Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Ada Sistem Setoran, Jukir Minimarket di Cakung Bisa Kantongi Rp 100.000 per Hari

Kompas.com - 15/05/2024, 17:19 WIB
Baharudin Al Farisi,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com- Indra (26), juru parkir (jukir) minimarket di kawasan Cakung Barat, Jakarta Timur, mengatakan, selama empat tahun menjadi juru parkir, ia tak menyetor uang hasil memarkir ke pihak mana pun. Uang tersebut, kata Indra, dinikmati oleh dirinya sendiri.

“Kebetulan, di sini enggak ada yang namanya setoran. Jadi enak, hasilnya buat sendiri,” kata Indra saat ditemui Kompas.com di Indomaret Komarudin, Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (15/5/2024).

Indra mengungkapkan, ada tiga jukir yang bertugas memarkir kendaraan di Indomaret Komarudin. Tiga jukir tersebut bekerja secara bergantian.

“Kalau saya dari jam 07.00 WIB sampai 16.00 WIB, nanti ada lagi 16.00 WIB sampai 20.00 WIB, selanjutnya dari 20.00 WIB hingga Indomaret ditutup,” ucap Indra.

Penghasilan Indra dalam satu hari bergantung dari jumlah pengunjung Indomaret Komarudin.

“Paling gede Rp 100.000. Kalau sepi ya Rp 30.000, kadang Rp 20.000,” ujarnya.

Baca juga: Delapan Juru Parkir di Jakbar Dibawa ke Kantor Dishub, Diminta Bikin Surat Tak Jadi Jukir Lagi

Selama empat tahun terakhir menjadi juru parkir, Indra mengaku tidak pernah marah jika ada konsumen tidak memberikan uang parkir.

“Enggak. Karena kan dibilangin juga sama Abang, 'Kalau ada yang enggak kasih, jangan marah. Nanti dia enggak balik lagi ke toko. Yang rugi kan elu juga’,” kata Indra.

Indra mengaku enggan memeras pengunjung minimarket atau dianggap meresahkan masyarakat.

“Kalau dikasih diterima, enggak juga enggak apa-apa,” pungkas dia.

Pengakuan Indra ini berbeda dengan penuturan juru parkir minimarket di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, berna,a Boneng.

Saat berbincang santai dengan Kompas.com di sela aktivitasnya, Selasa (15/5/2024), Boneng mengaku, setiap hari menyetor uang hasil memarkir ke ormas berlatar belakang kesukuan serta RT setempat.

"Enggak ke RT juga (setornya), maksudnya kita kumpulkan. Kan ada dari ormas juga. Nah, ya sudah, kita bagi mereka-mereka saja," tutur Boneng.

Sayang, Boneng enggan membeberkan lebih lanjut perihal mekanisme dan nilai setoran ke RT setempat dan oknum ormas.

Adapun juru parkir liar di minimarket jadi sorotan setelah Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berjanji melakukan penertiban. Kadishub DKI Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya akan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan juru parkir liar.

Baca juga: Simulasi Pendapatan Parkir Liar di Jakarta, Bisa Raup Rp 1,28 Miliar Per Hari

"Kami berkoordinasi dengan Satpol PP DKI untuk penanganan adanya oknum-oknum yang memanfaatkan lokasi di minimarket dengan cara memaksa untuk memungut (tarif dalam) jumlah tertentu," ucap Syafrin, Jumat (3/5/2024).

Syafrin mengaku, pihaknya sedianya telah mensosialisasikan perihal parkir gratis kepada manajemen minimarket. Selain itu, Dishub DKI juga melakukan pengawasan soal kelengkapan fasilitas pendukung parkir.

Namun demikian, masih ada saja oknum jukir liar yang datang dan beroperasi kembali di minimarket usai petugas Dishub dan Satpol PP selesai melakukan pengawasan.

"Artinya petugas parkir di luar (oknum-oknum) tidak ada kerja sama dengan pemilik minimarket. Mereka murni datang (sendiri)," kata Syafrin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Daftar 34 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Jakarta International Marathon

Daftar 34 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Jakarta International Marathon

Megapolitan
Ahok Ucapkan Selamat Ultah untuk Jakarta, Ungkit Sosok untuk Mengurus Warga

Ahok Ucapkan Selamat Ultah untuk Jakarta, Ungkit Sosok untuk Mengurus Warga

Megapolitan
Tawuran Pecah di Jatinegara Saat Momen HUT Jakarta ke-497

Tawuran Pecah di Jatinegara Saat Momen HUT Jakarta ke-497

Megapolitan
Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Megapolitan
Ditanya Soal Kandidat Cagub DKI, Heru Budi: Kandidatnya Bagus, Mudah-mudahan Pilihan Rakyat yang Terbaik

Ditanya Soal Kandidat Cagub DKI, Heru Budi: Kandidatnya Bagus, Mudah-mudahan Pilihan Rakyat yang Terbaik

Megapolitan
Absen Perayaan HUT Jakarta di PRJ Saat Ada Anies Baswedan, Heru Budi: Saya Rapat sampai Malam

Absen Perayaan HUT Jakarta di PRJ Saat Ada Anies Baswedan, Heru Budi: Saya Rapat sampai Malam

Megapolitan
Hari Ini HUT Jakarta, Masuk Monas Gratis hingga ke Museum dan Cawan

Hari Ini HUT Jakarta, Masuk Monas Gratis hingga ke Museum dan Cawan

Megapolitan
Heru Budi: Tahun Ini Ultah Terakhir Jakarta dengan Status Ibu Kota

Heru Budi: Tahun Ini Ultah Terakhir Jakarta dengan Status Ibu Kota

Megapolitan
Kaesang Sebut Dirinya dan Anies Berbeda, Anies: Saya Hormati Pandangan Beliau

Kaesang Sebut Dirinya dan Anies Berbeda, Anies: Saya Hormati Pandangan Beliau

Megapolitan
HUT Ke-497 Jakarta, DPRD Singgung Permasalahan yang Belum Terselesaikan

HUT Ke-497 Jakarta, DPRD Singgung Permasalahan yang Belum Terselesaikan

Megapolitan
LRT Jabodebek Gelar 'Photo Challenge' Bareng Ondel-ondel, Pemenang Dapat 'Merchandise'

LRT Jabodebek Gelar "Photo Challenge" Bareng Ondel-ondel, Pemenang Dapat "Merchandise"

Megapolitan
Anies Janji Mengembalikan yang Hilang di Jakarta Era Heru Budi

Anies Janji Mengembalikan yang Hilang di Jakarta Era Heru Budi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Megapolitan
Tak Pernah Absen dari Jakarta Fair, Satu Keluarga Masuk PRJ Jalur Undangan

Tak Pernah Absen dari Jakarta Fair, Satu Keluarga Masuk PRJ Jalur Undangan

Megapolitan
Sejarah dan Misteri 'Wanita Misterius' di Lidah Api Monas...

Sejarah dan Misteri "Wanita Misterius" di Lidah Api Monas...

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com