Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Serba-serbi Penertiban Jukir Minimarket, Ada yang Mengaku Ojol hingga Pakai Seragam Dishub

Kompas.com - 16/05/2024, 08:55 WIB
Rizky Syahrial,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah juru parkir liar di minimarket terjaring operasi penertiban di wilayah Cengkareng dan Kembangan, Rabu (15/5/2024).

Penertiban dilakukan oleh Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Ada jukir liar yang berdalih supaya lolos dari petugas. Salah satunya Hasan.

Baca juga: Para Jukir Lansia Minimarket Itu Diputus Rezekinya...

Hasan yang tadinya sedang duduk di pelataran salah satu minimarket di Jalan Ringroad Kembangan, tiba-tiba bangun saat petugas menghampirinya.

Ia memakai baju hijau dan celana berwarna hitam.

Namun, pria itu sama sekali tidak membawa pluit ataupun seragam resmi juru parkir.

Ia juga tampak mondar-mandir di area minimarket.

Sebanyak tiga petugas Sudinhub dan Satpol PP pun menghampirinya.

"Mana surat izin parkirnya, Mas?" tanya salah satu petugas kepada Hasan.

Karena tak memilikinya, Hasan pun menjawab bahwa dia pengemudi ojek online.

Ia pun menunjukkan jaket ojek online yang ditaruh di depan minimarket itu.

"Saya ojek online, Pak" kata Hasan sambil menunjukkan jaketnya.

Baca juga: “Kalau Belum Punya Istri dan Anak, Saya Juga Enggak Mau Jadi Jukir Liar Minimarket”

Meski Hasan mengaku ojek online, petugas lak langsung percaya.

Petugas membawa Hasan ke salah satu truk milik Satpol PP.

Di dalam truk itu sudah ada beberapa jukir liar yang lebih dahulu diangkut.

Hasan langsung masuk ke truk itu tanpa melawan petugas. Ia pun dibawa ke Kantor Sudinhub Jakarta Barat.

Sesampainya di Kantor Sudinhub Jakarta Barat, Kompas.com langsung menghampiri Hasan.

Kata Hasan, hari ini ia sedang menggantikan temannya menjadi juru parkir di minimarket itu.

"Teman saya lagi sakit, makanya saya gantikan," ucap Hasan.

Baca juga: Pakai Seragam Parkir Dishub, Jukir di Duri Kosambi Bingung Tetap Diamankan Petugas

Pendapatan parkir disetor ke ormas

Hasan mengaku jadi juru parkir liar dua kali dalam seminggu. Sehari-harinya ia merupakan pengendara ojek online.

Saat menjaga parkir, pendapatannya disetorkan ke salah satu anggota organisasi masyarakat di lingkungan itu.

Namun, nilainya tentatif.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Korban Penipuan 'Deka Reset' 45 Orang, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Korban Penipuan "Deka Reset" 45 Orang, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Megapolitan
3.772 Kendaraan di DKI Ditilang karena Lawan Arah, Pengamat : Terkesan Ada Pembiaran

3.772 Kendaraan di DKI Ditilang karena Lawan Arah, Pengamat : Terkesan Ada Pembiaran

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Kecelakaan Beruntun di Jalan Kartini Depok

Polisi Tangkap Pelaku Kecelakaan Beruntun di Jalan Kartini Depok

Megapolitan
Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Megapolitan
Enam RT di Rawajati Terendam Banjir, Warga Singgung Proyek Normalisasi

Enam RT di Rawajati Terendam Banjir, Warga Singgung Proyek Normalisasi

Megapolitan
Polisi Tangkap Satu Tersangka Penipuan Jual-Beli Mobil Bekas Taksi 'Deka Reset'

Polisi Tangkap Satu Tersangka Penipuan Jual-Beli Mobil Bekas Taksi "Deka Reset"

Megapolitan
Kecelakaan di Flyover Tambora Jakbar: Ojol Tewas Ditabrak Truk

Kecelakaan di Flyover Tambora Jakbar: Ojol Tewas Ditabrak Truk

Megapolitan
Banjir Rendam 6 RT di Rawajati Jaksel

Banjir Rendam 6 RT di Rawajati Jaksel

Megapolitan
Banjir di Kebon Pala Jatinegara, Warga: Ketinggian Langsung 2 Meter!

Banjir di Kebon Pala Jatinegara, Warga: Ketinggian Langsung 2 Meter!

Megapolitan
Pekan Depan, KASN Rilis Hasil Laporan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN oleh Supian Suri

Pekan Depan, KASN Rilis Hasil Laporan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN oleh Supian Suri

Megapolitan
Tentukan Jumlah Pantarlih hingga Anggaran Pilgub, KPU Jakarta Gelar Rakor Pemetaan TPS

Tentukan Jumlah Pantarlih hingga Anggaran Pilgub, KPU Jakarta Gelar Rakor Pemetaan TPS

Megapolitan
Pagi Ini, Banjir Rendam 38 RT di Jakarta Akibat Hujan dan Luapan Kali

Pagi Ini, Banjir Rendam 38 RT di Jakarta Akibat Hujan dan Luapan Kali

Megapolitan
KPU Jakarta Petakan TPS Jelang Pilkada 2024: Jumlah DPT 600 Orang Per TPS

KPU Jakarta Petakan TPS Jelang Pilkada 2024: Jumlah DPT 600 Orang Per TPS

Megapolitan
Bawaslu Depok Tidak Temukan Jejak Dugaan Supian Suri Lakukan Politik Praktis

Bawaslu Depok Tidak Temukan Jejak Dugaan Supian Suri Lakukan Politik Praktis

Megapolitan
KPU Jakarta Bakal Luncurkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024

KPU Jakarta Bakal Luncurkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com