Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selain Antrean Kontainer, 5 Kapal Bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok Juga Berakibat Kemacetan

Kompas.com - 15/05/2024, 09:31 WIB
Shinta Dwi Ayu,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemacetan total di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Utara bukan hanya disebabkan antrean kontainer, melainkan juga imbas lima kapal barang yang baru bersandar, Rabu (15/5/2024).

"Ada lima kapal barang yang baru bersandar sehingga banyak truk trailer mengantre untuk mengambil barang ke kapal tersebut," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Edy Purwanto saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (15/5/2024).

Selain itu, Edy menyebutkan, kemacetan total di Jakarta Utara awalnya disebabkan erornya sistem pintu masuk (gate) Jakarta International Container Terminal (JICT) yang seharusnya otomatis menjadi manual sehingga penumpukan kontainer kembali terjadi.

Namun, saat ini gate otomatis tersebut sudah berhasil diperbaiki.

Baca juga: Dua Hari Berturut-turut Pelabuhan Tanjung Priok Macet Total akibat Antrean Kontainer

"Cuma sekitar setengah jam yang lalu sudah berhasil tertangani," ujar Edy.

Meski sudah tertangani, kemacetan masih terjadi hingga saat ini. Beberapa titik jalan, seperti Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tanjung Priok, kemudian Pelabuhan Tanjung Priok menuju ke Jalan Raya Cilincing dan arah sebaliknya, masih terjadi kepadatan kendaraan.

"Kemungkinan jam orang berangkat kerja, sehingga memperparah situasi semakin padat," kata Edy.

Sampai saat ini, jajaran Satuan Lantas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Utara masih melakukan penertiban lalu lintas di titik-titik yang rawan kemacetan.

Baca juga: Pelabuhan Tanjung Priok Macet Total Hari Ini, Pengendara: Bikin Stres

Edy juga mengimbau masyarakat yang tidak memiliki keperluan agar menghindari jalan sekitar Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kami melakukan pengaturan rekayasa lalu lintas dan mengimbau kepada masyarakat yang tidak ada keperluan untuk tidak lewat Pelabuhan Tanjung Priok dan cari jalan alternatif," tutup Edy.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ahok: Secara Teori Saya Sulit Maju di Pilkada Jakarta Lagi

Ahok: Secara Teori Saya Sulit Maju di Pilkada Jakarta Lagi

Megapolitan
Warga Padati Monas untuk Rayakan HUT Ke-497 Jakarta

Warga Padati Monas untuk Rayakan HUT Ke-497 Jakarta

Megapolitan
Cerita Keluarga Asal Cipanas yang Rela Menginap untuk Merasakan Euforia HUT Jakarta

Cerita Keluarga Asal Cipanas yang Rela Menginap untuk Merasakan Euforia HUT Jakarta

Megapolitan
Ahok: Sekarang Saya Lebih Siap Jadi Gubernur

Ahok: Sekarang Saya Lebih Siap Jadi Gubernur

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai Gubernur Baru Tak Teruskan Ide Gubernur Lama

Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai Gubernur Baru Tak Teruskan Ide Gubernur Lama

Megapolitan
Cerita Ahok Ingin Reklamasi 17 Pulau di Utara Jakarta Agar Pemprov DKI Bisa Raup Pendapatan Rp 127,5 Triliun

Cerita Ahok Ingin Reklamasi 17 Pulau di Utara Jakarta Agar Pemprov DKI Bisa Raup Pendapatan Rp 127,5 Triliun

Megapolitan
Rayakan HUT Jakarta ke-497, TMII Bagi-bagi Roti Buaya ke Pengunjung

Rayakan HUT Jakarta ke-497, TMII Bagi-bagi Roti Buaya ke Pengunjung

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

Megapolitan
Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Megapolitan
Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Megapolitan
Heru Budi Minta Warga Gunakan Hak Pilihnya pada Pilkada Jakarta 2024

Heru Budi Minta Warga Gunakan Hak Pilihnya pada Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Daftar 34 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Jakarta International Marathon

Daftar 34 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Jakarta International Marathon

Megapolitan
Ahok Ucapkan Selamat Ultah untuk Jakarta, Ungkit Sosok untuk Mengurus Warga

Ahok Ucapkan Selamat Ultah untuk Jakarta, Ungkit Sosok untuk Mengurus Warga

Megapolitan
Tawuran Pecah di Jatinegara Saat Momen HUT Ke-497 Jakarta

Tawuran Pecah di Jatinegara Saat Momen HUT Ke-497 Jakarta

Megapolitan
Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com