Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Bullying" Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

Kompas.com - 17/05/2024, 21:14 WIB
Dinda Aulia Ramadhanty,
Jessi Carina

Tim Redaksi


KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Perundungan pelajar SMP oleh pelajar lain di Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor, diduga karena masalah asmara. 

“Betul (karena masalah cowok), ternyata seperti itu. Jadi semalam saya sudah dapat informasi dari sana-sini, tapi saya kan belum bisa pastikan sebabnya apa. Ternyata, setelah kita cross-check dan tanya-tanya anak yang bersangkutan, ternyata itu masalah cowok," kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Albasyariah Uus Sharahoh, kepada Kompas.com, Jumat (17/5).

Uus menyampaikan, perundungan ini dipicu aksi saling balas omongan terkait sosok lelaki.

“Kemungkinan ya karena dari awal memang rebutan pacar, jadi ada kata-kata saling dilemparkan tapi yang jelas belum sampai kami tanyakan secara langsung,” ucap Uus.

Baca juga: Viral Video Perundungan Pelajar di Citayam, Korban Telepon Orangtua Minta Dijemput

Meski belum disebut asal sekolah sosok laki-laki yang dimaksud, baik pelaku dan korban berasal dari sekolah yang berbeda namun dalam satu ruang lingkup pertemanan.

“(Mereka) saling kenal, satu grup, satu tongkrongan gt ceritanya. Cuma beda sekolah,” jelas Uus.

Peristiwa perundungan diperkirakan terjadi pada Kamis (16/5/2024) sekitar pukul 16.00 WIB di Bulak Jagal, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Kejadian kemarin itu di luar dugaan kami. Jadi, kemarin tepatnya jam 16.00 tepatnya di Bulak Jagal itu ada kejadian yang melibatkan dari pada siswa kita,” terang Uus.

Baca juga: Polres Bogor Buat Aplikasi SKCK Goes To School untuk Cegah Kenakalan Remaja, Apa Isinya?

Di samping itu, Uus menegaskan, pelaku perundungan bukan berasal dari SMP Al-Basyariah.

“Rumor yang di luar bahwa kejadian ini Albas jadi pelaku dan sebagai korban, itu ternyata tidak seperti itu,” lanjut Uus.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang menampilkan aksi bullying antar siswi di daerah Citayam, Kabupaten Bogor ramai di media sosial (medsos).

Uus mengonfirmasi peristiwa yang melibatkan siswinya.

“Yang benar adalah SMP Al-Basyariah itu yang menjadi korban. Yang jadi korban itu satu orang berinisial K (kelas 7),” terang Uus.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Uniknya Seni Lukis Piring di Bekasi, Bermodalkan Piring Melamin dan Pensil Anak SD

Uniknya Seni Lukis Piring di Bekasi, Bermodalkan Piring Melamin dan Pensil Anak SD

Megapolitan
Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih di Tangsel, Rusak Tiga Motor Warga

Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih di Tangsel, Rusak Tiga Motor Warga

Megapolitan
Suasana Mencekam di Pasar Minggu Sore Ini, Dua Ormas Bentrok Lempar Batu dan Helm

Suasana Mencekam di Pasar Minggu Sore Ini, Dua Ormas Bentrok Lempar Batu dan Helm

Megapolitan
PKB Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024 karena Hasil 'Survei Langitan'

PKB Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024 karena Hasil "Survei Langitan"

Megapolitan
Marak Penjarahan Aset di Rusunawa Marunda, Pengelola Ungkap Tak Ada CCTV di Sana

Marak Penjarahan Aset di Rusunawa Marunda, Pengelola Ungkap Tak Ada CCTV di Sana

Megapolitan
Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Megapolitan
Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Megapolitan
Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Megapolitan
Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Megapolitan
Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Megapolitan
Sugito Tak Masalah Dapat Daging Kurban Sedikit: Yang Penting Orang di Lingkungan Kita Bisa Makan

Sugito Tak Masalah Dapat Daging Kurban Sedikit: Yang Penting Orang di Lingkungan Kita Bisa Makan

Megapolitan
Warga Jakbar Datang ke Masjid Istiqlal Berharap Kebagian Daging Kurban: Di Rumah Cuma Dapat 2 Ons

Warga Jakbar Datang ke Masjid Istiqlal Berharap Kebagian Daging Kurban: Di Rumah Cuma Dapat 2 Ons

Megapolitan
PKB Terbitkan SK Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024

PKB Terbitkan SK Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Pisau JF untuk Tusuk Tetangganya yang Ganggu Anjing Semula untuk Ambil Rumput

Pisau JF untuk Tusuk Tetangganya yang Ganggu Anjing Semula untuk Ambil Rumput

Megapolitan
Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Bogor

Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Bogor

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com