Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Gentarnya Jukir Liar di Minimarket, Masih Nekat Beroperasi meski Baru Ditertibkan

Kompas.com - 17/05/2024, 14:26 WIB
Abdul Haris Maulana

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Penertiban juru parkir (jukir) liar yang dilakukan serempak oleh petugas gabungan di sejumlah minimarket wilayah Jakarta, Rabu (15/5/2024) lalu rupanya belum membuahkan hasil yang diharapkan.

Pasalnya, sejumlah jukir liar minimarket masih tetap beroperasi seperti biasa meski sebelumnya telah dilakukan penertiban oleh petugas.

Jukir liar di minimarket Bungur Raya kembali beroperasi

Pantauan Kompas.com pada Kamis (16/5/2024), jukir liar di Alfamart Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, kedapatan masih melakoni pekerjaannya.

Baca juga: Sempat Dirazia, Jukir Liar di Minimarket Bungur Raya Kembali Beroperasi

Padahal, minimarket tersebut menjadi salah satu lokasi yang jukir liarnya ditertibkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) DKI Jakarta pada Rabu lalu.

Pengamatan Kompas.com di lokasi pukul 14.50 WIB, terlihat ada dua jukir yang beroperasi di minimarket tersebut, tetapi mereka tak terang-terangan mengerjakan pekerjaannya.

Jika tidak ada pelanggan yang hendak mengeluarkan kendaraannya dari parkiran minimarket, keduanya memilih duduk di warung makan yang lokasinya tepat di samping Alfamart Bungur Raya.

Beberapa kali keduanya terlihat menoleh ke kiri dan kanan untuk melihat situasi di Jalan Bungur Besar Raya untuk memastikan tak ada petugas yang datang untuk menertibkan.

Namun, saat ada pelanggan minimarket yang ingin mengeluarkan kendaraannya, salah satu jukir liar langsung berdiri, lalu meniup peluit berkelir hijau sebagai tanda keberadaannya.

Alhasil, konsumen harus mengeluarkan uang untuk membayar parkir.

Dalam satu kesempatan, tampak ada konsumen minimarket yang kesulitan mengeluarkan sepeda motornya karena terhalang kendaraan lain.

Baca juga: Pemkot Jaksel Berencana Beri Pelatihan Kerja kepada Jukir Liar yang Terjaring Razia

Namun, para jukir liar itu tidak membantu dan hanya memantau dari kejauhan. Begitu pelanggan sudah siap meninggalkan pelataran minimarket, salah satu jukir langsung berlari menghampiri sambil meniup peluitnya.

Minimarket daerah Tebet masih ada jukir liar

Pantauan Kompas.com di lima minimarket yang didatangi petugas di daerah Tebet, Jakarta Selatan, jukir liar masih ada di sana. Mereka tetap leluasa menarik uang parkir dari para pelanggan minimarket.

Salah satunya di minimarket yang berada di Jalan Prof Dr Soepomo. Terdapat dua jukir yang berjaga di depan toko.

Mereka menarik uang parkir dari setiap pelanggan yang hendak mengeluarkan kendaraannya dari area minimarket.

Meski tak terlihat memaksa meminta bayaran, jukir tersebut menerima uang senilai rata-rata Rp 2.000 dari setiap pengunjung.

Halaman:


Terkini Lainnya

Warga Padati Monas untuk Rayakan HUT Ke-497 Jakarta

Warga Padati Monas untuk Rayakan HUT Ke-497 Jakarta

Megapolitan
Cerita Keluarga Asal Cipanas yang Rela Menginap untuk Merasakan Euforia HUT Jakarta

Cerita Keluarga Asal Cipanas yang Rela Menginap untuk Merasakan Euforia HUT Jakarta

Megapolitan
Ahok: Sekarang Saya Lebih Siap Jadi Gubernur

Ahok: Sekarang Saya Lebih Siap Jadi Gubernur

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai Gubernur Baru Tak Teruskan Ide Gubernur Lama

Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai Gubernur Baru Tak Teruskan Ide Gubernur Lama

Megapolitan
Cerita Ahok Ingin Reklamasi 17 Pulau di Utara Jakarta Agar Pemprov DKI Bisa Raup Pendapatan Rp 127,5 Triliun

Cerita Ahok Ingin Reklamasi 17 Pulau di Utara Jakarta Agar Pemprov DKI Bisa Raup Pendapatan Rp 127,5 Triliun

Megapolitan
Rayakan HUT Jakarta ke-497, TMII Bagi-bagi Roti Buaya ke Pengunjung

Rayakan HUT Jakarta ke-497, TMII Bagi-bagi Roti Buaya ke Pengunjung

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

DPRD DKI Soroti Kemacetan dan Banjir di Jakarta Saat Rapat Paripurna

Megapolitan
Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Anies dan Ahok Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-497 Jakarta

Megapolitan
Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Sejarah Pulau Bidadari, Dahulu Tempat Menampung Orang Sakit yang Kini Jadi Destinasi Memesona

Megapolitan
Heru Budi Minta Warga Gunakan Hak Pilihnya pada Pilkada Jakarta 2024

Heru Budi Minta Warga Gunakan Hak Pilihnya pada Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Daftar 34 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Jakarta International Marathon

Daftar 34 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Jakarta International Marathon

Megapolitan
Ahok Ucapkan Selamat Ultah untuk Jakarta, Ungkit Sosok untuk Mengurus Warga

Ahok Ucapkan Selamat Ultah untuk Jakarta, Ungkit Sosok untuk Mengurus Warga

Megapolitan
Tawuran Pecah di Jatinegara Saat Momen HUT Ke-497 Jakarta

Tawuran Pecah di Jatinegara Saat Momen HUT Ke-497 Jakarta

Megapolitan
Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Megapolitan
Ditanya Soal Kandidat Cagub DKI, Heru Budi: Kandidatnya Bagus, Mudah-mudahan Pilihan Rakyat yang Terbaik

Ditanya Soal Kandidat Cagub DKI, Heru Budi: Kandidatnya Bagus, Mudah-mudahan Pilihan Rakyat yang Terbaik

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com