Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terminal Bogor Tidak Berfungsi Lagi, Lahannya Jadi Lapak Pedagang Sayur

Kompas.com - 15/05/2024, 21:19 WIB
Ruby Rachmadina,
Jessi Carina

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Direktur Umum Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ), Samsudin, menegaskan Terminal Merdeka memang sudah tidak berfungsi lagi, meskipun infrastrukturnya masih ada. 

Terminal sudah tidak berfungsi sejak lahannya dialihkan dari Dinas Perhubungan Kota Boggor ke PD PPJ.

Kini, lahan terminal itu menjadi lapak pedagang sayur Pasar Merdeka. 

"Sekarang sudah tidak ada lagi Terminal Merdeka, sudah diserahterimakan ke Perumda (PD PPJ) kalau enggak salah di tahun 2013. Jadi itu sebetulnya adalah tempat yang digunakan untuk transit sementara," ucap Samsudin saat ditemui Kompas.com, Rabu (15/5/2024).

Baca juga: Pasar Merdeka Bogor Akan Direvitalisasi Tahun Ini, Calon Kontraktor Masih Diseleksi

Dalam pantauan Kompas.com, lahan Sub Terminal Merdeka seakan tidak jelas peruntukannya.

Plang bertuliskan Sub Terminal Merdeka Bogor masih terpasang yang memberi kesan lahan tersebut masih digunakan sebagai tempat angkutan kota (angkot) menaikkan dan menurunkan penumpang.

Di lokasi tampak kumuh karena sebagian tembok bangunan kusam.

Kanopi yang dulunya berfungsi menaungi penumpang saat menunggu kendaraan kini dijadikan lapak pedagang minuman dan makanan untuk berjualan.

Baca juga: Terjaring Razia, Jukir di Minimarket: Saya Sudah Rentan, Tapi Harus Tetap Jadi Tulang Punggung Keluarga

Lahan sisi kiri sub Terminal Merdeka dipenuhi para pedagang kaki lima (PKL) yang mayoritas berjualan sayur-mayur menggelar lapak dagangannya.

Kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas pun harus mengurangi laju kendaraannya agar tak terkena barang dagangan PKL.

Samsudin mengatakan pihaknya belum menggunakan lahan Sub Terminal Merdeka sesuai dengan peruntukkannya karena belum terlalu dibutuhkan.

Untuk ke depannya, pihaknya berencana akan merubah lahan Sub Terminal Merdeka menjadi tempat parkir khusus pengunjung Pasar Merdeka jika pasar tersebut telah selesai direvitalisasi.

"Kenapa masih belum dipakai karena kita masih merasa belum butuh. Lokasi Sub Terminal yang ada di belakang Pasar Merdeka nantinya akan kita ubah jadi tempat parkir pengunjung yang datang ke pasar, tapi harus menunggu Pasar Merdeka selesai direvitalisasi," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Megapolitan
Banjir Rendam Sejumlah Titik di Jakarta Imbas Luapan Kali Ciliwung

Banjir Rendam Sejumlah Titik di Jakarta Imbas Luapan Kali Ciliwung

Megapolitan
1 dari 2 Tersangka Penipuan Jual Beli Mobil Bekas Taksi 'Deka Reset' Ditangkap

1 dari 2 Tersangka Penipuan Jual Beli Mobil Bekas Taksi "Deka Reset" Ditangkap

Megapolitan
'Mayor' Terpilih Jadi Maskot Pilkada DKI Jakarta 2024

"Mayor" Terpilih Jadi Maskot Pilkada DKI Jakarta 2024

Megapolitan
Rute Transjakarta BW9 Kota Tua-PIK

Rute Transjakarta BW9 Kota Tua-PIK

Megapolitan
Gerombolan Kambing Lepas dan Bikin Macet JLNT Casablanca Jaksel

Gerombolan Kambing Lepas dan Bikin Macet JLNT Casablanca Jaksel

Megapolitan
Harum Idul Adha Mulai Tercium, Banyak Warga Datangi Lapak Hewan Kurban di Depok

Harum Idul Adha Mulai Tercium, Banyak Warga Datangi Lapak Hewan Kurban di Depok

Megapolitan
Seorang Satpam Apartemen di Bekasi Dianiaya Orang Tak Dikenal

Seorang Satpam Apartemen di Bekasi Dianiaya Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Banjir Akibat Luapan Kali Ciliwung, 17 Keluarga Mengungsi di Masjid dan Kantor Kelurahan

Banjir Akibat Luapan Kali Ciliwung, 17 Keluarga Mengungsi di Masjid dan Kantor Kelurahan

Megapolitan
39 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir Sore Ini, Imbas Luapan Kali Ciliwung

39 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir Sore Ini, Imbas Luapan Kali Ciliwung

Megapolitan
Ditemukan Kecurangan Pengisian Elpiji 3 Kg di Jabodetabek, Kerugiannya Rp 1,7 M

Ditemukan Kecurangan Pengisian Elpiji 3 Kg di Jabodetabek, Kerugiannya Rp 1,7 M

Megapolitan
Korban Penipuan 'Deka Reset' 45 Orang, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Korban Penipuan "Deka Reset" 45 Orang, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Megapolitan
3.772 Kendaraan di DKI Ditilang karena Lawan Arah, Pengamat : Terkesan Ada Pembiaran

3.772 Kendaraan di DKI Ditilang karena Lawan Arah, Pengamat : Terkesan Ada Pembiaran

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Kecelakaan Beruntun di Jalan Kartini Depok

Polisi Tangkap Pelaku Kecelakaan Beruntun di Jalan Kartini Depok

Megapolitan
Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com