Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Heru Budi Ingin Jakarta Gelar Banyak Acara Menarik untuk Pikat Masyarakat Dunia

Kompas.com - 19/05/2024, 13:07 WIB
Rizky Syahrial,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berharap, Jakarta dapat menggelar berbagai acara menarik yang tidak hanya memikat warga Ibu Kota, tetapi juga masyarakat di seluruh dunia. 

Hal itu disampaikan Heru usai acara Pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-497 Kota Jakarta di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2024).

"Harapannya DKI Jakarta ke depan menjadi daya tarik semua event," kata Heru.

Ketika berpidato di panggung Pencanangan HUT ke-497 Kota Jakarta, Heru sempat menyinggung soal perhelatan "Jakarta International Marathon".

Baca juga: Pencanangan HUT ke-497 Jakarta, Heru Budi Bagi-bagi Sepeda ke Warga

"Di hari ulang tahun DKI, kami mengadakan 'Jakarta International Marathon' yang akan diselenggarakan tanggal 23 Juni 2024," ucap Heru.

Heru mengizinkan atlet maraton dunia untuk turut serta meramaikan Jakarta International Marathon. Ia berharap, gelaran ini dapat memperkenalkan Jakarta ke kancah internasional.

"Tentunya atlet maraton internasional bisa ke sini. Maka dari itu saya minta partisipasi seluruh masyarakat untuk mengikuti Jakarta International Marathon," papar dia.

Lebih lanjut, Heru menyebut, 2024 menjadi tahun terakhir bagi Jakarta menyandang status Ibu Kota Negara. Ini mengingat Undang-undang Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) telah disahkan.

Kendati tidak lagi berstatus sebagai daerah istimewa, Heru berharap, masyarakat Jakarta tetap bisa hidup baik dengan fasilitas yang lengkap.

"Anak-anak bisa bersekolah dengan gratis dan menempuh pendidikan dengan baik," kata dia.

"Selain itu sarana prasarana tentunya kita perbaiki, semuanya demi Jakarta ke depan," tambah Heru.

Heru juga berharap, siapa pun yang kelak terpilih sebagai gubernur, dapat membangun Jakarta dengan baik. Sehingga, Jakarta dapat menjadi kota unggulan di Tanah Air.

"Maka tujuan ke depan adalah Jakarta kota global," tutur Heru.

"Yang saya sampaikan tadi, nyaman buat masyarakat, nyaman bekerja, sarana prasarana cukup baik dan ekonomi tetep tumbuh," tambah mantan Wali Kota Jakarta Utara itu. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pemeras Ria Ricis Gunakan Rekening Teman untuk Tampung Uang Hasil Pemerasan

Pemeras Ria Ricis Gunakan Rekening Teman untuk Tampung Uang Hasil Pemerasan

Megapolitan
Anies Bakal 'Kembalikan Jakarta ke Relnya', Pengamat: Secara Tak Langsung Singgung Heru Budi

Anies Bakal "Kembalikan Jakarta ke Relnya", Pengamat: Secara Tak Langsung Singgung Heru Budi

Megapolitan
Pedagang Kerak Telor di PRJ Mengeluh Sepi Pembeli: Dulu Habis 50 Telor, Kemarin Cuma 10

Pedagang Kerak Telor di PRJ Mengeluh Sepi Pembeli: Dulu Habis 50 Telor, Kemarin Cuma 10

Megapolitan
Keluarga Akseyna Minta Polisi Dalami Penulis Lain dalam Surat Wasiat sesuai Analisis Grafolog

Keluarga Akseyna Minta Polisi Dalami Penulis Lain dalam Surat Wasiat sesuai Analisis Grafolog

Megapolitan
Kasus Akseyna Berlanjut, Keluarga Sebut Ada Informasi yang Belum Diterima Penyidik Baru

Kasus Akseyna Berlanjut, Keluarga Sebut Ada Informasi yang Belum Diterima Penyidik Baru

Megapolitan
SP2HP Kedua Terbit, Keluarga Akseyna: Selama Ini Sering Naik Turun, Pas Ramai Baru Terlihat Pergerakan

SP2HP Kedua Terbit, Keluarga Akseyna: Selama Ini Sering Naik Turun, Pas Ramai Baru Terlihat Pergerakan

Megapolitan
Polisi Terbitkan SP2HP Kedua Terkait Kasus Akseyna, Keluarga Berharap Aparat Jaga Momentum

Polisi Terbitkan SP2HP Kedua Terkait Kasus Akseyna, Keluarga Berharap Aparat Jaga Momentum

Megapolitan
Tak Bisa Biayai Pemakaman, Keluarga Tak Kunjung Ambil Jenazah Pengemis Korban Kebakaran di Pejaten

Tak Bisa Biayai Pemakaman, Keluarga Tak Kunjung Ambil Jenazah Pengemis Korban Kebakaran di Pejaten

Megapolitan
Keluarga Pengemis Sebatang Kara di Pejaten Barat Lepas Tangan Usai Mendiang Tewas Akibat Kebakaran

Keluarga Pengemis Sebatang Kara di Pejaten Barat Lepas Tangan Usai Mendiang Tewas Akibat Kebakaran

Megapolitan
Kebakaran di Gedung Graha CIMB Niaga, Api Berasal dari Poliklinik di Lantai Basement

Kebakaran di Gedung Graha CIMB Niaga, Api Berasal dari Poliklinik di Lantai Basement

Megapolitan
Melihat Kondisi Hunian Sementara Warga Eks Kampung Bayam yang Disoroti Anies

Melihat Kondisi Hunian Sementara Warga Eks Kampung Bayam yang Disoroti Anies

Megapolitan
Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Besok

Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Besok

Megapolitan
Basement Gedung Graha CIMB Niaga di Jalan Sudirman Kebakaran

Basement Gedung Graha CIMB Niaga di Jalan Sudirman Kebakaran

Megapolitan
Akhir Hayat Lansia Sebatang Kara di Pejaten, Tewas Terbakar di Dalam Gubuk Reyot Tanpa Listrik dan Air...

Akhir Hayat Lansia Sebatang Kara di Pejaten, Tewas Terbakar di Dalam Gubuk Reyot Tanpa Listrik dan Air...

Megapolitan
Anies Kembali Ikut Pilkada Jakarta, Warga Kampung Bayam: Buatlah Kami Sejahtera Lagi

Anies Kembali Ikut Pilkada Jakarta, Warga Kampung Bayam: Buatlah Kami Sejahtera Lagi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com