Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rute KA Kertajaya, Tarif dan Jadwalnya 2024

Kompas.com - 19/05/2024, 00:15 WIB
Tari Oktaviani

Penulis

KOMPAS.com - Kereta Api (KA) Kertajaya merupakan kereta antarkota dengan rute Jakarta - Surabaya.

Kereta ini berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan melewati Stasiun Cirebon dan Stasiun Semarang.

Kereta ini hanya terdiri dari kelas ekonomi.

Melansir dari aplikasi resmi KAI, kereta ini hanya ada satu kali perjalanan dalam sehari yakni pukul 14.30 WIB dari Stasiun Pasar Senen.

Untuk membeli tiket, bisa reservasi online di situs atau aplikasi resmi PT KAI (KAI by Access).

Rute KA Kertajaya

Pasar Senen - Bekasi - Cikarang - Haurgeulis - Jatibarang - Cirebon Prujakan - Brebes - Tegal - Pekalongan - Weleri - Semarang Poncol - Ngrombo - Randublatung - Cepu - Bojonegoro - Babat - Lamongan - Surabaya Pasar Turi.

Lama perjalanan ini yakni sekitar 11 jam perjalanan.

Tarif KA Kertajaya 2024

  • Ekonomi (S): Rp 220.000-Rp 250.000
  • Ekonomi (Q): Rp 230.000-Rp 270.000
  • Ekonomi (P): Rp 235.000-Rp 280.000
  • Ekonomi (C): Rp 255.000-Rp 290.000
  • Ekonomi (CA): Rp 275.000-Rp 310.000
  • Ekonomi (CB): Rp 295.000-Rp 320.000
  • Ekonomi (CC): Rp 315.000
  • Ekonomi (CD): Rp 375.000

Baca juga: Rute KA Dharmawangsa, Tarif dan Jadwalnya 2024

Jadwal KA Kertajaya 2024

KA 220

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Pasar Senen   14.30
Bekasi 14.56 14.58
Cikarang 15.13 15.15
Haurgeulis 16.26 16.28
Jatibarang 16.59 17.01
Cirebon Prujakan 17.35 17.42
Brebes 18.28 18.30
Tegal 18.41 18.46
Pekalongan  19.32 19.46
Weleri 20.14 20.16
Semarang Poncol 20.48 20.58
Ngrombo 21.49 21.52
Randublatung 22.37 22.39
Cepu 23.00 23.05
Bojonegoro 23.33 23.36
Babat 00.02 00.05
Lamongan 00.27 00.30
Surabaya Pasar Turi 01.02  

KA 219

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Surabaya Pasar Turi   21.45
Lamongan 22.18 22.21
Babat 22.44 22.47
Bojonegoro 23.16 23.19
Cepu 23.47 23.52
Randublatung 00.13 00.15
Ngrombo 01.00 01.03
Semarang Poncol 01.54 02.03
Weleri 02.35 02.38
Pekalongan 03.15 03.19
Tegal 04.06 04.11
Brebes 04.21 04.23
Cirebon Prujakan 05.07 05.13
Jatibarang 05.47 05.49
Haurgeulis 06.19 06.21
Cikarang 07.31 07.33
Bekasi 07.47 07.49
Pasar Senen 08.15  
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Megapolitan
Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Megapolitan
Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu 'Dijebak' Tetangga

Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu "Dijebak" Tetangga

Megapolitan
Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Megapolitan
Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Megapolitan
Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemilik 'Wedding Organizer' yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Polisi Tangkap Pemilik "Wedding Organizer" yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Megapolitan
Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Megapolitan
Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Megapolitan
Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Megapolitan
KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran 9 Rumah di Jalan Semeru Jakbar

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran 9 Rumah di Jalan Semeru Jakbar

Megapolitan
Pastikan Kesehatan Pantarlih Pilkada 2024, KPU DKI Kerja Sama dengan Dinas Kesehatan

Pastikan Kesehatan Pantarlih Pilkada 2024, KPU DKI Kerja Sama dengan Dinas Kesehatan

Megapolitan
Usai Dilantik, Pantarlih Bakal Cek Kecocokan Data Pemilih dengan Dokumen Kependudukan

Usai Dilantik, Pantarlih Bakal Cek Kecocokan Data Pemilih dengan Dokumen Kependudukan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com