Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korban Begal di Jakbar Sempat Minta Tolong Sopir Truk, Pinjam Ponsel Buat Hubungi Orangtua

Kompas.com - 15/05/2024, 20:07 WIB
Muhammad Isa Bustomi

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon siswa bintara polisi, Satrio Mukti Raharjo (19) sempat meminta tolong sopir truk setelah menjadi korban begal yang terjadi di Jalan Arjuna Utara, Kebon, Jeruk Jakarta Utara, Sabtu (11/5/2024) pagi.

Satrio saat itu meminjam ponsel sopir truk untuk menghubungi orangtuanya sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan akibat luka bacok yang dialami di bagian tangan dan kaki.

"Pas kejadian saya tidak pingsan. Ada supir truk di dalam tol saya pinjam ponselnya untuk menghubungi orangtua saya," ujar Satrio saat diwawancarai pada Rabu (15/5/2024).

Baca juga: Kapolsek Janji Tangkap Begal Calon Siswa Bintara di Jakbar dalam Dua Hari

Tak lama, Satrio bertemu rekannya yang saat itu tengah melintas di jalan tak jauh dari tempat kejadian.

Ia lalu dibawa ke klinik terdekat, namun ditolak, diduga karena luka yang dialami cukup serius.

"Saya langsung dirujuk ke RSUD Tarakan dan langsung ditindak," lanjut Satrio.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa yang dialami Satrio itu terjadi pada Sabtu subuh.

Ia ketika itu sedang melintas di Jalan Arjuna Utara, Kebon Jeruk sekitar pukul 04.00 WIB, menuju SMK Media Informatika, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Atlet Karate Aktif, Casis Bintara di Jakbar Sempat Berduel dengan Begal yang Menyerangnya

Korban ketika itu bertujuan akan menjalani psikotes calon siswa bintara polri yang dijadwalkan sekitar pukul 05.00 WIB.

"Sampai di Jalan Arjuna Utara (Kebon Jeruk), ada satu motor isinya tiga orang ikutin saya," kata Satrio.

Satrio curiga kepada pengendara dan memutuskan untuk berhenti di depan SPBU dengan waktu beberapa menit untuk melihat gerak gerik mereka.

Namun karena mengejar waktu untuk psikotes, Satrio kemudian melanjutkan perjalanan.

"Pas saya mau belok di bawah flyover Kebon Jeruk, saya ditabrak dari belakang oleh pelaku," ucap Satrio.

Baca juga: Hendak Berangkat Psikotest, Calon Siswa Bintara Polisi Dibegal di Kebon Jeruk

Satrio mengaku, sempat melawan para pelaku hingga akhirnya dibacok oleh pelaku di bagian tangan dan kaki.

Ia ketika itu tumbang hingga ponsel serta motornya dibawa kabur pelaku.

"Saat dibacok, saya enggak merasa tangan saya kena karena saya merasa menangkis gagang golok," papar Satrio.

Sementara itu, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno berujar, anggotanya sudah mendatangi lokasi kejadian dan kasus pembegalan tersebut tengah diselidiki.

"Kami juga sudah cek TKP, cek CCTV di Jalan Arjuna Utara sudah kami cek," kata Trisno saat diwawancarai.

(Reporter : Rizky Syahrial | Editor : Jessi Carina)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Megapolitan
Banjir Rendam Sejumlah Titik di Jakarta Imbas Luapan Kali Ciliwung

Banjir Rendam Sejumlah Titik di Jakarta Imbas Luapan Kali Ciliwung

Megapolitan
1 dari 2 Tersangka Penipuan Jual Beli Mobil Bekas Taksi 'Deka Reset' Ditangkap

1 dari 2 Tersangka Penipuan Jual Beli Mobil Bekas Taksi "Deka Reset" Ditangkap

Megapolitan
'Mayor' Terpilih Jadi Maskot Pilkada DKI Jakarta 2024

"Mayor" Terpilih Jadi Maskot Pilkada DKI Jakarta 2024

Megapolitan
Rute Transjakarta BW9 Kota Tua-PIK

Rute Transjakarta BW9 Kota Tua-PIK

Megapolitan
Gerombolan Kambing Lepas dan Bikin Macet JLNT Casablanca Jaksel

Gerombolan Kambing Lepas dan Bikin Macet JLNT Casablanca Jaksel

Megapolitan
Harum Idul Adha Mulai Tercium, Banyak Warga Datangi Lapak Hewan Kurban di Depok

Harum Idul Adha Mulai Tercium, Banyak Warga Datangi Lapak Hewan Kurban di Depok

Megapolitan
Seorang Satpam Apartemen di Bekasi Dianiaya Orang Tak Dikenal

Seorang Satpam Apartemen di Bekasi Dianiaya Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Banjir Akibat Luapan Kali Ciliwung, 17 Keluarga Mengungsi di Masjid dan Kantor Kelurahan

Banjir Akibat Luapan Kali Ciliwung, 17 Keluarga Mengungsi di Masjid dan Kantor Kelurahan

Megapolitan
39 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir Sore Ini, Imbas Luapan Kali Ciliwung

39 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir Sore Ini, Imbas Luapan Kali Ciliwung

Megapolitan
Ditemukan Kecurangan Pengisian Elpiji 3 Kg di Jabodetabek, Kerugiannya Rp 1,7 M

Ditemukan Kecurangan Pengisian Elpiji 3 Kg di Jabodetabek, Kerugiannya Rp 1,7 M

Megapolitan
Korban Penipuan 'Deka Reset' 45 Orang, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Korban Penipuan "Deka Reset" 45 Orang, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Megapolitan
3.772 Kendaraan di DKI Ditilang karena Lawan Arah, Pengamat : Terkesan Ada Pembiaran

3.772 Kendaraan di DKI Ditilang karena Lawan Arah, Pengamat : Terkesan Ada Pembiaran

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Kecelakaan Beruntun di Jalan Kartini Depok

Polisi Tangkap Pelaku Kecelakaan Beruntun di Jalan Kartini Depok

Megapolitan
Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com