Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelabuhan Tanjung Priok Macet Total Hari Ini, Pengendara: Bikin Stres

Kompas.com - 14/05/2024, 14:11 WIB
Shinta Dwi Ayu,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pengendara mengeluh karena harus menghadapi kemacetan di Jalan Raya Pelabuhan Tanjung Priok hingga Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (14/5/2024).

"Macet bikin stres. Apalagi saya mengojek, macet jadi kendala," kata Indra (26), seorang pengemudi ojek online (ojol) saat diwawancarai Kompas.com di Jalan Raya Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (14/5/2024).

Kemacetan di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok memang kerap terjadi. Namun, Indra menilai belakangan ini kemacetan yang terjadi lebih parah dari sebelumnya.

Baca juga: Jakarta Utara Macet Total sejak Subuh Buntut Trailer Terbalik di Clincing

Ditambah lagi sepanjang jalan tersebut didominasi kendaraan besar seperti kontainer dan truk trailer, yang membuat jalan semakin padat.

Hal serupa juga dirasakan oleh pengemudi ojol bernama Abdulrahman (42). Menurut dia, kemacetan yang terjadi telah membuatnya banyak kehilangan penumpang.

"Terganggu banget (sama kemacetan) jadi penumpang banyak yang cancel karena lama waktu nunggunya," kata Abdulrahman saat diwawancarai oleh Kompas.com di Jalan Raya Cilincing.

Baca juga: Pelabuhan Tanjung Priok hingga Jalan Raya Clincing Masih Macet Total, Didominasi Truk Besar

Berdasarkan pantauan Kompas.com, kemacetan di sepanjang jalan itu masih terjadi hingga pukul 11.57 WIB.

Kemacetan total yang terjadi di sepanjang Jalan Raya Pelabuhan Tanjung Priok hingga Jalan Raya Cilincing disebabkan karena antrean kontainer masuk ke New Priok Container Terminal One (NPCT 1).

Antrean itu terjadi karena gate (pintu masuk) NPCT 1 mengalami kerusakan. Selain itu, pukul 1.00 WIB juga terjadi kebakaran kontainer di terminal ini dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 2.48 WIB.

Imbasnya, kontainer dan truk trailer masih menumpuk di depan NPCT 1 hingga siang hari ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ulah Meresahkan Wanita di Depok, Mengaku Malaikat lalu Paksa Warga Beri Uang Sambil Marah-marah

Ulah Meresahkan Wanita di Depok, Mengaku Malaikat lalu Paksa Warga Beri Uang Sambil Marah-marah

Megapolitan
Anies Baswedan Siap Ikut Pilkada Jakarta 2024, PKS Tunggu Keputusan DPP

Anies Baswedan Siap Ikut Pilkada Jakarta 2024, PKS Tunggu Keputusan DPP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Karyawan Toko Terkait Perampokan 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2

Polisi Akan Periksa Karyawan Toko Terkait Perampokan 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2

Megapolitan
Formula E Jakarta Ditunda Tahun Depan, Heru Budi: Nanti Tanya Gubernur yang Baru

Formula E Jakarta Ditunda Tahun Depan, Heru Budi: Nanti Tanya Gubernur yang Baru

Megapolitan
'Malaikat' Mampir 7 Kali ke Rumahnya, Warga: Dikasih Rp 50.000 Minta Rp 200.000, Enggak Puas

"Malaikat" Mampir 7 Kali ke Rumahnya, Warga: Dikasih Rp 50.000 Minta Rp 200.000, Enggak Puas

Megapolitan
Tiket Ancol Gratis Spesial HUT DKI Setelah Pukul 17.00 WIB, Ini Syarat dan Ketentuannya

Tiket Ancol Gratis Spesial HUT DKI Setelah Pukul 17.00 WIB, Ini Syarat dan Ketentuannya

Megapolitan
Dudung Abdurachman Tegaskan Tak Maju Pilkada Jakarta 2024

Dudung Abdurachman Tegaskan Tak Maju Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Polisi Usut Dugaan Sekuriti dan Karyawan Terlibat Perampokan Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2

Polisi Usut Dugaan Sekuriti dan Karyawan Terlibat Perampokan Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2

Megapolitan
Pemerintah Segera Bentuk Satgas Judi Online, Fahira Idris Berikan Beberapa Catatan

Pemerintah Segera Bentuk Satgas Judi Online, Fahira Idris Berikan Beberapa Catatan

Megapolitan
Aset Rusunawa Marunda Dijarah Maling, Heru Budi: Kami Tangkap Pelakunya

Aset Rusunawa Marunda Dijarah Maling, Heru Budi: Kami Tangkap Pelakunya

Megapolitan
Anies Mau Kembalikan Jakarta ke Relnya, Gerindra: Dulu Gubernurnya Siapa?

Anies Mau Kembalikan Jakarta ke Relnya, Gerindra: Dulu Gubernurnya Siapa?

Megapolitan
Politikus Gerindra Sebut Ada yang 'Meriang' dan Buru-buru Deklarasi Usai Partainya Cek Ombak Pilkada Jakarta

Politikus Gerindra Sebut Ada yang "Meriang" dan Buru-buru Deklarasi Usai Partainya Cek Ombak Pilkada Jakarta

Megapolitan
Geliat di Kampung Konfeksi Tambora, Industri Tak Kecil di Dalam Gang Kecil...

Geliat di Kampung Konfeksi Tambora, Industri Tak Kecil di Dalam Gang Kecil...

Megapolitan
Pilu Wanita di Tangsel, Dipukuli Pacar hingga Babak Belur dan Disekap gara-gara Hilangkan Ponsel

Pilu Wanita di Tangsel, Dipukuli Pacar hingga Babak Belur dan Disekap gara-gara Hilangkan Ponsel

Megapolitan
Ruang Sauna di Jakarta Barat Diduga Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Ruang Sauna di Jakarta Barat Diduga Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com