Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS METRO

Cegah Stunting di Jaksel, PAM Jaya dan TP-PKK Jaksel Teken Kerja Sama Percepatan Penurunan Stunting

Kompas.com - 21/05/2024, 15:04 WIB
Dwi NH,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Perumda Air Minum Jaya (PAM Jaya) dan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menandatangani nota kesepahaman tentang Percepatan Penurunan Stunting di Jaksel.

Dalam kerja sama tersebut, PAM Jaya melalui Dharma Wanita PAM Jaya juga menyepakati penyelenggaraan Seminar Pencegahan Stunting di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Anggrek Bintaro, Pesanggrahan, Jaksel.

Seperti diketahui, masalah stunting di Jaksel merupakan salah satu tantangan serius. Anak-anak dengan kondisi stunting cenderung mengalami kekurangan gizi kronis, sehingga akan berdampak terhadap perkembangan fisik dan kognitif mereka.

Melalui kesepakatan bersama, PAM Jaya dan Dharma Wanita PAM Jaya berkomitmen untuk membantu menurunkan atau mencegah stunting dengan menjadi orangtua asuh bagi 271 balita atau anak dengan kategori tertentu.

Baca juga: Jasad Balita Ditemukan di TPA Antang Makassar, Setengah Badan Tertimbun Sampah

Kategori tersebut mencakup balita dengan status gizi underweight, kurang, dan stunting, yang diberikan makanan lengkap dan snack sesuai dengan kebutuhan selama periode tertentu.

Adapun rinciannya, balita dengan status gizi underweight sebanyak 75 balita diberikan makanan lengkap sebanyak dua kali dan snack satu kali selama 25 hari.

Kemudian, balita dengan status gizi kurang sebanyak 62 balita diberikan makanan lengkap sebanyak dua kali dan snack satu kali selama 40 hari

Sementara itu, balita dengan status gizi stunting sebanyak 134 balita diberikan makan lengkap dua kali dan snack satu kali selama 40 hari.

Baca juga: Soal Gugatan Snack Lelayu, KPU Sleman: No Comment, Kami Sampaikan pada Waktu yang Tepat

Jumlah penerima manfaat meningkat

Sebagai informasi, jumlah penerima manfaat program penurunan stunting pada 2024 meningkat secara signifikan dari tahun sebelumnya. Pada 2023, jumlah penerima manfaat program tersebut adalah 50 anak dan balita.

Namun, pada 2024, jumlahnya meningkat secara signifikan menjadi 271 anak dan balita. Hal ini menunjukkan peningkatan yang sangat besar, dengan tambahan sebanyak 221 anak dan balita yang menerima manfaat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2024, Dharma Wanita PAM Jaya fokus pada lima kecamatan yang mencakup 12 kelurahan di Kota Administrasi Jaksel, serta lima wilayah Kotamadya Jakarta serta Kepulauan Seribu.

Baca juga: Komnas PA Bakal Beri Pendampingan Siswa SMP di Jaksel yang Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah

Dalam konteks tersebut, PAM Jaya melalui Dharma Wanita PAM Jaya dengan tulus mengapresiasi dukungan serta kolaborasi yang diberikan oleh TP-PKK Kota Administrasi Jaksel. Kerja keras dan dedikasi para ibu TP-PKK terbukti memberikan hasil yang signifikan dalam pelaksanaan program ini.

Efektif tingkatkan kesejahteraan dan kesehatan anak

Ketua Dharma Wanita PAM Jaya Lya Arief mengatakan bahwa pada tahun sebelumnya, hampir semua anak dan balita yang menjadi penerima manfaat mengalami peningkatan berat badan dan tinggi badan.

Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa program penurunan stunting tidak hanya berhasil menjangkau lebih banyak anak dan balita, tetapi juga efektif dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mereka.

Baca juga: Cuaca Panas Ekstrem di Arab Saudi, Jemaah Haji Asal Bogor Diimbau Waspada dan Jaga Kesehatan

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan ini. Dengan semangat kolaborasi dan kerja keras dari semua pihak, kami optimistis bahwa masalah stunting di Jaksel dapat terus ditekan,” ujar Lya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (21/5/2024).

Halaman:


Terkini Lainnya

Uniknya Seni Lukis Piring di Bekasi, Bermodalkan Piring Melamin dan Pensil Anak SD

Uniknya Seni Lukis Piring di Bekasi, Bermodalkan Piring Melamin dan Pensil Anak SD

Megapolitan
Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih di Tangsel, Rusak Tiga Motor Warga

Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih di Tangsel, Rusak Tiga Motor Warga

Megapolitan
Suasana Mencekam di Pasar Minggu Sore Ini, Dua Ormas Bentrok Lempar Batu dan Helm

Suasana Mencekam di Pasar Minggu Sore Ini, Dua Ormas Bentrok Lempar Batu dan Helm

Megapolitan
PKB Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024 karena Hasil 'Survei Langitan'

PKB Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024 karena Hasil "Survei Langitan"

Megapolitan
Marak Penjarahan Aset di Rusunawa Marunda, Pengelola Ungkap Tak Ada CCTV di Sana

Marak Penjarahan Aset di Rusunawa Marunda, Pengelola Ungkap Tak Ada CCTV di Sana

Megapolitan
Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Megapolitan
Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Megapolitan
Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Megapolitan
Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Megapolitan
Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Megapolitan
Sugito Tak Masalah Dapat Daging Kurban Sedikit: Yang Penting Orang di Lingkungan Kita Bisa Makan

Sugito Tak Masalah Dapat Daging Kurban Sedikit: Yang Penting Orang di Lingkungan Kita Bisa Makan

Megapolitan
Warga Jakbar Datang ke Masjid Istiqlal Berharap Kebagian Daging Kurban: Di Rumah Cuma Dapat 2 Ons

Warga Jakbar Datang ke Masjid Istiqlal Berharap Kebagian Daging Kurban: Di Rumah Cuma Dapat 2 Ons

Megapolitan
PKB Terbitkan SK Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024

PKB Terbitkan SK Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Pisau JF untuk Tusuk Tetangganya yang Ganggu Anjing Semula untuk Ambil Rumput

Pisau JF untuk Tusuk Tetangganya yang Ganggu Anjing Semula untuk Ambil Rumput

Megapolitan
Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Bogor

Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Bogor

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com