Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wacana Pemprov DKI soal Rusun Baru untuk Warga Kampung Susun Bayam...

Kompas.com - 30/05/2024, 10:01 WIB
Firda Janati,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polemik Kampung Susun Bayam (KSB) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, belum juga berakhir. Belakangan, mencuat wacana bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal membangun rumah susun (rusun) baru bagi warga eks KSB.

Warga sebelumnya dipaksa mengosongkan rusun lantaran disebut tidak memiliki hak untuk menghuni KSB. Sebab, KSB diperuntukkan sebagai Hunian Pekerja Pendukung Operasional (HPPO) Jakarta International Stadium (JIS).

PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Jakpro sendiri mengaku sudah memberikan ganti rugi kepada warga Kampung Bayam yang rumahnya tergusur akibat pembangunan JIS pada 2019 lalu, melalui program Resettlement Action Plan (RAP).

Saat ini, warga Kampung Bayam berpindah ke hunian sementara (huntara) yang berada di Jalan Tongkol, Ancol, Jakarta Utara.

Pemprov DKI sedianya telah menyedikan hunian di Rusun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, untuk eks warga KSB yang tergusur. Namun, tidak semua warga bersedia direlokasi.

Baca juga: Warga Kampung Susun Bayam Keluhkan Kondisi Huntara: Banyak Lubang, Tak Ada Listrik

Tak khawatir

Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) meminta warga tak khawatir soal wacana pembangunan rusun baru untuk eks penghuni Kampung Bayam. Menurutnya, pemerintah telah menganggarkan program ini.

"Sudah, sudah (ada anggaran untuk bangun rusun baru). (Berapanya) pokoknya don't worry lah ya, pokoknya sudah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta Afan Adriansyah Idris saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2024).

Namun, Afan belum mau mengungkapkan lokasi rusun baru untuk eks warga KSB. Ia juga enggan membocorkan kapan warga dapat menikmati hunian baru tersebut.

"Itu nanti dulu," kata Afan.

Menurutnya, perihal penentuan lokasi akan dibahas dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2025.

"Nanti dibahas di pembahasan RKPD 2025 ya," kata dia.

Dorong pindah ke Rusun Nagrak

Pada saat bersamaan, Pemprov DKI masih mendorong eks warga Kampung Susun Bayam untuk pindah ke Rusun Nagrak yang telah disediakan.

"Yang pasti gini, kalau memang warga membutuhkan adanya hunian, kami dari dinas perumahan menyiapkan hunian di Nagrak," ujar Afan.

Afan menyebut, Rusun Nagrak merupakan hunian nyaman, baik dari segi lingkungan maupun bangunannya. Dia juga mengatakan, harga sewa rusun tersebut masih terjangkau.

"Yang pasti huniannya nyaman, lingkungan aman, airnya oke, listrik oke, dan tarifnya pun terjangkau," imbuh dia.

Halaman:


Terkini Lainnya

Menyambangi Gang Venus Tambora, Permukiman Padat yang Minim Sinar Matahari

Menyambangi Gang Venus Tambora, Permukiman Padat yang Minim Sinar Matahari

Megapolitan
Supian Suri Ungkap Alasan Ajak Intan Fauzi Duet pada Pilkada Depok 2024

Supian Suri Ungkap Alasan Ajak Intan Fauzi Duet pada Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Kronologi Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi

Kronologi Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi

Megapolitan
Saksi: Sekuriti GBK yang Cekcok dengan Fotografer Sudah Dipindah Tugas

Saksi: Sekuriti GBK yang Cekcok dengan Fotografer Sudah Dipindah Tugas

Megapolitan
Pelaku 'Live' Instagram Saat Keroyok Siswi SMP di Bekasi

Pelaku "Live" Instagram Saat Keroyok Siswi SMP di Bekasi

Megapolitan
Anies Baswedan Terima Dukungan PKB untuk Maju Pilkada Jakarta 2024

Anies Baswedan Terima Dukungan PKB untuk Maju Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi Berjumlah 4 Orang, Beda Sekolah dengan Korban

Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi Berjumlah 4 Orang, Beda Sekolah dengan Korban

Megapolitan
'Jangan-jangan Polisi Atau Jaksa Tebang Pilih Tidak Menahan Firli Bahuri'

"Jangan-jangan Polisi Atau Jaksa Tebang Pilih Tidak Menahan Firli Bahuri"

Megapolitan
Ajak Intan Fauzi Maju Bareng di Pilkada Depok, Supian Suri Klaim Tinggal Tunggu Restu Zulhas

Ajak Intan Fauzi Maju Bareng di Pilkada Depok, Supian Suri Klaim Tinggal Tunggu Restu Zulhas

Megapolitan
Lelang Rubicon Mario Dandy Dimenangi PT Adiguna Bumi Petrol, Laku Rp 725 Juta

Lelang Rubicon Mario Dandy Dimenangi PT Adiguna Bumi Petrol, Laku Rp 725 Juta

Megapolitan
Sekuriti GBK Cekcok dengan Fotografer, Saksi: Sudah Sering Ribut

Sekuriti GBK Cekcok dengan Fotografer, Saksi: Sudah Sering Ribut

Megapolitan
Kejagung Limpahkan 10 Tersangka Korupsi Timah ke Kejari Jaksel

Kejagung Limpahkan 10 Tersangka Korupsi Timah ke Kejari Jaksel

Megapolitan
Siswi SMP di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan, Orangtua Lapor Polisi

Siswi SMP di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan, Orangtua Lapor Polisi

Megapolitan
HUT Ke-497 Jakarta, Perayaan Besar Menuju Kota Global 

HUT Ke-497 Jakarta, Perayaan Besar Menuju Kota Global 

Megapolitan
Seorang Pria Diduga Pamerkan Alat Kelaminnya ke Pedagang Es Teh di Bogor

Seorang Pria Diduga Pamerkan Alat Kelaminnya ke Pedagang Es Teh di Bogor

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com