki: Keputusan Ada di DPP Golkar

Isu Duet dengan Anies pada Pilkada DKI, Ahmed Zaki: Keputusan Ada di DPP Golkar

Megapolitan
Usaha Cek Ombak Kaesang Pangarep pada Pilkada Bekasi dan Upaya Mencari Panggung Politik

Usaha Cek Ombak Kaesang Pangarep pada Pilkada Bekasi dan Upaya Mencari Panggung Politik

Megapolitan
Cerita Amsori Tetap Jadi Sopir Angkot meski Diserang Stroke Dua Kali

Cerita Amsori Tetap Jadi Sopir Angkot meski Diserang Stroke Dua Kali

Megapolitan
Permintaan Maaf Zoe Levana dan 3 Pengakuannya Terkait Terobos Jalur Transjakarta

Permintaan Maaf Zoe Levana dan 3 Pengakuannya Terkait Terobos Jalur Transjakarta

Megapolitan
Beratnya Hidup di Jakarta, Amsori Sopir Lansia Tidur di Angkot karena Tak Mampu Mengontrak Rumah

Beratnya Hidup di Jakarta, Amsori Sopir Lansia Tidur di Angkot karena Tak Mampu Mengontrak Rumah

Megapolitan
Jemput Bola ke Subang, Polisi Bakal Datangi Petani yang Ditipu Oknum Polisi Rp 598 Juta

Jemput Bola ke Subang, Polisi Bakal Datangi Petani yang Ditipu Oknum Polisi Rp 598 Juta

Megapolitan
Polda Metro: Kasus Petani Ditipu Oknum Polisi Sempat Mandek karena Pelapor Minta Pemeriksaan Dihentikan

Polda Metro: Kasus Petani Ditipu Oknum Polisi Sempat Mandek karena Pelapor Minta Pemeriksaan Dihentikan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com