Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pastikan Masih Usut Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel, Polisi: Ada Unsur Pidana

Kompas.com - 18/05/2024, 16:25 WIB
Baharudin Al Farisi,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

 

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kasi Humas Polres Tangerang Selatan AKP Agil mengatakan, kasus pemerkosaan remaja berinisial MA (17) oleh pelaku berinisial H telah masuk dalam proses penyidikan.

Ia membantah kasus tersebut tak diusut setelah dua tahun dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan oleh ayah korban, AS, pada Oktober 2022.

“Dari hasil penyelidikan, penyidik menemukan adanya dugaan peristiwa pidana sehingga pada November 2022 perkara tersebut sudah naik ke tingkat penyidikan,” ujar Agil saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Sabtu (18/5/2024).

Baca juga: Polisi Sebut Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel Mandek 2 Tahun karena Kondisi Korban Belum Stabil

Dalam proses penyidikan, penyidik Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan menemukan kendala karena kondisi psikis MA pada saat itu masih belum stabil.

“Sehingga belum bisa diambil keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP),” kata Agil.

Selanjutnya, penyidik Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan meminta MA menjalani pemeriksaan psikologis pada November 2022.

“Hasil pemeriksaan psikolog sementara keluar pada bulan Mei 2023, di mana belum dapat disimpulkan karena kondisi psikis korban masih belum stabil sehingga pemeriksaan psikolog dapat dilanjutkan lagi setelah kondisi korban stabil,” ujar Agil.

Pada Januari 2024, korban baru menjalani pemeriksaan psikologi kembali. Saat ini, penyidik Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan masih menunggu hasilnya keluar.

“Dalam hal ini keterangan dari korban mutlak kami butuhkan karena minimnya saksi-saksi dan petunjuk-petunjuk lain serta dikuatkan hasil psikolog untuk menjadi petunjuk kami dalam pembuktian,” imbuh Agil.

Baca juga: Kasus di Polisi Mandek, Keluarga Korban Pemerkosaan di Tangsel Dituduh Damai dengan Pelaku

Dengan begitu, Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan dapat menetapkan tersangka dan menangkap pelaku.

“Jadi hingga detik ini, perkara tersebut tidak mandek dan masih berproses, kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar perkara ini segera mendapatkan titik terang,” pungkas Agil.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Motor Remaja di Depok Raib Usai Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual

Motor Remaja di Depok Raib Usai Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual

Megapolitan
Heru Budi Heran Penjambret Bisa Masuk Area CFD dengan Sepeda Motor

Heru Budi Heran Penjambret Bisa Masuk Area CFD dengan Sepeda Motor

Megapolitan
Libur Sekolah, 3 Sekawan Asal Pondok Ranggon Main Skuter Listrik di TMII

Libur Sekolah, 3 Sekawan Asal Pondok Ranggon Main Skuter Listrik di TMII

Megapolitan
Sampah Menggunung di TPS Pasar Bogor, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Sampah Menggunung di TPS Pasar Bogor, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Megapolitan
Polisi: Pengelola Rusunawa Marunda Belum Pernah Buat Laporan Soal Kasus Penjarahan Aset

Polisi: Pengelola Rusunawa Marunda Belum Pernah Buat Laporan Soal Kasus Penjarahan Aset

Megapolitan
Aset di 500 Unit Rusunawa Marunda Dijarah, Warga Curiga Pengelola Terlibat

Aset di 500 Unit Rusunawa Marunda Dijarah, Warga Curiga Pengelola Terlibat

Megapolitan
139 SD di Kota Bogor Kekurangan Pendaftar PPDB 2024

139 SD di Kota Bogor Kekurangan Pendaftar PPDB 2024

Megapolitan
Rusunawa Marunda Dijarah, Heru Budi: Melanggar Hukum, Harus Ditindak!

Rusunawa Marunda Dijarah, Heru Budi: Melanggar Hukum, Harus Ditindak!

Megapolitan
Mereka yang Berkurban meski Tak Berkecukupan, Ada Pedagang Warung Kopi dan Siomay

Mereka yang Berkurban meski Tak Berkecukupan, Ada Pedagang Warung Kopi dan Siomay

Megapolitan
Porsche Tabrak Belakang Truk di Tol Dalam Kota, Pengemudinya Tewas, Penumpang Syok Berat

Porsche Tabrak Belakang Truk di Tol Dalam Kota, Pengemudinya Tewas, Penumpang Syok Berat

Megapolitan
Bocoran Rencana Puncak HUT Ke-497 DKI Jakarta, Ada Acara Hiburan Rakyat di Monas

Bocoran Rencana Puncak HUT Ke-497 DKI Jakarta, Ada Acara Hiburan Rakyat di Monas

Megapolitan
Dulunya Hobi Coret-coret Tanpa Izin, Seniman Grafiti Ini Nyaris Diciduk Polisi dan Dikejar Satpam

Dulunya Hobi Coret-coret Tanpa Izin, Seniman Grafiti Ini Nyaris Diciduk Polisi dan Dikejar Satpam

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembacok Seorang Pemuda di Matraman, Satu Pelaku Masih Buron

Polisi Tangkap Pembacok Seorang Pemuda di Matraman, Satu Pelaku Masih Buron

Megapolitan
Ketika Maling 'Gentayangan' di Rusunawa Marunda, Nekat Curi Semua Isi Rusun Secara Terang-terangan

Ketika Maling "Gentayangan" di Rusunawa Marunda, Nekat Curi Semua Isi Rusun Secara Terang-terangan

Megapolitan
Perjalanan Fermul Jadi Seniman Grafiti, Dimulai sejak SD hingga Menjadi Youtuber

Perjalanan Fermul Jadi Seniman Grafiti, Dimulai sejak SD hingga Menjadi Youtuber

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com