Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polda Metro: Dua Oknum Polisi yang Tipu Petani di Subang Sudah Dipecat

Kompas.com - 22/05/2024, 13:14 WIB
Dzaky Nurcahyo,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua dari tiga oknum polisi yang diduga menipu petani asal Subang, Carlim Sumarlim (56), dengan modus menjanjikan anak korban lolos sebagai polisi wanita (polwan) dipecat beberapa tahun lalu.

“Dua orang (yang diduga terlibat) berinisial AS dan YFN sudah dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH),” Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Ade Ary Syam Indradi di kantornya, Selasa (21/5/2024).

Ade Ary mengatakan, keduanya dipecat karena tersandung kasus lain.

Baca juga: Polisi Gadungan di Jaktim Tipu Keluarga Istri Kedua Supaya Bisa Menikah

AS dipecat pada 2004 karena terlibat kasus narkoba.

Sementara, YFN, dipecat tahun 2017 karena kasus pembuatan telegram serta berita palsu.

“Kalau saudara AS terkait kasus narkoba. Sedangkan, saudari YFN ini terkait pembuatan telegram rahasia palsu dan pembuatan berita (bohong) yang kemudian viral,” tutur dia.

Satu terduga pelaku lainnya, perempuan berinisial HP, disebut masih anggota aktif di Polda Metro Jaya.

Namun, HP saat ini tengah diperiksa oleh Direktorat Profesi dan Pengamanan (Propam) karena dugaan melanggar kode etik.

“Yang ketiga adalah saudari HP. Saat ini HP yang diduga melanggar kode etik profesi masih diproses oleh Direktorat Propam Polda,” ucap Ade Ary.

Di lain sisi, Ade Ary menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penipuan yang disinyalir dilakukan tiga oknum polisi di atas.

Ia menyebut, ada dua penyidik yang sedang mendalami kasus ini.

“Laporan dugaan penipuan ini kami Terima pada Agustus 2023. Saat ini ada dua penyidik yang menangani dugaan penipuannya, yang pertama Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro dan satu lagi dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Ade Ary menegaskan, pihaknya akan menuntaskan kasus ini tanpa pandang bulu.

Siapa pun yang terlibat dalam penipuan berkedok meloloskan seseorang sebagai anggota Polri akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Baca juga: Ketika Tipu Muslihat Ibu yang Menjual Cerita Anak Sakit Keras Mulai Terbongkar

“Ini komitmen kami, kasus ini akan tuntas, tidak pandang bulu siapa pun yang terlibat. Semua akan diproses,” tegas dia.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Korban Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat adalah Lansia Sebatang Kara

Korban Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat adalah Lansia Sebatang Kara

Megapolitan
Ditanya Soal Wacana Duet pada Pilkada Jakarta, Kaesang: Paling Realistis dengan Anies

Ditanya Soal Wacana Duet pada Pilkada Jakarta, Kaesang: Paling Realistis dengan Anies

Megapolitan
Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2, Ditembak Polisi karena Melawan

Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2, Ditembak Polisi karena Melawan

Megapolitan
Traumanya Pedagang Es Teh di Bogor, Takut Berjualan Usai Jadi Korban Pria Pamer Alat Kelamin

Traumanya Pedagang Es Teh di Bogor, Takut Berjualan Usai Jadi Korban Pria Pamer Alat Kelamin

Megapolitan
Untuk Kedua Kalinya, Keluarga Akseyna Terima Surat Perkembangan Hasil Penyelidikan dari Polisi

Untuk Kedua Kalinya, Keluarga Akseyna Terima Surat Perkembangan Hasil Penyelidikan dari Polisi

Megapolitan
Berawal dari Mager, Siswa SMA di Jaksel Bikin Lampu Sensor Suara untuk Pameran Karya P5

Berawal dari Mager, Siswa SMA di Jaksel Bikin Lampu Sensor Suara untuk Pameran Karya P5

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penganiaya 4 Warga di Koja Seorang Residivis dan DPO Pembunuhan | Mobil Terguling hingga Ringsek di Jalan Pangeran Antasari

[POPULER JABODETABEK] Penganiaya 4 Warga di Koja Seorang Residivis dan DPO Pembunuhan | Mobil Terguling hingga Ringsek di Jalan Pangeran Antasari

Megapolitan
Perkara Ponsel Hilang, Pemuda Ini Sekap dan Aniaya Kekasih hingga Babak Belur

Perkara Ponsel Hilang, Pemuda Ini Sekap dan Aniaya Kekasih hingga Babak Belur

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 15 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 15 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Hujan Ringan

Megapolitan
Daur Ulang Barang Bekas, Siswa SMA di Jaksel Buat Tempat Sampah Elektrik dan Lampu Sensor Suara

Daur Ulang Barang Bekas, Siswa SMA di Jaksel Buat Tempat Sampah Elektrik dan Lampu Sensor Suara

Megapolitan
'Ngeles' Saat Ditanya Ketertarikan Ikut Pilkada Jakarta, Heru Budi: Saya Tertarik Ngambil Telur Bagus

"Ngeles" Saat Ditanya Ketertarikan Ikut Pilkada Jakarta, Heru Budi: Saya Tertarik Ngambil Telur Bagus

Megapolitan
Ulah Meresahkan Wanita di Depok, Mengaku Malaikat lalu Paksa Warga Beri Uang Sambil Marah-marah

Ulah Meresahkan Wanita di Depok, Mengaku Malaikat lalu Paksa Warga Beri Uang Sambil Marah-marah

Megapolitan
Anies Baswedan Siap Ikut Pilkada Jakarta 2024, PKS Tunggu Keputusan DPP

Anies Baswedan Siap Ikut Pilkada Jakarta 2024, PKS Tunggu Keputusan DPP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Karyawan Toko Terkait Perampokan 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2

Polisi Akan Periksa Karyawan Toko Terkait Perampokan 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2

Megapolitan
Formula E Jakarta Ditunda Tahun Depan, Heru Budi: Nanti Tanya Gubernur yang Baru

Formula E Jakarta Ditunda Tahun Depan, Heru Budi: Nanti Tanya Gubernur yang Baru

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com