Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dua Hari Berturut-turut Pelabuhan Tanjung Priok Macet Total akibat Antrean Kontainer

Kompas.com - 15/05/2024, 08:13 WIB
Shinta Dwi Ayu,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah dua hari berturut-turut lalu lintas di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara macet total akibat penumpukan antrean kontainer.

"Katanya sih macet yang mau masuk UTC 1 (Pelabuhan Tanjung Priok) yang dekat Makam Mbah Priok," ucap Polisi lalu lintas unit Koja, Aiptu Ahmad saat dihubungi Kompas.com, Rabu (15/5/2024).

Kemacetan pada hari ini disebabkan meningkatnya volume kendaraan besar yang hendak masuk ke UTC 1.

"Banyak kontainer mau masuk ke pelabuhan, volumenya lebih banyak sementara di gate (gerbang masuk) pelayanannya lambat, kadang terkena jam istirahat. Akhirnya, antrean kontainer panjang," sambung Ahmad.

Baca juga: Pelabuhan Tanjung Priok Macet Total Hari Ini, Pengendara: Bikin Stres

Berdasarkan yang Ahmad ketahui, jam istitahat para petugas gerbang masuk pelabuhan sekitar menjelang adzan subuh.

Ketika petugas sedang beristirahat, mau tidak mau kontainer harus menunggu di depan pelabuhan.

"Mobil kontainer kan panjang-panjang, (mulai) 20 feet, 40 feet. Itu kan ekornya ke mana-mana," ujar Ahmad.

Menumpuknya kontainer di depan pelabuhan tentu saja membuat lalu lintas ikut terganggu.

Ditambah lagi saat jam kerja volume kendaraan meningkat dan membuat Jalan Raya Pelabuhan Tanjung Priok semakin macet total.

Baca juga: Pengendara Minta Pemerintah Cari Solusi Atasi Kemacetan di Tanjung Priok

Berdasarkan infonya, kemacetan di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok sudah terjadi sejak malam hingga saat ini pukul 08.00 WIB belum juga terurai.

Akibat antrean kontener itu, kemacetan terjadi di sepanjang Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Priok menuju Jalan Raya Cilincing, dan sebaliknya.

Bahkan, akses Tol Dalam Kota-Ancol (Tol Pelabuhan) menuju Exit Tol Plumpang juga terlihat tak bergerak.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Periksa 2 Korban dan Ibunya Terkait Pencabulan Kakak Beradik di Tapos Depok

Polisi Periksa 2 Korban dan Ibunya Terkait Pencabulan Kakak Beradik di Tapos Depok

Megapolitan
Kejari Jaksel Kerahkan 30 Jaksa Untuk Susun Dakwaan 10 Tersangka Kasus Korupsi Timah

Kejari Jaksel Kerahkan 30 Jaksa Untuk Susun Dakwaan 10 Tersangka Kasus Korupsi Timah

Megapolitan
PPDB SD Hanya Dibuka Jalur Zonasi, Disdik: Kalau Satu RT, Otomatis Diterima

PPDB SD Hanya Dibuka Jalur Zonasi, Disdik: Kalau Satu RT, Otomatis Diterima

Megapolitan
Wanita di Tangsel Babak Belur Dianiaya Pacar karena Kesal Ponselnya Hilang

Wanita di Tangsel Babak Belur Dianiaya Pacar karena Kesal Ponselnya Hilang

Megapolitan
Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung, Awalnya Dikira Kucing

Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung, Awalnya Dikira Kucing

Megapolitan
Menyambangi Gang Venus Tambora, Permukiman Padat yang Minim Sinar Matahari

Menyambangi Gang Venus Tambora, Permukiman Padat yang Minim Sinar Matahari

Megapolitan
Supian Suri Ungkap Alasan Ajak Intan Fauzi Duet pada Pilkada Depok 2024

Supian Suri Ungkap Alasan Ajak Intan Fauzi Duet pada Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Kronologi Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi

Kronologi Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi

Megapolitan
Saksi: Sekuriti GBK yang Cekcok dengan Fotografer Sudah Dipindah Tugas

Saksi: Sekuriti GBK yang Cekcok dengan Fotografer Sudah Dipindah Tugas

Megapolitan
Pelaku 'Live' Instagram Saat Keroyok Siswi SMP di Bekasi

Pelaku "Live" Instagram Saat Keroyok Siswi SMP di Bekasi

Megapolitan
Anies Baswedan Terima Dukungan PKB untuk Maju Pilkada Jakarta 2024

Anies Baswedan Terima Dukungan PKB untuk Maju Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi Berjumlah 4 Orang, Beda Sekolah dengan Korban

Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi Berjumlah 4 Orang, Beda Sekolah dengan Korban

Megapolitan
'Jangan-jangan Polisi Atau Jaksa Tebang Pilih Tidak Menahan Firli Bahuri'

"Jangan-jangan Polisi Atau Jaksa Tebang Pilih Tidak Menahan Firli Bahuri"

Megapolitan
Ajak Intan Fauzi Maju Bareng di Pilkada Depok, Supian Suri Klaim Tinggal Tunggu Restu Zulhas

Ajak Intan Fauzi Maju Bareng di Pilkada Depok, Supian Suri Klaim Tinggal Tunggu Restu Zulhas

Megapolitan
Lelang Rubicon Mario Dandy Dimenangi PT Adiguna Bumi Petrol, Laku Rp 725 Juta

Lelang Rubicon Mario Dandy Dimenangi PT Adiguna Bumi Petrol, Laku Rp 725 Juta

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com