Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aksi Nekat Pelaku Curanmor di Bekasi: Beraksi di Siang Hari dan Lepaskan Tembakan Tiga Kali

Kompas.com - 19/05/2024, 06:32 WIB
Baharudin Al Farisi,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Aksi saling serang antara warga dengan terduga pelaku pencurian motor terjadi di Kampung Rawa Bacang, Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2024).

Dalam rekaman video yang viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh Instagram @info_pondokgede, tampak seorang pria berdiri di perempatan jalan kampung tersebut sambil menodongkan pistol ke sekelilingnya.

Sementara, ramai warga yang mengepung pelaku. Warga berdiri sambil menjaga jarak, menghindari sasaran pistol yang dipegang pelaku.

Bahkan, sejumlah warga yang merasa geram berusaha menghalau pria berjaket hitam dan bermasker putih itu dengan melemparinya menggunakan batu dan bambu berukuran panjang.

Terhadap warga yang melakukan perlawanan, pelaku tak segan-segan menodongkan pistol ke arahnya.

Baca juga: Pencurian Mobil di Bogor Direncanakan Matang, Pelaku Intai Mobil Korban Selama 2 Bulan

Dalam momen berbeda, pelaku berusaha melarikan diri ke sebuah jalan. Warga yang melihatnya langsung mengejar dengan peralatan seadanya.

Namun, usaha pelaku sia-sia karena dia melarikan diri ke sebuah gang buntu. Warga yang geram dengan tingkah pelaku pun langsung memberikan pukulan.

Dua orang

Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede AKP Hariyadi membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, aksi pencurian dan saling serang antara warga dengan pelaku terjadi sekira pukul 10.40 WIB.

Tidak sendiri, pelaku berinisial S ini beraksi bersama satu temannya yang berhasil melarikan diri.

“(Pelaku) berdua, satu kabur. Dia (pelaku) curi motor, ketahuan, kabur, terus dikejar-kejar massa,” ujar Hariyadi saat dikonfirmasi, Sabtu.

Ketika aksinya ketahuan dan hendak ditangkap warga, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api lalu melepaskan beberapa tembakan.

Ia juga mengarahkan pistol ke arah warga yang mengerumuninya.

Lepaskan tembakan 3 kali

Sementara, Kapolsek Pondok Gede Kompol Dwi Haribowo mengatakan, pelaku pencurian motor (curanmor) itu melepaskan tembakan tiga kali ke udara. Beruntung, tak ada warga yang menjadi korban.

“(Lepaskan tembakan) tiga kali ke udara. Tidak ada warga yang kena tembak,” ujar Dwi saat dihubungi wartawan, Sabtu.

Dwi mengatakan, senjata yang digunakan S ini termasuk pistol jenis rakitan.

Saat ini, S sudah ditangkap dan ditahan di Polsek Pondok Gede. Sementara, satu pelaku lain yang kabur masih dalam pengejaran Polsek Pondok Gede.

Baca juga: Modus Pencurian Mobil di Bogor: Jual Beli Kendaraan Bekas, Dipasang GPS dan Gandakan Kunci

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kualitas Bangunan dan Lokasi Jauh Jadi Penyebab Rumah Subsidi di Cikarang Kosong Terbengkalai

Kualitas Bangunan dan Lokasi Jauh Jadi Penyebab Rumah Subsidi di Cikarang Kosong Terbengkalai

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Megapolitan
Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Megapolitan
Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu 'Dijebak' Tetangga

Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu "Dijebak" Tetangga

Megapolitan
Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Megapolitan
Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Megapolitan
Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemilik 'Wedding Organizer' yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Polisi Tangkap Pemilik "Wedding Organizer" yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Megapolitan
Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Megapolitan
Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Megapolitan
Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Megapolitan
KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran 9 Rumah di Jalan Semeru Jakbar

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran 9 Rumah di Jalan Semeru Jakbar

Megapolitan
Pastikan Kesehatan Pantarlih Pilkada 2024, KPU DKI Kerja Sama dengan Dinas Kesehatan

Pastikan Kesehatan Pantarlih Pilkada 2024, KPU DKI Kerja Sama dengan Dinas Kesehatan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com