Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER JABODETABEK] Protes Jukir Liar Minimarket Saat Ditertibkan | Pengakuan Jukir Uang Parkir Masuk Kas RT dan Ormas

Kompas.com - 16/05/2024, 05:22 WIB
Muhammad Isa Bustomi

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang Rabu (15/5/2024) kemarin, berita populer di kanal Megapolitan Kompas.com didominasi terkait penertiban juru parkir (jukir) minimarket di DKI Jakarta.

Berita tentang sejumlah jukir menolak untuk ditertibkan petugas gabungan baik Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dibantu TNI-Polri, menarik perhatian publik.

Selain itu, pernyataan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI soal larangan sekolah menyelenggarakan kegiatan perpisahan dengan study tour ke luar kota juga menjadi berita yang paling ramai dibaca oleh pembaca Kompas.com.

Berikut berita yang masuk dalam deretan berita terpopuler :

Baca juga: Pakai Seragam Parkir Dishub, Jukir di Duri Kosambi Bingung Tetap Diamankan Petugas

1. Debat dengan Dishub, Jukir Sebut Ada Organisasi

Seorang juru parkir protes kepada Dishub dan Satpol PP DKI karena dibawa petugas ke Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Rabu. Jukir itu terjaring penertiban.

mengaku mempunyai organisasi yang mewadahi profesinya itu. Salah satunya dari kepolisian.

Mulanya, jukir itu menanyakan alasannya diangkut oleh petugas. Sebab, ia mengaku telah mendapat izin menjaga parkiran dari pengelola minimarket.

Lalu jukir liar itu mengaku mempunyai organisasi yang mewadahi profesinya itu. Salah satunya dari kepolisian.

"Saya ada organisasinya gitu pak. Ada kepolisian juga, Angkatan Darat juga ada," kata jukir saat menjelaskan kepada petugas Dishub.

Baca selengkapnya di sini

Baca juga: Terjaring Razia, Jukir di Minimarket: Saya Sudah Rentan, Tapi Harus Tetap Jadi Tulang Punggung Keluarga

2. Pengakuan Jukir Uang Hasil Parkir Masuk Kas RT dan Ormas

Jukir minimarket di Jati Padang, Pasar Minggu, bernama Boneng (38) mengaku, sebagian uang yang hasil memarkir harus disisihkan untuk dimasukkan ke kas RT setempat.

“Ini saja kita buat pribadi. Palingan uang kas untuk RT. Namanya juga kita memajukan RT,” ujar Boneng.

Boneng tak setuju soal petugas Dishub dan Satpol PP untuk menertibkan jukir liar minimarket, meski sekalipun dijanjikan pekerjaan sebagai pengganti profesi.

"Pekerjaan yang seperti apa? Kalau misalnya pekerjaannya parkir juga, terus kita harus setor ke dia, dengan alibi (untuk) pajak atau segala macam, ya saya enggak mau,” kata Boneng.

Baca selengkapnya di sini

Baca juga: Jukir Liar yang Masih Bandel Akan Dikenai Sanksi Tindak Pidana Ringan

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Pembangunan Saluran Air hingga 30 November, Pengendara Diimbau Hindari Jalan Ciledug Raya

Ada Pembangunan Saluran Air hingga 30 November, Pengendara Diimbau Hindari Jalan Ciledug Raya

Megapolitan
Panca Darmansyah Berupaya Bunuh Diri Usai Bunuh 4 Anak Kandungnya

Panca Darmansyah Berupaya Bunuh Diri Usai Bunuh 4 Anak Kandungnya

Megapolitan
Trauma, Siswi SLB yang Jadi Korban Pemerkosaan di Kalideres Tak Mau Sekolah Lagi

Trauma, Siswi SLB yang Jadi Korban Pemerkosaan di Kalideres Tak Mau Sekolah Lagi

Megapolitan
Dinas SDA DKI Jakarta Bangun Saluran Air di Jalan Ciledug Raya untuk Antisipasi Genangan

Dinas SDA DKI Jakarta Bangun Saluran Air di Jalan Ciledug Raya untuk Antisipasi Genangan

Megapolitan
Jaksel dan Jaktim Masuk 10 Besar Kota dengan SDM Paling Maju di Indonesia

Jaksel dan Jaktim Masuk 10 Besar Kota dengan SDM Paling Maju di Indonesia

Megapolitan
Heru Budi: Ibu Kota Negara Bakal Pindah ke Kalimantan Saat HUT ke-79 RI

Heru Budi: Ibu Kota Negara Bakal Pindah ke Kalimantan Saat HUT ke-79 RI

Megapolitan
Bandar Narkoba di Pondok Aren Bersembunyi Dalam Toren Air karena Takut Ditangkap Polisi

Bandar Narkoba di Pondok Aren Bersembunyi Dalam Toren Air karena Takut Ditangkap Polisi

Megapolitan
Siswi SLB di Kalideres yang Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Trauma Lihat Baju Sekolah

Siswi SLB di Kalideres yang Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Trauma Lihat Baju Sekolah

Megapolitan
Masih Dorong Eks Warga Kampung Bayam Tempati Rusun Nagrak, Pemprov DKI: Tarif Terjangkau dan Nyaman

Masih Dorong Eks Warga Kampung Bayam Tempati Rusun Nagrak, Pemprov DKI: Tarif Terjangkau dan Nyaman

Megapolitan
Suaminya Dibawa Petugas Sudinhub Jakpus, Winda: Suami Saya Bukan Jukir Liar, Dia Tukang Servis Handphone

Suaminya Dibawa Petugas Sudinhub Jakpus, Winda: Suami Saya Bukan Jukir Liar, Dia Tukang Servis Handphone

Megapolitan
Ditangkap Polisi, Pencuri Besi Pembatas Jalan di Rawa Badak Kerap Meresahkan Tetangga

Ditangkap Polisi, Pencuri Besi Pembatas Jalan di Rawa Badak Kerap Meresahkan Tetangga

Megapolitan
Kronologi Terungkapnya Penemuan Mayat Dalam Toren yang Ternyata Bandar Narkoba

Kronologi Terungkapnya Penemuan Mayat Dalam Toren yang Ternyata Bandar Narkoba

Megapolitan
Polisi Proses Laporan Dugaan Pemerkosaan Siswi SLB di Jakbar

Polisi Proses Laporan Dugaan Pemerkosaan Siswi SLB di Jakbar

Megapolitan
Buka Penjaringan Bacagub Jakarta, DPW PSI: Kami Cari Jokowi-Jokowi Baru

Buka Penjaringan Bacagub Jakarta, DPW PSI: Kami Cari Jokowi-Jokowi Baru

Megapolitan
13 Jukir Liar di Jakpus Dirazia, Ada yang Mau Kabur, Ada yang Tersenyum Lebar

13 Jukir Liar di Jakpus Dirazia, Ada yang Mau Kabur, Ada yang Tersenyum Lebar

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com