Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mayat Wanita Kenakan Kaus Gucci Ditemukan di Selokan Kawasan Bekasi, Ada Luka di Jidat dan Dahi

Kompas.com - 20/05/2024, 17:37 WIB
Muhammad Isa Bustomi

Editor


BEKASI, KOMPAS.com - Polisi menyebut, ada luka pada tubuh wanita yang ditemukan tewas di selokan Jalan Ir H Juanda, Bekasi Selatan, Bekasi, Senin (20/5/2024).

Luka pada jasad korban berkaus "Gucci" itu tepatnya di bagian kening dan dahi.

"Hanya semacam benturan di kepala saja di bagian jidat, dahi depan. Celana masih robek, kami masih dalam proses penyelidikan," ujar Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Untung Ruswaji saat dikonfirmasi wartawan, Senin.

Polisi belum memastikan penyebab kematian korban. Penyidik saat ini masih menelusuri, termasuk soal apakah ada atau tidak unsur pidana.

Baca juga: Jasad Wanita di Selokan Jalan Juanda Bekasi, Terdapat Benturan pada Jidat

"Jadi masih dalam proses penyelidikan untuk tanda-tanda (adanya tindak pidana)," kata Untung.

Saat ini, polisi telah mengantongi sejumlah rekaman dari kamera CCTV untuk mendukung proses penyelidikan terkait penemuan mayat wanita yang belum diketahui identitasnya.

"Iya kami dapatkan ada CCTV, tapi belum jelas nanti kami olah lagi apakah mengarah ke Jalan Raya atau enggak, masih kami lihat," kata Untung.

Adapun mayat wanita di selokan itu pertama kali ditemukan warga yang kemudian melapor ke Polsek Bekasi Selatan.

Baca juga: Jasad Wanita di Selokan Bekasi, Polisi Masih Dalami Dugaan Korban Hamil

Kini, jenazah wanita tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, untuk dilakukan proses identifikasi.

"Kami belum bisa mengidentifikasi apakah itu (kondisi perut) kena air atau faktor lain, kami belum tahu nanti dilihat," tutup Untung.

(Reporter : Firda Janati | Editor : Irfan Maullana)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Megapolitan
Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Megapolitan
Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Megapolitan
Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Megapolitan
Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Megapolitan
Sugito Tak Masalah Dapat Daging Kurban Sedikit: Yang Penting Orang di Lingkungan Kita Bisa Makan

Sugito Tak Masalah Dapat Daging Kurban Sedikit: Yang Penting Orang di Lingkungan Kita Bisa Makan

Megapolitan
Warga Jakbar Datang ke Masjid Istiqlal Berharap Kebagian Daging Kurban: Di Rumah Cuma Dapat 2 Ons

Warga Jakbar Datang ke Masjid Istiqlal Berharap Kebagian Daging Kurban: Di Rumah Cuma Dapat 2 Ons

Megapolitan
PKB Terbitkan SK Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024

PKB Terbitkan SK Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Pisau JF untuk Tusuk Tetangganya yang Ganggu Anjing Semula untuk Ambil Rumput

Pisau JF untuk Tusuk Tetangganya yang Ganggu Anjing Semula untuk Ambil Rumput

Megapolitan
Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Bogor

Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Bogor

Megapolitan
Pria Tewas Tertabrak KRL di Bogor, Identitas Korban Terungkap dari Buku Tabungan

Pria Tewas Tertabrak KRL di Bogor, Identitas Korban Terungkap dari Buku Tabungan

Megapolitan
Keamanan CFD Jakarta akan Diperketat Buntut Penjambretan Viral

Keamanan CFD Jakarta akan Diperketat Buntut Penjambretan Viral

Megapolitan
Pedagang Siomay di Kebayoran Berkurban Tiap Tahun, Patungan Rp 3,5 Juta untuk Beli Sapi

Pedagang Siomay di Kebayoran Berkurban Tiap Tahun, Patungan Rp 3,5 Juta untuk Beli Sapi

Megapolitan
Cerita Pedagang Siomay Rangkul Sesama Perantau di Jakarta untuk Berkurban di Kampung Halaman

Cerita Pedagang Siomay Rangkul Sesama Perantau di Jakarta untuk Berkurban di Kampung Halaman

Megapolitan
Sapi Kurban Mengamuk di Pasar Rebo Jaktim, Warga: Kaget Lihat yang Lain Sudah Dipotong

Sapi Kurban Mengamuk di Pasar Rebo Jaktim, Warga: Kaget Lihat yang Lain Sudah Dipotong

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com