Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suaminya Dibawa Petugas Sudinhub Jakpus, Winda: Suami Saya Bukan Jukir Liar, Dia Tukang Servis Handphone

Kompas.com - 29/05/2024, 20:17 WIB
Shela Octavia,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Winda, mengaku kecewa dengan tindakan Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Pusat yang langsung membawa suaminya Wandi (36), karena dituduh sebagai juru parkir (jukir) liar di ITC Roxy Mas, Gambir, Jakarta Pusat.

Winda mengaku sudah berulang kali menjelaskan bahwa suaminya itu bukan jukir liar. Bahkan dia sempat cekcok dengan sejumlah petugas gabungan dari dinas sosial, Satpol PP, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI, TNI dan Polri.

“Itu bukan tukang parkir. Itu tukang servis (handphone) sama warga dari dalam (wilayah ini). Itu main comot-comot aja,” ujar Winda saat memberikan keterangan di depan ITC Roxy Mas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2024).

Baca juga: 13 Jukir Liar di Jakpus Dirazia, Ada yang Mau Kabur, Ada yang Tersenyum Lebar

Winda menegaskan, ia dan suaminya adalah warga setempat dan sudah lama tinggal di sekitar ITC Roxy Mas.

Ia menjelaskan, suaminya ditangkap saat ingin membuka kios servis handphone yang berlokasi di bawah flyover.

“Dia lagi mau buka (kios) servis malah main tangkap-tangkap begitu. Ya enggak bisalah kayak begitu,” tegas Winda dengan wajah yang memerah.

Wandi sempat dibawa oleh petugas gabungan sekitar pukul 10.20 WIB. Kemudian, sekitar dua jam kemudian, ia selesai dimintai keterangan oleh petugas.

Saat ditemui, Wandi pun menceritakan kronologi penangkapannya.

“Tadi saya lagi ngopi, lagi mau buka servisan, kan kita buka servisan hp di situ. Cuman, memang posisinya tadi saya megang motor. Masa main bawa-bawa aja tidak di-iniin (ditanya dulu),” ungkap Wandi saat memberikan keterangan di kantor Sudinhub, Senen, Jakarta Pusat.

Baca juga: Dishub DKI Tindak 216 Jukir Liar di Jakarta Selama Sepekan

Ketika mendengar cerita mengenai reaksi istrinya, Wandi pun tertawa terbahak-bahak. Ia mengaku tidak kaget dengan sikap Winda yang berani memprotes petugas karena wataknya memang seperti itu.

Wandi mengaku, dirinya agak kecewa dengan tindakan Sudinhub yang menangkapnya tanpa memberi kesempatan untuk mengkonfirmasi identitas terlebih dahulu.

“(Kecewa) dikit. Harusnya udah buka servisan, jadi di sini dulu,” kata Wandi lagi.

Untuk diketahui, Sudinhub Jakarta Pusat melakukan inspeksi mendadak (sidak) jukir liar di wilayah Tanah Abang hingga depan ITC Roxy Mas. Sebanyak 13 orang yang diduga jukir liar disidak dan dimintai keterangan.

Baca juga: Jukir Liar Muncul Lagi Usai Ditertibkan, Pengamat: Itu Lahan Basah dan Ladang Cuan bagi Kelompok Tertentu

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemeras Ria Ricis Gunakan Rekening Teman untuk Tampung Uang Hasil Pemerasan

Pemeras Ria Ricis Gunakan Rekening Teman untuk Tampung Uang Hasil Pemerasan

Megapolitan
Anies Bakal 'Kembalikan Jakarta ke Relnya', Pengamat: Secara Tak Langsung Singgung Heru Budi

Anies Bakal "Kembalikan Jakarta ke Relnya", Pengamat: Secara Tak Langsung Singgung Heru Budi

Megapolitan
Pedagang Kerak Telor di PRJ Mengeluh Sepi Pembeli: Dulu Habis 50 Telor, Kemarin Cuma 10

Pedagang Kerak Telor di PRJ Mengeluh Sepi Pembeli: Dulu Habis 50 Telor, Kemarin Cuma 10

Megapolitan
Keluarga Akseyna Minta Polisi Dalami Penulis Lain dalam Surat Wasiat sesuai Analisis Grafolog

Keluarga Akseyna Minta Polisi Dalami Penulis Lain dalam Surat Wasiat sesuai Analisis Grafolog

Megapolitan
Kasus Akseyna Berlanjut, Keluarga Sebut Ada Informasi yang Belum Diterima Penyidik Baru

Kasus Akseyna Berlanjut, Keluarga Sebut Ada Informasi yang Belum Diterima Penyidik Baru

Megapolitan
SP2HP Kedua Terbit, Keluarga Akseyna: Selama Ini Sering Naik Turun, Pas Ramai Baru Terlihat Pergerakan

SP2HP Kedua Terbit, Keluarga Akseyna: Selama Ini Sering Naik Turun, Pas Ramai Baru Terlihat Pergerakan

Megapolitan
Polisi Terbitkan SP2HP Kedua Terkait Kasus Akseyna, Keluarga Berharap Aparat Jaga Momentum

Polisi Terbitkan SP2HP Kedua Terkait Kasus Akseyna, Keluarga Berharap Aparat Jaga Momentum

Megapolitan
Tak Bisa Biayai Pemakaman, Keluarga Tak Kunjung Ambil Jenazah Pengemis Korban Kebakaran di Pejaten

Tak Bisa Biayai Pemakaman, Keluarga Tak Kunjung Ambil Jenazah Pengemis Korban Kebakaran di Pejaten

Megapolitan
Keluarga Pengemis Sebatang Kara di Pejaten Barat Lepas Tangan Usai Mendiang Tewas Akibat Kebakaran

Keluarga Pengemis Sebatang Kara di Pejaten Barat Lepas Tangan Usai Mendiang Tewas Akibat Kebakaran

Megapolitan
Kebakaran di Gedung Graha CIMB Niaga, Api Berasal dari Poliklinik di Lantai Basement

Kebakaran di Gedung Graha CIMB Niaga, Api Berasal dari Poliklinik di Lantai Basement

Megapolitan
Melihat Kondisi Hunian Sementara Warga Eks Kampung Bayam yang Disoroti Anies

Melihat Kondisi Hunian Sementara Warga Eks Kampung Bayam yang Disoroti Anies

Megapolitan
Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Besok

Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Besok

Megapolitan
Basement Gedung Graha CIMB Niaga di Jalan Sudirman Kebakaran

Basement Gedung Graha CIMB Niaga di Jalan Sudirman Kebakaran

Megapolitan
Akhir Hayat Lansia Sebatang Kara di Pejaten, Tewas Terbakar di Dalam Gubuk Reyot Tanpa Listrik dan Air...

Akhir Hayat Lansia Sebatang Kara di Pejaten, Tewas Terbakar di Dalam Gubuk Reyot Tanpa Listrik dan Air...

Megapolitan
Anies Kembali Ikut Pilkada Jakarta, Warga Kampung Bayam: Buatlah Kami Sejahtera Lagi

Anies Kembali Ikut Pilkada Jakarta, Warga Kampung Bayam: Buatlah Kami Sejahtera Lagi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com