Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anggota Gangster yang Bacok Mahasiswa di Bogor Ditembak Polisi karena Melawan Saat Ditangkap

Kompas.com - 13/05/2024, 18:56 WIB
Ruby Rachmadina,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Polisi menembak kedua kaki RJ (27), anggota gangster yang membacok mahasiswa bernama Andika Indra di Jalan Raya Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

“Pelaku melawan petugas kita berikan tindakan tegas dan terukur di kedua kakinya timah panas,” ucap Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo di kantornya, Senin (13/5/2024).

Bismo menjelaskan, RJ membacok Andika yang saat itu sedang melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Raya Empang, Bogor, Sabtu (11/5/2024).

Baca juga: Polisi Tangkap Anggota Gangster yang Bacok Mahasiswa di Bogor

Bismo menjelaskan, pada saat kejadian RJ bersama kelompoknya bernama Surken Street sedang konvoi dan berniat untuk mengincar kelompok gangster lain, yakni Tim Ogah Mundur (TOM).

Pada saat konvoi, pelaku berteriak-teriak dan membuat korban yang sedang melintas di wilayah tersebut sempat berhenti karena merasa kaget.

“Saat itu dari pelaku yang merupakan kelompok Surken Street berupaya mengejar kelompok TOM di malam hari. Berbondong-bondong menggunakan kurang lebih 20 orang berteriak-teriak, kemudian korban kaget dan berhenti,” ujarnya.

Andika yang berhenti di tengah jalan kemudian dikejar oleh pelaku. Kemudian, pelaku langsung membacok ke arah punggung korban yang membuat korban terjatuh.

Baca juga: Polresta Bogor Tangkap 6 Pelaku Tawuran, Dua Orang Positif Narkoba

 

“Korban dikejar pelaku, dibacok punggungnya. Korban sempat jatuh, dikejar, kemudian dibacok lagi,” ujarnya.

Andika yang menjadi korban salah sasaran mengalami luka bacok di sekitar punggung dan harus mendapat 27 jahitan.

RJ juga sempat merusak motor korban hingga bagian jok motornya robek.

Atas perbuatanya, RJ dijerat Undang-undang Darurat Senjata Tajam No 12 Tahun 1951 dan Pasal 351 Ayat 2 KUHP.

“Tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka-luka berat. Dan atau pengeroyokan karena perbuatannya di ancam hukuman penjara paling lama lima tahun enam bulan,” kata Bismo.

Baca juga: Remaja yang Tusuk Seorang Ibu di Bogor Ditahan Selama 7 Hari

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kasus Perempuan Terseret Taksi Online di Ancol Berujung Damai

Kasus Perempuan Terseret Taksi Online di Ancol Berujung Damai

Megapolitan
Sebelum Dibunuh, Pedagang Perabot di Duren Sawit Disebut Tuduh Anaknya Curi Kartu ATM dan Buku Tabungan

Sebelum Dibunuh, Pedagang Perabot di Duren Sawit Disebut Tuduh Anaknya Curi Kartu ATM dan Buku Tabungan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemasok Sabu untuk Virgoun

Polisi Tangkap Pemasok Sabu untuk Virgoun

Megapolitan
4 Event Liburan Sekolah di Mal Bekasi

4 Event Liburan Sekolah di Mal Bekasi

Megapolitan
Virgoun dan Teman Wanitanya Ditetapkan Tersangka Kasus Narkotika

Virgoun dan Teman Wanitanya Ditetapkan Tersangka Kasus Narkotika

Megapolitan
Hendak Maju Pilkada Bogor, Atang Trisnanto Tunggu SK dari PKS

Hendak Maju Pilkada Bogor, Atang Trisnanto Tunggu SK dari PKS

Megapolitan
Walkot Depok Idris Terbitkan Surat Edaran Netralitas ASN Untuk Pilkada 2024

Walkot Depok Idris Terbitkan Surat Edaran Netralitas ASN Untuk Pilkada 2024

Megapolitan
Jalan di Depan KPU Jakut Ditutup imbas Pelaksanaan Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg

Jalan di Depan KPU Jakut Ditutup imbas Pelaksanaan Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg

Megapolitan
Batal Bangun Masjid Agung, Pemkot Depok Mau Bersihkan SDN Pondok Cina 1 Lebih Dulu

Batal Bangun Masjid Agung, Pemkot Depok Mau Bersihkan SDN Pondok Cina 1 Lebih Dulu

Megapolitan
KPU Jakut Pastikan Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg untuk 233 TPS di Cilincing Transparan

KPU Jakut Pastikan Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg untuk 233 TPS di Cilincing Transparan

Megapolitan
Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Tiba Jemaah Haji Kota Bogor

Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Tiba Jemaah Haji Kota Bogor

Megapolitan
Panitia Konser Lentera Festival Tak Berani Muncul Hadapi Penonton Saat Gagal Bayar Bintang Tamu

Panitia Konser Lentera Festival Tak Berani Muncul Hadapi Penonton Saat Gagal Bayar Bintang Tamu

Megapolitan
PPDB SD dan SMP di Kota Bogor Masih Berproses, Pemkot Pastikan Berjalan Sesuai Aturan

PPDB SD dan SMP di Kota Bogor Masih Berproses, Pemkot Pastikan Berjalan Sesuai Aturan

Megapolitan
Nasib Gedung SDN Pondok Cina 1 Belum Dipastikan, Wali Kota: Bisa untuk Taman, Macam-macam...

Nasib Gedung SDN Pondok Cina 1 Belum Dipastikan, Wali Kota: Bisa untuk Taman, Macam-macam...

Megapolitan
Penjambret Beraksi di Dekat Mapolsek Kelapa Gading, Polisi Buru Pelaku

Penjambret Beraksi di Dekat Mapolsek Kelapa Gading, Polisi Buru Pelaku

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com