Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sudah Berusia 70 Tahun, Mian Pesimistis Pemprov DKI Beri Pekerjaan buat Jukir Liar Lansia

Kompas.com - 20/05/2024, 17:59 WIB
Shinta Dwi Ayu,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru parkir (jukir) liar di salah satu minimarket daerah Koja, Jakarta Utara, bernama Mian (70), menyambut baik wacana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan pekerjaan bagi jukir yang terimbas penertiban.

Namun, Mian khawatir, dengan usia yang tidak lagi muda, ia tak memenuhi syarat untuk dipekerjakan selain menjadi juru parkir.

"Kerja sih mau, cuma umurnya sudah lain (sudah tua)," ucap Mian saat diwawancarai oleh Kompas.com, Senin (20/5/2024).

Mian mengaku siap berhenti menjadi jukir liar jika Pemprov DKI memberikan pekerjaan yang memang diperuntukkan bagi para lansia.

Menurut Mian, selama ini ia begitu kesulitan mencari pekerjaan lantaran usianya yang sudah tidak muda. Oleh karenanya, mau tak mau Mian bekerja sebagai jukir liar demi menafkahi keluarga.

Baca juga: Cerita Karyawan Minimarket di Cilincing Kerap Dikomplain Pengunjung karena Ditarik Uang Parkir

Mian mengatakan, uang hasil parkir ia gunakan untuk makan sehari-hari. Selain itu, ia juga masih harus membiayai kedua anaknya yang masih bersekolah.

Hal ini memaksa Mian untuk tetap nekat menjadi jukir liar kendati sebelumnya sempat ditertibkan oleh Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara.

"Akan tetap parkir meski dilarang, ya mau makannya gimana nanti?" ucap Mian sambil tertawa getir.

Mian pun mengaku tak khawatir jika Dishub atau bahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali menertibkan jukir liar. Dia percaya, ketua RW setempat akan memberikan bantuan.

Pasalnya, Mian menyebut, selama ini dirinya dan jukir liar lain menyetorkan setengah pendapatan hasil memarkir untuk uang kas RW.

Uang kas itu, lanjut Mian, digunakan untuk berbagai kegiatan warga, seperti rapat, karang taruna, dan sebagainya.

"Ya, kan kita markir enggak maksa. Kadang dapat Rp 50.000 sampai Rp 60.000, setor Rp 30.000 sama RW yang punya wilayah," kata Mian.

"Itu udah lama (diminta setoran), tapi uangnya buat kebutuhan kalau ada rapat, karang taruna, buat kas RW," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebut bahwa Pemprov DKI Jakarta akan memberikan pekerjaan untuk jukir liar minimarket yang terimbas penertiban.

Baca juga: Ratusan Miliar Rupiah Uang Parkir Liar di Jakarta Diduga Mengalir ke Ormas hingga Oknum Aparat

“Ya itu salah satu problem yang harus diatasi. Ya pelan-pelan kita lihat, kita berikan juga, kalau bisa, pekerjaan kepada mereka,” kata Heru saat ditemui di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2024).

Dalam kesempatan yang sama, Heru mengeklaim bahwa Pemprov DKI Jakarta telah mulai menertibkan juru parkir liar di minimarket.

“Jadi saya sudah minta Trantib (Seksi Ketentraman dan Ketertiban) sama Dishub (Dinas Perhubungan) untuk ditertibkan juru parkir liar, sudah mulai operasi kemarin,” kata Heru.

Eks Wali Kota Jakarta Utara itu menegaskan bahwa keberadaan juru parkir liar minimarket sangat meresahkan masyarakat.

“Ya kalau di minimarket kan ada tulisan gratis, ya jangan memaksa, jangan bikin warga itu resah. Mulai kemarin sudah saya perintahkan trantib dan Dinas Perhubungan,” tegas Heru.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Megapolitan
Ditanya Soal Kandidat Cagub DKI, Heru Budi: Kandidatnya Bagus, Mudah-mudahan Pilihan Rakyat yang Terbaik

Ditanya Soal Kandidat Cagub DKI, Heru Budi: Kandidatnya Bagus, Mudah-mudahan Pilihan Rakyat yang Terbaik

Megapolitan
Absen Perayaan HUT Jakarta di PRJ Saat Ada Anies Baswedan, Heru Budi: Saya Rapat sampai Malam

Absen Perayaan HUT Jakarta di PRJ Saat Ada Anies Baswedan, Heru Budi: Saya Rapat sampai Malam

Megapolitan
Hari Ini HUT Jakarta, Masuk Monas Gratis hingga ke Museum dan Cawan

Hari Ini HUT Jakarta, Masuk Monas Gratis hingga ke Museum dan Cawan

Megapolitan
Heru Budi: Tahun Ini Ultah Terakhir Jakarta dengan Status Ibu Kota

Heru Budi: Tahun Ini Ultah Terakhir Jakarta dengan Status Ibu Kota

Megapolitan
Kaesang Sebut Dirinya dan Anies Berbeda, Anies: Saya Hormati Pandangan Beliau

Kaesang Sebut Dirinya dan Anies Berbeda, Anies: Saya Hormati Pandangan Beliau

Megapolitan
HUT Ke-497 Jakarta, DPRD Singgung Permasalahan yang Belum Terselesaikan

HUT Ke-497 Jakarta, DPRD Singgung Permasalahan yang Belum Terselesaikan

Megapolitan
LRT Jabodebek Gelar 'Photo Challenge' Bareng Ondel-ondel, Pemenang Dapat 'Merchandise'

LRT Jabodebek Gelar "Photo Challenge" Bareng Ondel-ondel, Pemenang Dapat "Merchandise"

Megapolitan
Anies Janji Mengembalikan yang Hilang di Jakarta Era Heru Budi

Anies Janji Mengembalikan yang Hilang di Jakarta Era Heru Budi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Megapolitan
Tak Pernah Absen dari Jakarta Fair, Satu Keluarga Masuk PRJ Jalur Undangan

Tak Pernah Absen dari Jakarta Fair, Satu Keluarga Masuk PRJ Jalur Undangan

Megapolitan
Sejarah dan Misteri 'Wanita Misterius' di Lidah Api Monas...

Sejarah dan Misteri "Wanita Misterius" di Lidah Api Monas...

Megapolitan
Jakarta Night Carnival, Acara Malam Puncak HUT Ke-497 Jakarta di Monas

Jakarta Night Carnival, Acara Malam Puncak HUT Ke-497 Jakarta di Monas

Megapolitan
Naik MRT Jakarta Cuma Bayar Rp 1, Promo hingga Besok

Naik MRT Jakarta Cuma Bayar Rp 1, Promo hingga Besok

Megapolitan
Heru Budi Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-497 Jakarta di Monas

Heru Budi Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-497 Jakarta di Monas

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com