Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BPBD DKI: Jakarta Rugi Rp 2,1 Triliun akibat Banjir

Kompas.com - 30/05/2024, 06:13 WIB
Firda Janati,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, Jakarta mengalami kerugian ekonomi hingga Rp 2,1 triliun akibat bencana banjir.

"Pada kondisi sekarang, dapat dilaporkan bahwa dampak banjir di Jakarta menimbulkan kerugian hingga Rp 2,1 triliun," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam acara Crisis Management Conference 2024 di Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2024).

Isnawa menuturkan, banjir di Jakarta disebabkan karena penurunan permukaan air tanah. Menurutnya, penurunan permukaan air tanah menjadi ancaman terbesar perubahan iklim.

Di Jakarta sendiri, setiap tahunnya sejak 1997, permukaan tanah terus mengalami penurunan.

"Sejak 1997 dan laju penurunan tanah mencapai 0,2 meter per tahun. Akibat penurunan brukat tanah ini terjadinya banjir di Jakarta," ujarnya.

Baca juga: Baru 19 Persen Daerah Masuk Kemarau, BMKG Ingatkan Potensi Kering dan Banjir Bandang Sekaligus

Oleh karenanya, Jakarta menanggung kerugian ekonomi yang besar karena banjir telah melanda ibu kota selama kurang lebih 28 tahun terakhir.

"Dengan kata lain, kegagalan dalam mengatasi perubahan iklim dapat menyebabkan dampak fisik dan kerugian ekonomi yang besar," imbuhnya.

Untuk mengatasi bahaya perubahan iklim tersebut, kata Isnawa, pemerintah provinsi (pemprov) merumuskan berbagai kebijakan guna mewujudkan Jakarta sebagai kota tangguh dan berketahanan.

"Pertama, transisi energi, bauran energi, dan penggunaan energi baru terbarukan. Kedua, kami dorong penggunaan transportasi ramah lingkungan," tuturnya

Pemprov juga berupaya memperkaya ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta. Isnawa mengatakan, pembangunan RTH di ibu kota baru mencapai 5,80 persen.

"Kami akan terus upayakan untuk mencapai target 31,5 persen," ucapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Suasana Mencekam di Pasar Minggu Sore Ini, Dua Ormas Bentrok Lempar Batu dan Helm

Suasana Mencekam di Pasar Minggu Sore Ini, Dua Ormas Bentrok Lempar Batu dan Helm

Megapolitan
PKB Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024 karena Hasil 'Survei Langitan'

PKB Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024 karena Hasil "Survei Langitan"

Megapolitan
Marak Penjarahan Aset di Rusunawa Marunda, Pengelola Ungkap Tak Ada CCTV di Sana

Marak Penjarahan Aset di Rusunawa Marunda, Pengelola Ungkap Tak Ada CCTV di Sana

Megapolitan
Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Megapolitan
Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Megapolitan
Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Megapolitan
Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Megapolitan
Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Megapolitan
Sugito Tak Masalah Dapat Daging Kurban Sedikit: Yang Penting Orang di Lingkungan Kita Bisa Makan

Sugito Tak Masalah Dapat Daging Kurban Sedikit: Yang Penting Orang di Lingkungan Kita Bisa Makan

Megapolitan
Warga Jakbar Datang ke Masjid Istiqlal Berharap Kebagian Daging Kurban: Di Rumah Cuma Dapat 2 Ons

Warga Jakbar Datang ke Masjid Istiqlal Berharap Kebagian Daging Kurban: Di Rumah Cuma Dapat 2 Ons

Megapolitan
PKB Terbitkan SK Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024

PKB Terbitkan SK Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Pisau JF untuk Tusuk Tetangganya yang Ganggu Anjing Semula untuk Ambil Rumput

Pisau JF untuk Tusuk Tetangganya yang Ganggu Anjing Semula untuk Ambil Rumput

Megapolitan
Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Bogor

Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Bogor

Megapolitan
Pria Tewas Tertabrak KRL di Bogor, Identitas Korban Terungkap dari Buku Tabungan

Pria Tewas Tertabrak KRL di Bogor, Identitas Korban Terungkap dari Buku Tabungan

Megapolitan
Keamanan CFD Jakarta akan Diperketat Buntut Penjambretan Viral

Keamanan CFD Jakarta akan Diperketat Buntut Penjambretan Viral

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com