Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemprov DKI Akan Bangun Jalan Tembus Kelapa Gading Timur sampai Terminal Pulo Gadung

Kompas.com - 30/05/2024, 19:04 WIB
Shinta Dwi Ayu,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana akan membangun jalan tembus dari Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, sampai dengan Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur untuk mengurangi kemacetan.

"Untuk menjadi tambahan alternatif jalan, sehingga dapat mengurangi kemacetan di sekitar lokasi," kata Asisten Pemerintahan Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Sigit Wijatmoko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/5/2024).

Dengan adanya jalan tembusan itu diharapkan para pengendara bisa lebih mempersingkat waktu perjalanan dan membuatnya lebih cepat sampai tujuan.

Baca juga: Pembangunan Jalan Tembus di Jakarta Dimulai Pekan Depan, Dimulai di Lima Lokasi Ini

Tujuan dibangunnya jalan tembusan itu juga sebagai upaya untuk menambah ruang bagi pejalan kaki agar lebih nyaman dan aman.

Selain itu, ke depannya akan dibangun berbagai fasilitas, mulai dari kesehatan, pendidikan, dan perekonomian di sepanjang jalan tersebut.

Dengan adanya jalan tembusan dari Kelapa Gading Timur ke Terminal Pulo Gadung juga sebagai upaya untuk mengurangi beban kontruksi jalan.

"Mengurangi beban pada kontruksi jalan, sehingga lebih membagi beban konstruksi ke jalan lain," ucap Sigit.

Pembangunan jalan tembus Kelapa Gading Timur sampai dengan Terminal Pulo Gadung secara administrasi berada pada Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Untuk membangun jalan tembusan itu dibutuhkan tanah seluas 2.269 meter persegi.

Karena adanya rencana pembangunan jalan tembus tersebut, Pemprov DKI akan melakukan pengadaan tanah di Kelurahan Pegangsaan dua.

Baca juga: Adanya Jalan Tembus dari Garnisun ke Gatot Subroto Diharapkan Bisa Perlancar Arus Lalin

Tahapan rencana pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tembus Kelapa Gading Timur sampai dengan Terminal Pulo Gadung, sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.

Dalam peraturan itu dijelaskan, bahwa pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum harus diselenggarakan melalui beberapa tahapan. Mulai dari, perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan penyerahan hasil.

Pemprov DKI berharap, proses pengadaan tanah ini bisa dilakukan dalam waktu kurang lebih 502 hari kerja.

"Perkiraan jangka waktu pelaksanaan pengadaan tanah diharapkan, selesai dalam waktu 502 hari kerja, dengan asumsi tidak terjadi penolakan oleh warga pada setiap tahapan" ujar Sigit.

Sementara untuk proses pembangunan jalan tembus itu diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 168 hari kerja usai dilakukan penyerahan hasil pengadaan tanah.

Baca juga: Pembangunan Jalan Tembus dan Pelebaran Trotoar Diharapkan Jadi Solusi atas Minimnya Akses Jalan Menuju JIS

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kualitas Bangunan dan Lokasi Jauh Jadi Penyebab Rumah Subsidi di Cikarang Kosong Terbengkalai

Kualitas Bangunan dan Lokasi Jauh Jadi Penyebab Rumah Subsidi di Cikarang Kosong Terbengkalai

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Megapolitan
Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Megapolitan
Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu 'Dijebak' Tetangga

Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu "Dijebak" Tetangga

Megapolitan
Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Megapolitan
Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Megapolitan
Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemilik 'Wedding Organizer' yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Polisi Tangkap Pemilik "Wedding Organizer" yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Megapolitan
Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Megapolitan
Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Megapolitan
Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Megapolitan
KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran 9 Rumah di Jalan Semeru Jakbar

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran 9 Rumah di Jalan Semeru Jakbar

Megapolitan
Pastikan Kesehatan Pantarlih Pilkada 2024, KPU DKI Kerja Sama dengan Dinas Kesehatan

Pastikan Kesehatan Pantarlih Pilkada 2024, KPU DKI Kerja Sama dengan Dinas Kesehatan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com