Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Enam Parpol di Depok Sepakat Bentuk Koalisi Sama-Sama, Bakal Usung Sekda Supian Suri di Pilkada

Kompas.com - 14/05/2024, 17:46 WIB
Dinda Aulia Ramadhanty,
Jessi Carina

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Sebanyak enam partai politik sepakat berkoalisi dan mengusung Sekertaris Daerah Kota Depok Supian Suri menjadi calon wali kota di Pilkada Depok 2024. 

Koalisi enam partai itu diberi nama Koalisi Sama Sama.

Keenam partai itu adalah PDI-Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Karena kemarin kami sudah sepakat tuh, membangun bersama dengan 6 partai yang disebut Koalisi Sama-Sama,” kata Ketua DPC PDI-Perjuangan Hendrik Tangke Allo kepada Kompas.com, Senin (14/5/2024).

Baca juga: PDI-P Usung Sekda Supian Suri Jadi Bakal Calon Wali Kota Depok

Hendrik menyampaikan, PDI-P sudah resmi mengeluarkan surat tugas mengusung Supian Suri atau sapaan akrabnya SS menjadi bakal cawalkot.

“Jadi kan sebenarnya keputusan PDI-P sudah kemarin dikeluarkan. DPC Depok, DPD, dan DPP partai melaksanakan rapat dan hasilnya mengeluarkan surat tugas untuk Pak SS sebagai Cawalkot dari PDI-P,” ungkap Hendrik.

Selanjutnya, SS akan diarahkan untuk segera menjalin komunikasi bersama pihak internal dan eksternal.

“Surat tugas ini menjadi penugasan untuk beliau melakukan koordinasi di internal dan eksternal partai,” terang Hendrik.

Baca juga: PKS dan Golkar Berkoalisi, Dukung Imam Budi-Ririn Farabi Jadi Pasangan di Pilkada Depok

Untuk internal, SS akan direncanakan mengikuti road show ke seluruh kepengurusan PDI-P untuk memperkenalkan diri.

“Lalu untuk di eksternal partai tentunya mulai membangun komunikasi dengan partai politik lain yang sama-sama mengusung beliau dalam Koalisi Sama-Sama,” jelas Hendrik.

Lebih lanjut, Hendrik menuturkan, koalisi mereka masih akan terus membuka peluang bagi partai politik lain yang ingin bergabung.

"Tidak menutup kemungkinan jika memang satu visi dan misi, satu tujuan dengan kami, kenapa tidak?" ucap Hendrik.

Di samping itu, setelah mengeluarkan surat tugas kepada SS, PDI-P tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) atau rekomendasi dari DPP partai.

“Berdasarkan surat tugas atau hasil rapat DPC, ini akan jadi bahan DPP partai untuk melakukan rapat pleno, lau mengeluarkan SK atau rekomendasi,” tutur Hendrik.

“Segera (SK terbit). Katanya, hasil rapat ini akan diplenokan di rapat DPP minggu ini. Kita tunggu saja, mudah-mudahan (terbit dalam waktu dekat,” tambahnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ahok: Secara Teori Saya Sulit Maju di Pilkada Jakarta Lagi

Ahok: Secara Teori Saya Sulit Maju di Pilkada Jakarta Lagi

Megapolitan
Warga Padati Monas untuk Rayakan HUT Ke-497 Jakarta

Warga Padati Monas untuk Rayakan HUT Ke-497 Jakarta

Megapolitan
Cerita Keluarga Asal Cipanas yang Rela Menginap untuk Merasakan Euforia HUT Jakarta

Cerita Keluarga Asal Cipanas yang Rela Menginap untuk Merasakan Euforia HUT Jakarta

Megapolitan
Ahok: Sekarang Saya Lebih Siap Jadi Gubernur

Ahok: Sekarang Saya Lebih Siap Jadi Gubernur

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai Gubernur Baru Tak Teruskan Ide Gubernur Lama

Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai Gubernur Baru Tak Teruskan Ide Gubernur Lama

Megapolitan
Cerita Ahok Ingin Reklamasi 17 Pulau di Utara Jakarta Agar Pemprov DKI Bisa Raup Pendapatan Rp 127,5 Triliun

Cerita Ahok Ingin Reklamasi 17 Pulau di Utara Jakarta Agar Pemprov DKI Bisa Raup Pendapatan Rp 127,5 Triliun

Megapolitan
Rayakan HUT Jakarta ke-497, TMII Bagi-bagi Roti Buaya ke Pengunjung

Rayakan HUT Jakarta ke-497, TMII Bagi-bagi Roti Buaya ke Pengunjung

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

Megapolitan
Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Megapolitan
Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Megapolitan
Heru Budi Minta Warga Gunakan Hak Pilihnya pada Pilkada Jakarta 2024

Heru Budi Minta Warga Gunakan Hak Pilihnya pada Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Daftar 34 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Jakarta International Marathon

Daftar 34 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Jakarta International Marathon

Megapolitan
Ahok Ucapkan Selamat Ultah untuk Jakarta, Ungkit Sosok untuk Mengurus Warga

Ahok Ucapkan Selamat Ultah untuk Jakarta, Ungkit Sosok untuk Mengurus Warga

Megapolitan
Tawuran Pecah di Jatinegara Saat Momen HUT Ke-497 Jakarta

Tawuran Pecah di Jatinegara Saat Momen HUT Ke-497 Jakarta

Megapolitan
Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com