Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Kios di Pasar Poncol dan Satu Rumah Warga Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Kompas.com - 28/05/2024, 09:32 WIB
Shela Octavia,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran terjadi di Pasar Poncol, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2024) dini hari.

Sebanyak tiga kios yang terletak persis di sebelah Stasiun Pasar Senen ini terbakar hangus. Selain itu, satu rumah warga juga ikut terdampak.

Sumber api diketahui berasal dari kios yang merupakan warung tegal (warteg) 24 jam. Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting di warteg.

Kios lain yang ikut terbakar adalah toko perkakas bangunan, sedangkan satu lagi merupakan kios kosong.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sekitar pukul 08.41 WIB, masih terlihat asap putih mengepul di tengah-tengah kios yang terbakar.

Baca juga: Tanjung Priok Macet Total Imbas Kebakaran di Terminal Kontainer Cilincing

Tiga atap kios pun sudah luluh lantak dan hanya menyisakan tiang-tiang kayu yang menghitam karena terbakar.

Sisi depan dari dua kios juga tampak terbuka lebar, termasuk pintu besi berwarna biru di kios paling kanan.

Sementara, atap rumah warga yang ikut dilalap api juga terlihat jebol sebagian. Di luar itu, konstruksi bangunan masih terlihat utuh.

Tampak pula genangan air di gang sebelah kiri lokasi kebakaran, bekas air semprotan pemadam kebakaran (damkar).

Sisi kanan dan kiri gang yang mengarah ke bagian dalam pasar sedianya dipadati oleh kios-kios alat perkakas. Namun, toko-toko ini selamat dari amukan si jago merah karena karena api berhasil dipadamkan oleh damkar sebelum merambat lebih jauh.

Satgas Damkar Bungur, Juni Irawan, mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 03.30 WIB. Kemudian, Damkar tiba di lokasi sekira pukul 03.52 WIB.

“Kita langsung kerahkan tujuh unit dari sektor Senen dan Johar Baru. Untuk jumlah personel, sekitar 25 orang,” ucap Juni saat dimintai keterangan di Pasar Poncol, Senen, Selasa pagi.

Api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.15 WIB. Setelahnya, dilakukan pendinginan selama lebih kurang 20 menit.

Kebakaran pun dinyatakan tuntas ditangani sekitar pukul 05.35 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Saat ini, pihak kepolisian tengah meminta keterangan dari pemilik warteg yang diduga menjadi sumber kebakaran.

Baca juga: Antisipasi Kebakaran Meluas, Wali Kota Jaksel Imbau Warga Punya APAR di Rumah

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Megapolitan
Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu 'Dijebak' Tetangga

Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu "Dijebak" Tetangga

Megapolitan
Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Megapolitan
Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Megapolitan
Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemilik 'Wedding Organizer' yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Polisi Tangkap Pemilik "Wedding Organizer" yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Megapolitan
Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Megapolitan
Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Megapolitan
Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Megapolitan
KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran 9 Rumah di Jalan Semeru Jakbar

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran 9 Rumah di Jalan Semeru Jakbar

Megapolitan
Pastikan Kesehatan Pantarlih Pilkada 2024, KPU DKI Kerja Sama dengan Dinas Kesehatan

Pastikan Kesehatan Pantarlih Pilkada 2024, KPU DKI Kerja Sama dengan Dinas Kesehatan

Megapolitan
Usai Dilantik, Pantarlih Bakal Cek Kecocokan Data Pemilih dengan Dokumen Kependudukan

Usai Dilantik, Pantarlih Bakal Cek Kecocokan Data Pemilih dengan Dokumen Kependudukan

Megapolitan
Pedagang Perabot di Duren Sawit Sempat Melawan Saat Putrinya Hendak Membunuh, tapi Gagal

Pedagang Perabot di Duren Sawit Sempat Melawan Saat Putrinya Hendak Membunuh, tapi Gagal

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com