Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Heru Budi: Siapa Pun Gubernur Selanjutnya, Jakarta Harus Unggul dari Kota-kota Lainnya di Dunia

Kompas.com - 19/05/2024, 14:00 WIB
Rizky Syahrial,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berharap, siapa pun yang kelak terpilih sebagai gubernur Jakarta dapat melanjutkan pembangunan dengan baik. Heru ingin Jakarta menjadi kota yang unggul di dunia. 

"Siapa pun yang memimpin Jakarta harus mendapatkan ranking yang terbaik dari kota-kota dunia lainnya," kata Heru usai acara Pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-497 Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2024).

Heru menyebut, 2024 menjadi tahun terakhir bagi Jakarta menyandang status Ibu Kota Negara. Ini mengingat Undang-undang Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) telah disahkan.

Kendati tidak lagi berstatus sebagai daerah istimewa, Heru berharap, masyarakat Jakarta tetap bisa hidup baik dengan fasilitas yang lengkap.

"Tujuan ke depan yang tadi saya sampaikan, nyaman buat masyarakat, nyaman bekerja, sarana prasarana cukup baik dan ekonomi tetap tumbuh," papar Heru.

Baca juga: Heru Budi Ingin Jakarta Gelar Banyak Acara Menarik untuk Pikat Masyarakat Dunia

Heru juga berharap, Jakarta ke depan dapat menjadi magnet ekonomi yang menarik banyak investor. Ia juga ingin Jakarta banyak menyelenggarakan acara bertaraf internasional.

Dengan demikian, kata Heru, pendapatan asli daerah (PAD) Jakarta bisa ditingkatkan.

"Bisa sport event (acara olahraga), bisa kuliner, bisa budaya, yang bisa menarik (investor). Kegiatannya kalau bisa setiap minggu, setiap bulan, sehingga ekonomi bisa berjalan," terang mantan Wali Kota Jakarta Utara itu.

Adapun ketika berpidato di panggung Pencanangan HUT ke-497 Kota Jakarta, Heru sempat menyinggung soal perhelatan "Jakarta International Marathon".

"Di hari ulang tahun DKI, kami mengadakan 'Jakarta International Marathon' yang akan diselenggarakan tanggal 23 Juni 2024," ucap Heru.

Heru mengizinkan atlet maraton dunia untuk turut serta meramaikan Jakarta International Marathon. Ia berharap, gelaran ini dapat memperkenalkan Jakarta ke kancah internasional.

"Tentunya atlet maraton internasional bisa ke sini. Maka dari itu saya minta partisipasi seluruh masyarakat untuk mengikuti Jakarta International Marathon," papar dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Problematika Rumah Subsidi, Banyak Pembeli Bertujuan Investasi demi Untung Besar

Problematika Rumah Subsidi, Banyak Pembeli Bertujuan Investasi demi Untung Besar

Megapolitan
Pengamat: Harga Rumah Subsidi Rp 160 Juta-Rp 240 Juta Sulit Diwujudkan sebagai Hunian Layak

Pengamat: Harga Rumah Subsidi Rp 160 Juta-Rp 240 Juta Sulit Diwujudkan sebagai Hunian Layak

Megapolitan
Kualitas Bangunan dan Lokasi Jauh Jadi Penyebab Rumah Subsidi di Cikarang Kosong Terbengkalai

Kualitas Bangunan dan Lokasi Jauh Jadi Penyebab Rumah Subsidi di Cikarang Kosong Terbengkalai

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Megapolitan
Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Megapolitan
Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu 'Dijebak' Tetangga

Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu "Dijebak" Tetangga

Megapolitan
Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Megapolitan
Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Megapolitan
Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemilik 'Wedding Organizer' yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Polisi Tangkap Pemilik "Wedding Organizer" yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Megapolitan
Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Megapolitan
Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Megapolitan
Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Megapolitan
KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com