Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pencanangan HUT ke-497 Kota Jakarta, Masyarakat Menyemut di Kawasan Bundaran HI sejak Pagi

Kompas.com - 19/05/2024, 10:31 WIB
Rizky Syahrial,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Acara Pencanganan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-497 Kota Jakarta yang digelar di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2024), dipadati oleh warga Ibu Kota.

Pengamatan Kompas.com, masyarakat mulai memadati kawasan Bundaran HI sebelum pukul 06.00 WIB.

Masyarakat tampak menyemut di sekitar panggung yang berada di depan Monumen Selamat Datang air mancur Bundaran HI. Kerumunan juga meluas sampai ke Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman.

Pencanangan HUT ke-497 Kota Jakarta ini juga bertepatan dengan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) yang diselenggarakan sepanjang kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga Gelora Bung Karno (GBK).

Acara Pencanangan HUT ke-497 Kota Jakarta diawali dengan senam bersama, lalu dilanjutkan dengan pawai budaya Betawi.

Baca juga: Pencanangan HUT ke-497 Jakarta di Bundaran HI Hari Ini, Simak Rekayasa Lalu Lintas Berikut

Tampak Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono datang ke lokasi sekitar pukul 07.30 WIB. Ia terlihat menggunakan kaus berwarna putih-biru dan rompi warna putih dengan setelan celana berwarna abu-abu.

Heru datang menggunakan sepeda dari arah Kantor Balai Kota Jakarta. Sambil mengayuh sepeda, mantan Wali Kota Jakara itu menyapa warga.

"Selamat pagi semuanya," sapa Heru dari atas panggung Pencanangan HUT ke-497 Kota DKI. 

Heru pun berterima kasih atas antusiasme warga yang hadir dalam Pencanangan HUT ke-497 Kota DKI. Tak lupa, ia mengingatkan warga untuk tetap menjaga kebersihan.

"Kalau ada plastik, sampahnya dibuang di tempat yang sudah disediakan," kata Heru.

"Sayangi Kota Jakarta ini untuk semuanya," tambah dia.

Heru bahkan sempat bagi-bagi sepeda dalam acara ini. Sepeda dibagikan ke warga yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan Heru bersama Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Joko Agus Setyono.

"Apa nama tempat wisata di Jakarta yang menyajikan pemandangan satwa," tanya Joko.

"Ragunan, Pak," jawab salah seorang warga yang terpilih naik ke panggung untuk menjawab pertanyaan.

"Betul, dapat sepeda," sambung Heru dan Joko.

Acara dilanjutkan dengan penampilan grup musik Kahitna. Warga yang datang pun turut bernyanyi.

Pada saat bersamaan, sejumlah warga mengeluhkan kesulitan mendapatkan sinyal di kawasan ini.

"Daritadi saya mau hubungi teman, susah sinyal di sini," kata salah seorang warga bernama Devi (21).

Baca juga: Catat, Ini 41 Kantong Parkir Saat Acara Pencanangan HUT ke-497 Jakarta di Bundaran HI

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Sebatang Kara, Lansia yang Meninggal Terbakar Dalam Gubuk di Pejaten Hidup Tanpa Listrik dan Air

Sebatang Kara, Lansia yang Meninggal Terbakar Dalam Gubuk di Pejaten Hidup Tanpa Listrik dan Air

Megapolitan
Ridwan Kamil Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Ridwan Kamil Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Megapolitan
Anies Deklarasi Maju Pilkada DKI, Pengamat: Dia Yakin karena Elektabilitasnya Tinggi

Anies Deklarasi Maju Pilkada DKI, Pengamat: Dia Yakin karena Elektabilitasnya Tinggi

Megapolitan
Pencuri Modus Geser Tas Beraksi di Mal Jaksel, Pelaku Mondar-mandir di Dekat Korban

Pencuri Modus Geser Tas Beraksi di Mal Jaksel, Pelaku Mondar-mandir di Dekat Korban

Megapolitan
Lansia Sebatang Kara yang Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat Bekerja Sebagai Pengemis

Lansia Sebatang Kara yang Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat Bekerja Sebagai Pengemis

Megapolitan
Korban Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat adalah Lansia Sebatang Kara

Korban Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat adalah Lansia Sebatang Kara

Megapolitan
Ditanya Soal Wacana Duet pada Pilkada Jakarta, Kaesang: Paling Realistis dengan Anies

Ditanya Soal Wacana Duet pada Pilkada Jakarta, Kaesang: Paling Realistis dengan Anies

Megapolitan
Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2, Ditembak Polisi karena Melawan

Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2, Ditembak Polisi karena Melawan

Megapolitan
Traumanya Pedagang Es Teh di Bogor, Takut Berjualan Usai Jadi Korban Pria Pamer Alat Kelamin

Traumanya Pedagang Es Teh di Bogor, Takut Berjualan Usai Jadi Korban Pria Pamer Alat Kelamin

Megapolitan
Untuk Kedua Kalinya, Keluarga Akseyna Terima Surat Perkembangan Hasil Penyelidikan dari Polisi

Untuk Kedua Kalinya, Keluarga Akseyna Terima Surat Perkembangan Hasil Penyelidikan dari Polisi

Megapolitan
Berawal dari Mager, Siswa SMA di Jaksel Bikin Lampu Sensor Suara untuk Pameran Karya P5

Berawal dari Mager, Siswa SMA di Jaksel Bikin Lampu Sensor Suara untuk Pameran Karya P5

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penganiaya 4 Warga di Koja Seorang Residivis dan DPO Pembunuhan | Mobil Terguling hingga Ringsek di Jalan Pangeran Antasari

[POPULER JABODETABEK] Penganiaya 4 Warga di Koja Seorang Residivis dan DPO Pembunuhan | Mobil Terguling hingga Ringsek di Jalan Pangeran Antasari

Megapolitan
Perkara Ponsel Hilang, Pemuda Ini Sekap dan Aniaya Kekasih hingga Babak Belur

Perkara Ponsel Hilang, Pemuda Ini Sekap dan Aniaya Kekasih hingga Babak Belur

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 15 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 15 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Hujan Ringan

Megapolitan
Daur Ulang Barang Bekas, Siswa SMA di Jaksel Buat Tempat Sampah Elektrik dan Lampu Sensor Suara

Daur Ulang Barang Bekas, Siswa SMA di Jaksel Buat Tempat Sampah Elektrik dan Lampu Sensor Suara

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com