Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sosok Dharma Pongrekun, Jenderal Bintang 3 yang Maju Cagub DKI hingga Kumpulkan 749.298 Dukungan Warga

Kompas.com - 15/05/2024, 12:05 WIB
Muhammad Isa Bustomi

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Pria bernama Dharma Pongrekun menjadi salah satu orang yang turut meramaikan pencalonan menjadi gubernur DKI Jakarta pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Dharma memastikan langkahnya maju dalam kontestasi politik daerah Jakarta melalui jalur perseorangan atau independen dengan menyerahkan syarat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI.

Ia yang berpasangan dengan Kun Wardana menyerahkan bukti syarat dukungan sampai dengan batas waktu resmi ditutup, Minggu (12/5/2024) pukul 23.59 WIB.

Baca juga: KPU DKI Beri Waktu Tiga Hari ke Dharma Pongrekun untuk Unggah Bukti Dukungan Cagub Independen

Siapa sosok Dharma Pongrekun?

Berdasarkan informasi yang didapat, Dharma adalah purnawirawan polri. Ia lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 dengan background pada bidang reserse dan pangkat sebelum purna tugas yakni komisaris jenderal.

Jenderal bintang tiga kelahiran Toraja, 12 Januari 1966 ini juga pernah dipercaya menjadi Wadirtipidum Bareskrim Polri dan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandri Negara (BSSN).

Dharma juga tercatat pernah ditugaskan untuk menyelesaikan permasalahan perang atau pertempuan di luar daerah yakni soal pemberontakan yang terjadi di Aceh.

Baca juga: Maju Pilkada Jakarta, Dharma Pongrekun: Dukungan Rakyat yang Menitipkan Masa Depannya

Kini, Dharma membulatkan niat untuk maju sebagai bacagub DKI lewat jalur perseorangan dengan syarat yang tak mudah, yakni dukungan lebih dari 618.000 warga Jakarta.

Meski terasa mustahil, namun Dharma berhasil mendapatkan jumlah dukungan yang menjadi syarat untuk melenggang menjadi bakal calon orang nomor satu di DKI.

"Hasilnya dukungan yang dikumpulkan sebanyak 749.298 yang tersebar di enam Kota atau Kabupaten di Provinsi DKI Jakarta," ujar Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU DKI Dody Wijaya pada Kamis (14/5/2024).

Baca juga: Kumpulkan 749.298 Dukungan Warga untuk Pilkada DKI, Dharma Pongrekun: Kuasa Tuhan

Dharma menjadi satu-satunya dari lima bakal calon gubernur DKI jalur perseorangan atau independen yang menyerahkan bukti dukungan sebagai syarat maju.

Ia juga telah menyerahkan bukti dukungan dan diminta mengunggah dokumen syarat ke aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

"Bakal pasangan calon perseorangan diberi kesempatan untuk mengunggah dokumen syarat dukungan tersebut ke aplikasi Silon dalam 3x24 jam," ujar Dody.

Kini, Dharma bersama timnya sedang memperbaiki dokumen yang sebelumnya itu sudah dikirimkan ke KPU DKI karena diinformasikan ada data yang tidak valid.

Baca juga: Dharma Pongrekun Kumpulkan 749.298 Dukungan Maju Cagub Independen DKI Jakarta

Ingin selamatkan rakyat

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ulah Meresahkan Wanita di Depok, Mengaku Malaikat lalu Paksa Warga Beri Uang Sambil Marah-marah

Ulah Meresahkan Wanita di Depok, Mengaku Malaikat lalu Paksa Warga Beri Uang Sambil Marah-marah

Megapolitan
Anies Baswedan Siap Ikut Pilkada Jakarta 2024, PKS Tunggu Keputusan DPP

Anies Baswedan Siap Ikut Pilkada Jakarta 2024, PKS Tunggu Keputusan DPP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Karyawan Toko Terkait Perampokan 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2

Polisi Akan Periksa Karyawan Toko Terkait Perampokan 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2

Megapolitan
Formula E Jakarta Ditunda Tahun Depan, Heru Budi: Nanti Tanya Gubernur yang Baru

Formula E Jakarta Ditunda Tahun Depan, Heru Budi: Nanti Tanya Gubernur yang Baru

Megapolitan
'Malaikat' Mampir 7 Kali ke Rumahnya, Warga: Dikasih Rp 50.000 Minta Rp 200.000, Enggak Puas

"Malaikat" Mampir 7 Kali ke Rumahnya, Warga: Dikasih Rp 50.000 Minta Rp 200.000, Enggak Puas

Megapolitan
Tiket Ancol Gratis Spesial HUT DKI Setelah Pukul 17.00 WIB, Ini Syarat dan Ketentuannya

Tiket Ancol Gratis Spesial HUT DKI Setelah Pukul 17.00 WIB, Ini Syarat dan Ketentuannya

Megapolitan
Dudung Abdurachman Tegaskan Tak Maju Pilkada Jakarta 2024

Dudung Abdurachman Tegaskan Tak Maju Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Polisi Usut Dugaan Sekuriti dan Karyawan Terlibat Perampokan Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2

Polisi Usut Dugaan Sekuriti dan Karyawan Terlibat Perampokan Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2

Megapolitan
Pemerintah Segera Bentuk Satgas Judi Online, Fahira Idris Berikan Beberapa Catatan

Pemerintah Segera Bentuk Satgas Judi Online, Fahira Idris Berikan Beberapa Catatan

Megapolitan
Aset Rusunawa Marunda Dijarah Maling, Heru Budi: Kami Tangkap Pelakunya

Aset Rusunawa Marunda Dijarah Maling, Heru Budi: Kami Tangkap Pelakunya

Megapolitan
Anies Mau Kembalikan Jakarta ke Relnya, Gerindra: Dulu Gubernurnya Siapa?

Anies Mau Kembalikan Jakarta ke Relnya, Gerindra: Dulu Gubernurnya Siapa?

Megapolitan
Politikus Gerindra Sebut Ada yang 'Meriang' dan Buru-buru Deklarasi Usai Partainya Cek Ombak Pilkada Jakarta

Politikus Gerindra Sebut Ada yang "Meriang" dan Buru-buru Deklarasi Usai Partainya Cek Ombak Pilkada Jakarta

Megapolitan
Geliat di Kampung Konfeksi Tambora, Industri Tak Kecil di Dalam Gang Kecil...

Geliat di Kampung Konfeksi Tambora, Industri Tak Kecil di Dalam Gang Kecil...

Megapolitan
Pilu Wanita di Tangsel, Dipukuli Pacar hingga Babak Belur dan Disekap gara-gara Hilangkan Ponsel

Pilu Wanita di Tangsel, Dipukuli Pacar hingga Babak Belur dan Disekap gara-gara Hilangkan Ponsel

Megapolitan
Ruang Sauna di Jakarta Barat Diduga Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Ruang Sauna di Jakarta Barat Diduga Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com