Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selain Temukan Pil PCC, Polisi Juga Sita Sejutaan Butir Hexymer di "Pabrik Narkoba" Bogor

Kompas.com - 21/05/2024, 14:29 WIB
Dzaky Nurcahyo,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya tak hanya menyita sejutaan pil paracetamol, caffeine, dan carisoprodol (PCC) di industri rumahan di Citeureup, Kabupaten Bogor.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Hengki mengatakan, polisi turut menyita sejutaan butir hexymer yang juga diproduksi di sana.

“Selain 1.215.000 pil PCC, kami turut menyita 1.024.000 butir hexymer dari dalam rumah tersebut,” kata Hengki saat jumpa pers di kantornya, Selasa (21/5/2024).

Baca juga: Gerebek Pabrik Narkoba di Bogor, Polisi Sita 1,2 Juta Butir Pil PCC

Industri rumahan yang terletak di Kampung Legok tersebut telah beroperasi selama enam bulan.

Hengki mengatakan, pelaku memproduksi barang haram itu dengan cara menyamarkan aktivitas kesehariannya sehingga tak ada warga yang curiga.

“Pas mereka pindahan, mereka lapor ke ketua RT bahwa alat-alat yang dibawa merupakan peralatan bengkel. Jadi mereka berkamuflase sejak awal,” tutur dia.

Pelaku memasang peredam suara hampir di seluruh sisi rumah.

Hal itu dilakukan supaya tak ada warga yang curiga saat mesin-mesin tersebut bekerja.

“Jadi memang dipasang kedap suara di ruangan yang menjadi lokasi produksi, makanya saat produksi tidak kedengaran suaranya,” ungkap Hengki.

Baca juga: Pabrik Narkoba di Bogor Digerebek Polisi, Pak RT Kaget: Dia Izinnya Buka Bengkel

Sebagai informasi, terbongkarnya lokasi industri rumahan di Desa Legok, Kampung Tajur, Citeureup, terbongkar saat anggota Subdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial MH (43), Rabu (15/5/2024).

MH diciduk setelah polisi mendapatkan laporan bahwa ia hendak mengirimkan pil PCC menggunakan jasa ekspedisi.

“Mulanya kami mendapat laporan perihal adanya seseorang (MH) yang akan mengantarkan narkotika ke jasa ekspedisi yang rukonya terletak di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Kami lalu ikuti yang bersangkutan dari belakang,” ungkap Malvino.

Sesampainya di ruko jasa ekspedisi, polisi langsung menangkap MH yang baru turun dari mobil.

MH lantas diinterogasi dan diketahui bahwa dirinya memang hendak mengirimkan pil PCC.

Total ada 15.000 butir pil PCC yang hendak dikirim MH menggunakan jasa ekspedisi.

Baca juga: Cerita Warga Saat Polisi Gerebek Pabrik Narkoba Berkedok Bengkel Mesin di Bogor

“Kami lalu menginterogasi MH dan yang bersangkutan mengaku bahwa barang tersebut (pil PCC) didapat dari sebuah rumah yang beralamat di Kampung Tajur, Citeureup,” ucap Malvino.

Petugas dari Subdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya meminta MH menunjukkan jalan ke pabrik tersebut. Akhirnya terbongkar bahwa ada jutaan pil PCC yang telah diproduksi.

Polisi akan terus mendalami kasus ini untuk membongkar siapa saja dalang di balik pembuatan narkoba jenis pil PCC.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Transportasi Massal Lawas di Jakarta yang Kini Telah Punah...

Megapolitan
Ditanya Soal Kandidat Cagub DKI, Heru Budi: Kandidatnya Bagus, Mudah-mudahan Pilihan Rakyat yang Terbaik

Ditanya Soal Kandidat Cagub DKI, Heru Budi: Kandidatnya Bagus, Mudah-mudahan Pilihan Rakyat yang Terbaik

Megapolitan
Absen Perayaan HUT Jakarta di PRJ Saat Ada Anies Baswedan, Heru Budi: Saya Rapat sampai Malam

Absen Perayaan HUT Jakarta di PRJ Saat Ada Anies Baswedan, Heru Budi: Saya Rapat sampai Malam

Megapolitan
Hari Ini HUT Jakarta, Masuk Monas Gratis hingga ke Museum dan Cawan

Hari Ini HUT Jakarta, Masuk Monas Gratis hingga ke Museum dan Cawan

Megapolitan
Heru Budi: Tahun Ini Ultah Terakhir Jakarta dengan Status Ibu Kota

Heru Budi: Tahun Ini Ultah Terakhir Jakarta dengan Status Ibu Kota

Megapolitan
Kaesang Sebut Dirinya dan Anies Berbeda, Anies: Saya Hormati Pandangan Beliau

Kaesang Sebut Dirinya dan Anies Berbeda, Anies: Saya Hormati Pandangan Beliau

Megapolitan
HUT Ke-497 Jakarta, DPRD Singgung Permasalahan yang Belum Terselesaikan

HUT Ke-497 Jakarta, DPRD Singgung Permasalahan yang Belum Terselesaikan

Megapolitan
LRT Jabodebek Gelar 'Photo Challenge' Bareng Ondel-ondel, Pemenang Dapat 'Merchandise'

LRT Jabodebek Gelar "Photo Challenge" Bareng Ondel-ondel, Pemenang Dapat "Merchandise"

Megapolitan
Anies Janji Mengembalikan yang Hilang di Jakarta Era Heru Budi

Anies Janji Mengembalikan yang Hilang di Jakarta Era Heru Budi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Megapolitan
Tak Pernah Absen dari Jakarta Fair, Satu Keluarga Masuk PRJ Jalur Undangan

Tak Pernah Absen dari Jakarta Fair, Satu Keluarga Masuk PRJ Jalur Undangan

Megapolitan
Sejarah dan Misteri 'Wanita Misterius' di Lidah Api Monas...

Sejarah dan Misteri "Wanita Misterius" di Lidah Api Monas...

Megapolitan
Jakarta Night Carnival, Acara Malam Puncak HUT Ke-497 Jakarta di Monas

Jakarta Night Carnival, Acara Malam Puncak HUT Ke-497 Jakarta di Monas

Megapolitan
Naik MRT Jakarta Cuma Bayar Rp 1, Promo hingga Besok

Naik MRT Jakarta Cuma Bayar Rp 1, Promo hingga Besok

Megapolitan
Heru Budi Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-497 Jakarta di Monas

Heru Budi Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-497 Jakarta di Monas

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com