Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Luka-luka Diserang Gangster, Remaja di Depok Ditolong Warga ke Rumah Sakit

Kompas.com - 20/05/2024, 06:16 WIB
Dinda Aulia Ramadhanty,
Jessi Carina

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang remaja berinsial MFN (18) langsung dibawa warga ke rumah sakit saat terluka akibat diserang gangster di Jalan Nurul Hikmah, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok, Minggu (19/5/2024). 

"Korban segera ditolong oleh warga dan dibawa ke Rumah Sakit Citra Arafik namun karena penanganan medisnya kurang lengkap, sehingga korban dibawa ke RS Polri," Kapolsek Cimanggis Kompol Judika Sinaga saat dihubungi Kompas.com, Minggu (19/5/2024).

MFN kena luka bacok di lengan kanan dan batis kanan oleh sekelompok remaja tak dikenal di daerah Cimanggis, Kota Depok. Adapun, kejadian berlangsung pukul 04.00 WIB.

Baca juga: Seorang Remaja Dibacok Gangster di Depok, Terjebak Portal Saat Hendak Kabur

 


"Korbannya MFN kena luka bacok di lengan kanan dan betis kanan," kata Judika.

 

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat korban bersama kedua temannya berboncengan bertiga menggunakan sepeda motor berangkat dari Komplek Perindustrian Cimanggis menuju daerah Areman.

"Di pertengahan jalan, dari arah berlawanan diadang kurang lebih delapan remaja menggunakan senjata tajam," ucap Judika.

Melihat hal itu, korban dan kedua temannya segera melarikan diri dengan masuk ke Jalan Nurul Hikmah.

Baca juga: Ada Mayday, Mayday, Habis Itu Hilang Kontak...

"Akan tetapi, jalan diportal sehingga korban dan temannya berlari meninggalkan kendaraannya," tutur Judika.

Saat sedang fokus melarikan diri, korban terjatuh dan para pelaku yang masih mengejar segera membacok korban hingga mengakibatkan luka.

"Warga setempat segera menolong korban untuk menerima penanganan medis," lanjut Judika.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kisah Dian, Seniman Lukis Piring yang Jadi Petugas Kebersihan demi Kumpulkan Modal Sewa Lapak

Kisah Dian, Seniman Lukis Piring yang Jadi Petugas Kebersihan demi Kumpulkan Modal Sewa Lapak

Megapolitan
Sempat Sidak Alun-alun Bogor, Pj Wali Kota Soroti Toilet hingga PKL di Trotoar

Sempat Sidak Alun-alun Bogor, Pj Wali Kota Soroti Toilet hingga PKL di Trotoar

Megapolitan
Kisah Dian Bertahan Jadi Pelukis Piring, Karya Ditawar Murah hingga Lapak Diganggu Preman

Kisah Dian Bertahan Jadi Pelukis Piring, Karya Ditawar Murah hingga Lapak Diganggu Preman

Megapolitan
Dua Ormas Bentrok hingga Lempar Batu-Helm, Lalin Jalan TB Simatupang Sempat Tersendat

Dua Ormas Bentrok hingga Lempar Batu-Helm, Lalin Jalan TB Simatupang Sempat Tersendat

Megapolitan
Kisah Perantau Bangun Masjid di Kampung Halaman dari Hasil Kerja di Tanah Perantauan

Kisah Perantau Bangun Masjid di Kampung Halaman dari Hasil Kerja di Tanah Perantauan

Megapolitan
Uniknya Seni Lukis Piring di Bekasi, Bermodalkan Piring Melamin dan Pensil Anak SD

Uniknya Seni Lukis Piring di Bekasi, Bermodalkan Piring Melamin dan Pensil Anak SD

Megapolitan
Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih di Tangsel, Rusak Tiga Motor Warga

Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih di Tangsel, Rusak Tiga Motor Warga

Megapolitan
Suasana Mencekam di Pasar Minggu Sore Ini, Dua Ormas Bentrok Lempar Batu dan Helm

Suasana Mencekam di Pasar Minggu Sore Ini, Dua Ormas Bentrok Lempar Batu dan Helm

Megapolitan
PKB Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024 karena Hasil 'Survei Langitan'

PKB Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024 karena Hasil "Survei Langitan"

Megapolitan
Marak Penjarahan Aset di Rusunawa Marunda, Pengelola Ungkap Tak Ada CCTV di Sana

Marak Penjarahan Aset di Rusunawa Marunda, Pengelola Ungkap Tak Ada CCTV di Sana

Megapolitan
Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Megapolitan
Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Megapolitan
Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Megapolitan
Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Megapolitan
Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com