Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lansia Tewas Ditusuk Orang Tak Dikenal di Kebon Jeruk, Polisi Selidiki Identitas Pelaku

Kompas.com - 16/05/2024, 15:31 WIB
Rizky Syahrial,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih menyelidiki identitas pelaku penusukan seorang lansia berinisial MS (71) di kawasan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (16/5/2024).

"Kami masih melakukan penyelidikan dan mencari pelaku," kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno saat dihubungi, Kamis (16/5/2024).

Sutrisno mengatakan, Polsek Kebon Jeruk juga bekerja sama dengan Polres Metro Jakarta Barat untuk mengidentifikasi pelaku.

Ia menyebut, polisi sudah mendapat rekaman closed circuit television (CCTV) yang ada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ini, lanjut Sutrisno, pihaknya tengah mengumpulkan barang bukti dan menggali keterangan para saksi.

"Kami juga sudah melakukan olah TKP serta mencari bukti," kata dia.

Menurut penjelasan Sutrisno, peristiwa bermula ketika korban sedang mengambil air wudhu untuk menunaikan shalat subuh di masjid.

"Pada saat korban wudhu, tiba-tiba ditusuk dari belakang oleh OTK itu," papar dia.

Baca juga: Remaja yang Tusuk Seorang Ibu di Bogor Ditahan Selama 7 Hari

Sesaat setelah insiden penusukan, warga yang mengetahui peristiwa ini langsung membawa MS ke Rumah Sakit Graha Kedoya, Jakarta Barat. Namun, nyawa MS tak tertolong.

"Korban meninggal saat penanganan dokter," jelas Sutrisno.

 

Adapun menurut keterangan saksi, Hasan Basri (72), korban sempat berteriak usai ditusuk pelaku.

"Dia teriak, enggak lama saya turun dari mushola ke arah tempat wudhu," ucap Hasan saat ditemui di lokasi.

Hasan mengatakan, korban mengalami luka tusuk di pinggang sebelah kanan. 

"Dia masih jalan tuh usai ditusuk, MS bilang ke saya merasa ditonjok, enggak tahunya ditusuk. Bajunya penuh darah," katanya. 

Peristiwa penusukan ini sebelumnya viral di media sosial. Rekaman closed circuit television (CCTV) yang diunggah akun Instagram @jakbarviral memperlihatkan seorang pria memakai kaus dan celana pendek tengah berlari.

Pria yang wajahnya tak terlihat dengan jelas itu diduga merupakan pelaku penusukan MS.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

KASN Telusuri Status Cuti Supian Suri Saat Datang ke Kantor PAN

KASN Telusuri Status Cuti Supian Suri Saat Datang ke Kantor PAN

Megapolitan
Soal Duet Keponakan Prabowo dan Kaesang di Pilkada DKI, PSI: Untuk Meramaikan Suasana Saja

Soal Duet Keponakan Prabowo dan Kaesang di Pilkada DKI, PSI: Untuk Meramaikan Suasana Saja

Megapolitan
Besi Ribar yang Jatuh di Lintasan MRT Masih Dievakuasi

Besi Ribar yang Jatuh di Lintasan MRT Masih Dievakuasi

Megapolitan
BNNP DKI Jakarta Musnahkan 3.449,7 Gram Barang Bukti Narkotika

BNNP DKI Jakarta Musnahkan 3.449,7 Gram Barang Bukti Narkotika

Megapolitan
Polisi: Besi Ribar yang Jatuh Mengenai Gerbong Kereta MRT

Polisi: Besi Ribar yang Jatuh Mengenai Gerbong Kereta MRT

Megapolitan
Menantu di Jakbar Diduga Aniaya Mertuanya karena Permasalahan Pembayaran Gaji ART

Menantu di Jakbar Diduga Aniaya Mertuanya karena Permasalahan Pembayaran Gaji ART

Megapolitan
Bandar Narkoba di Pondok Aren Diduga Masih Dalam Pengaruh Sabu Sebelum Tewas Dalam Toren Air

Bandar Narkoba di Pondok Aren Diduga Masih Dalam Pengaruh Sabu Sebelum Tewas Dalam Toren Air

Megapolitan
Operasional MRT Jakarta Dihentikan Sementara, Penumpang yang Sudah “Tap In” Bisa Minta Pengembalian Dana

Operasional MRT Jakarta Dihentikan Sementara, Penumpang yang Sudah “Tap In” Bisa Minta Pengembalian Dana

Megapolitan
Fasilitas Publik di Jaktim Sudah Baik, tapi Masih Perlu Pembenahan

Fasilitas Publik di Jaktim Sudah Baik, tapi Masih Perlu Pembenahan

Megapolitan
MRT Jakarta Pastikan Tidak Ada Korban Insiden Jatuhnya Besi Ribar ke Jalur Kereta

MRT Jakarta Pastikan Tidak Ada Korban Insiden Jatuhnya Besi Ribar ke Jalur Kereta

Megapolitan
KPU Tidak Persoalkan Pemasangan Spanduk hingga Baliho Bacawalkot Bogor Sebelum Masuk Masa Kampanye

KPU Tidak Persoalkan Pemasangan Spanduk hingga Baliho Bacawalkot Bogor Sebelum Masuk Masa Kampanye

Megapolitan
Kaesang Digadang Jadi Cawagub Jakarta, Pengamat: Sekelas Ketua Umum dan Anak Presiden Minimal Cagub

Kaesang Digadang Jadi Cawagub Jakarta, Pengamat: Sekelas Ketua Umum dan Anak Presiden Minimal Cagub

Megapolitan
Penahanan Ditangguhkan, Eks Warga Kampung Bayam Kena Wajib Lapor

Penahanan Ditangguhkan, Eks Warga Kampung Bayam Kena Wajib Lapor

Megapolitan
Warga Dengar Suara Dentuman dan Percikan Api Saat Besi Crane Timpa Jalur MRT

Warga Dengar Suara Dentuman dan Percikan Api Saat Besi Crane Timpa Jalur MRT

Megapolitan
Pemprov DKI Bangun Saluran 'Jacking' untuk Atasi Genangan di Jalan Ciledug Raya

Pemprov DKI Bangun Saluran "Jacking" untuk Atasi Genangan di Jalan Ciledug Raya

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com