Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jaktim Punya SDM yang Maju, Warga: Sektor Pendidikan Cukup Mumpuni

Kompas.com - 30/05/2024, 18:09 WIB
Ryan Sara Pratiwi,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta Timur (Jaktim) menjadi salah satu wilayah yang memiliki sumber daya manusia (SDM) unggul.

Hal ini tidak terlepas dari pembangunan dan peningkatan kualitas, terutama di bidang pendidikan.

Riri (28), warga yang tinggal di wilayah Cipayung, mengatakan, selama ini sarana pendidikan di Jaktim terbilang baik dan merata.

Baca juga: Jaksel dan Jaktim Masuk 10 Besar Kota dengan SDM Paling Maju di Indonesia

"Soal tingginya SDM Jaktim, mungkin saya mau komentar dari segi pendidikan dulu. Sekolah negeri di Jaktim, terutama di daerah Cipayung dan sekitarnya di mana aku bersekolah 12 tahun, itu lumayan banyak," kata Riri saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/5/2024).

"Pilihan sekolah swasta dan sekolah internasionalnya juga ada. Jadi dari sektor ini cukup mumpuni," imbuh dia.

Selain itu, Riri juga mengakui bahwa fasilitas kesehatan, khususnya di puskesmas, juga sudah lumayan bagus.

"Ini saya rasakan waktu memeriksa kesehatan jelang pernikahan tahun 2022. Semua dijelaskan dengan baik. Prosesnya juga teratur, biarpun secara prosedur pemeriksaan bisa lebih serius lagi," lanjut dia.

Tak hanya itu, menurut Riri, posyandu dan jumantik juga berjalan dengan baik.

"Kebetulan ibu saya adalah kader di salah satu RW di Lubang Buaya selama puluhan tahun. Jadi saya lihat banget kerja mereka yang tidak jarang ada beberapa waktu, mereka rela merogoh kocek sendiri demi kegiatan sosial," ucap dia.

Baca juga: Operasional MRT Jakarta Dihentikan Sementara Imbas Besi Crane Jatuh ke Rel

Bahkan, Riri menyebut ibunya turut mengikuti kegiatan sosial dengan mendatangi rumah seorang anak yang berat badannya kurang untuk memberikan makanan berprotein dua hari sekali selama setahun.

Samuel (26), warga Cakung, merasa peningkatan SDM di Jaktim juga dipengaruhi oleh fasilitas publik yang baik, salah satunya transportasi umum.

Transportasi umum, kata dia, bisa menjadi salah satu opsi yang bisa meningkatkan pembangunan.

"Ya sudah mulai sedikit baik, walaupun masih ada yang butuh pembenahan," ujar Samuel.

"Apalagi, jadwal dan ketersediaan kendaraan umum juga menjadi hal yang utama seperti transjakarta dan jaklingko bisa ditingkatkan lagi," saran dia.

Diberitakan sebelumnya, Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur masuk ke dalam 10 besar kota dengan SDM paling maju di Indonesia.

Baca juga: Jasad Pria Membusuk di Apartemen Kemayoran, Diduga Meninggal karena Sakit

Dari 15 kota, Jaksel dan Jaktim memiliki skor Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI) yang tinggi di Indonesia pada 2023.

Jakarta Selatan berada di peringkat kedua dengan indeks 86,07 dan Jakarta Timur berada di peringkat kesembilan dengan indeks 84,13.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemeras Ria Ricis Gunakan Rekening Teman untuk Tampung Uang Hasil Pemerasan

Pemeras Ria Ricis Gunakan Rekening Teman untuk Tampung Uang Hasil Pemerasan

Megapolitan
Anies Bakal 'Kembalikan Jakarta ke Relnya', Pengamat: Secara Tak Langsung Singgung Heru Budi

Anies Bakal "Kembalikan Jakarta ke Relnya", Pengamat: Secara Tak Langsung Singgung Heru Budi

Megapolitan
Pedagang Kerak Telor di PRJ Mengeluh Sepi Pembeli: Dulu Habis 50 Telor, Kemarin Cuma 10

Pedagang Kerak Telor di PRJ Mengeluh Sepi Pembeli: Dulu Habis 50 Telor, Kemarin Cuma 10

Megapolitan
Keluarga Akseyna Minta Polisi Dalami Penulis Lain dalam Surat Wasiat sesuai Analisis Grafolog

Keluarga Akseyna Minta Polisi Dalami Penulis Lain dalam Surat Wasiat sesuai Analisis Grafolog

Megapolitan
Kasus Akseyna Berlanjut, Keluarga Sebut Ada Informasi yang Belum Diterima Penyidik Baru

Kasus Akseyna Berlanjut, Keluarga Sebut Ada Informasi yang Belum Diterima Penyidik Baru

Megapolitan
SP2HP Kedua Terbit, Keluarga Akseyna: Selama Ini Sering Naik Turun, Pas Ramai Baru Terlihat Pergerakan

SP2HP Kedua Terbit, Keluarga Akseyna: Selama Ini Sering Naik Turun, Pas Ramai Baru Terlihat Pergerakan

Megapolitan
Polisi Terbitkan SP2HP Kedua Terkait Kasus Akseyna, Keluarga Berharap Aparat Jaga Momentum

Polisi Terbitkan SP2HP Kedua Terkait Kasus Akseyna, Keluarga Berharap Aparat Jaga Momentum

Megapolitan
Tak Bisa Biayai Pemakaman, Keluarga Tak Kunjung Ambil Jenazah Pengemis Korban Kebakaran di Pejaten

Tak Bisa Biayai Pemakaman, Keluarga Tak Kunjung Ambil Jenazah Pengemis Korban Kebakaran di Pejaten

Megapolitan
Keluarga Pengemis Sebatang Kara di Pejaten Barat Lepas Tangan Usai Mendiang Tewas Akibat Kebakaran

Keluarga Pengemis Sebatang Kara di Pejaten Barat Lepas Tangan Usai Mendiang Tewas Akibat Kebakaran

Megapolitan
Kebakaran di Gedung Graha CIMB Niaga, Api Berasal dari Poliklinik di Lantai Basement

Kebakaran di Gedung Graha CIMB Niaga, Api Berasal dari Poliklinik di Lantai Basement

Megapolitan
Melihat Kondisi Hunian Sementara Warga Eks Kampung Bayam yang Disoroti Anies

Melihat Kondisi Hunian Sementara Warga Eks Kampung Bayam yang Disoroti Anies

Megapolitan
Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Besok

Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Besok

Megapolitan
Basement Gedung Graha CIMB Niaga di Jalan Sudirman Kebakaran

Basement Gedung Graha CIMB Niaga di Jalan Sudirman Kebakaran

Megapolitan
Akhir Hayat Lansia Sebatang Kara di Pejaten, Tewas Terbakar di Dalam Gubuk Reyot Tanpa Listrik dan Air...

Akhir Hayat Lansia Sebatang Kara di Pejaten, Tewas Terbakar di Dalam Gubuk Reyot Tanpa Listrik dan Air...

Megapolitan
Anies Kembali Ikut Pilkada Jakarta, Warga Kampung Bayam: Buatlah Kami Sejahtera Lagi

Anies Kembali Ikut Pilkada Jakarta, Warga Kampung Bayam: Buatlah Kami Sejahtera Lagi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com