Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mitigasi Bencana, Pemprov DKI Perbanyak RTH dan Transportasi Ramah Lingkungan

Kompas.com - 30/05/2024, 11:49 WIB
Firda Janati,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merencanakan sejumlah langkah mitigasi dan kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko bencana.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji menuturkan, salah satu yang tengah diupayakan pihaknya ialah memperbaiki perencanaan tata ruang Jakarta.

"Dalam melakukan mitigasi kebencanaan, kami melakukan upaya yang meliputi penguatan pembangunan tanggul, bendungan, seawall (tanggul laut)," ujar Isnawa di Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2024).

Pemprov juga sedang berupaya memperkaya ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta. Isnawa mengatakan, pembangunan RTH di ibu kota baru mencapai 5,80 persen.

"Kami akan terus upayakan untuk mencapai target 31,5 persen," ucapnya.

Baca juga: BPBD DKI: Jakarta Rugi Rp 2,1 Triliun akibat Banjir

Selain itu, kata Isnawa, pihaknya juga terus merumuskan berbagai kebijakan untuk menciptakan ketahanan Jakarta dalam menghadapi bahaya perubahan iklim.

Hal itu diwujudkan dengan memperbanyak transportasi ramah lingkungan, memperbaiki pengelolaan limbah dan air, hingga program penanaman pohon secara strategis.

"Jakarta secara aktif terus melakukan transportasi ke arah ramah lingkungan, menyediakan bus listrik dan kami terus distribusikan sepeda motor listrik," ucapnya.

Selain itu, perluasan transportasi umum seperti LRT dan MRT, lalu pelebaran trotoar jalan untuk pejalan kaki juga disebut sebagai bagian dari upaya ini. 

"Ini adalah langkah ke depan dalam mewujudkan transportasi yang lebih ramah lingkungan," imbuh Isnawa.

Adapun Pemprov DKI Jakarta mencatat, sebanyak 5.170 bencana alam melanda Jakarta selama 2019-2023. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono menyebut, bencana yang terjadi dalam empat tahun terakhir ini diakibatkan perubahan iklim.

"Jakarta sudah ada peningkatan intensitas bencana akibat perubahan iklim selama periode 2019-2023, tercatat sebanyak 5.170 peristiwa bencana melanda Kota Jakarta," kata Heru dalam acara Crisis Management Conference (CMC) 2024 di Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2024).

Heru menuturkan, berdasarkan letak geografis, Jakarta merupakan dataran rendah dengan ketinggian tujuh meter di atas permukaan laut.

Jakarta juga menjadi perlintasan 13 arus sungai dan dikelilingi oleh Laut Jawa, sehingga rentan terhadap banjir.

"Di wilayah pesisir utara, Jakarta berada di bawah permukaan laut sehingga rentan terhadap banjir akibat pasang laut dan hujan ekstrem," kata dia.

Baca juga: Baru 19 Persen Daerah Masuk Kemarau, BMKG Ingatkan Potensi Kering dan Banjir Bandang Sekaligus

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Polisi: Anggota Ormas yang Dianiaya di Jaksel Derita Tujuh Luka Tusukan

Polisi: Anggota Ormas yang Dianiaya di Jaksel Derita Tujuh Luka Tusukan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Penusukan yang Picu Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan yang Picu Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu

Megapolitan
Polisi Masih Amankan Truk yang Ditabrak Porsche Cayman di Tol Dalam Kota

Polisi Masih Amankan Truk yang Ditabrak Porsche Cayman di Tol Dalam Kota

Megapolitan
Ikut Mengeroyok, Kakak Pelaku yang Tusuk Tetangga di Depok Juga Jadi Tersangka

Ikut Mengeroyok, Kakak Pelaku yang Tusuk Tetangga di Depok Juga Jadi Tersangka

Megapolitan
Harga Tiket Masuk Wuffy Space Raya Bintaro dan Fasilitasnya

Harga Tiket Masuk Wuffy Space Raya Bintaro dan Fasilitasnya

Megapolitan
Insiden Penganiayaan Jadi Penyebab Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu, Kubu Korban Ingin Balas Dendam

Insiden Penganiayaan Jadi Penyebab Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu, Kubu Korban Ingin Balas Dendam

Megapolitan
Begini Kondisi Mobil Porsche Cayman yang Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Atap dan Bagian Depan Ringsek

Begini Kondisi Mobil Porsche Cayman yang Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Atap dan Bagian Depan Ringsek

Megapolitan
Curhat Penggiat Teater soal Kurangnya Dukungan Pemerintah pada Seni Pertunjukan, Bandingkan dengan Singapura

Curhat Penggiat Teater soal Kurangnya Dukungan Pemerintah pada Seni Pertunjukan, Bandingkan dengan Singapura

Megapolitan
PKS Nilai Wajar Minta Posisi Cawagub jika Usung Anies pada Pilkada Jakarta 2024

PKS Nilai Wajar Minta Posisi Cawagub jika Usung Anies pada Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
PKB Minta Supian Suri Bangun Stadion jika Terpilih Jadi Wali Kota Depok

PKB Minta Supian Suri Bangun Stadion jika Terpilih Jadi Wali Kota Depok

Megapolitan
Lika-liku Suwito, Puluhan Tahun Berjuang di Jakarta buat Jadi Seniman Lukis

Lika-liku Suwito, Puluhan Tahun Berjuang di Jakarta buat Jadi Seniman Lukis

Megapolitan
Kembali Diperiksa, Korban Pelecehan Rektor Universitas Pancasila Ditanya Lagi soal Kronologi Kejadian

Kembali Diperiksa, Korban Pelecehan Rektor Universitas Pancasila Ditanya Lagi soal Kronologi Kejadian

Megapolitan
Polisi Tetapkan 12 Pelajar sebagai Tersangka Kasus Tawuran Maut di Bogor

Polisi Tetapkan 12 Pelajar sebagai Tersangka Kasus Tawuran Maut di Bogor

Megapolitan
Heru Budi Kerahkan Anak Buah Buat Koordinasi dengan Fotografer Soal Penjambret di CFD

Heru Budi Kerahkan Anak Buah Buat Koordinasi dengan Fotografer Soal Penjambret di CFD

Megapolitan
Amarah Warga di Depok, Tusuk Tetangga Sendiri gara-gara Anjingnya Dilempari Batu

Amarah Warga di Depok, Tusuk Tetangga Sendiri gara-gara Anjingnya Dilempari Batu

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com