Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menantu di Jakbar Diduga Aniaya Mertuanya karena Permasalahan Pembayaran Gaji ART

Kompas.com - 30/05/2024, 20:25 WIB
Dzaky Nurcahyo,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria bernama Hartono (62) mengaku dianiaya menantunya sendiri, SAG, di sebuah ruko di wilayah Cengkareng Timur, Jakarta Barat.

“Kejadiannya 2 November 2023 di ruko milik klien saya. Waktu itu, dia (SAG) datang tiba-tiba untuk menanyakan terkait pembayaran asisten rumah tangga (ART),” ujar Jhon Feryanto Sipayung selaku kuasa hukum Hartono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/5/2024).

Jhon mengatakan, sang klien memang mengubah metode pembayaran ART yang disewa menantunya.

Baca juga: Bandar Narkoba di Pondok Aren Tewas Dalam Toren Air, Polisi: Kemungkinan Dia Masih Dalam Pengaruh Sabu

Hartono disebut tak lagi memberikan uang melalui SAG untuk membayar gaji ART yang disewa, tetapi memilih mentransfer langsung uang tersebut kepada sang ART.

“Menantu klien datang ke kantor (Hartono), menjumpai klien saya sambil marah-marah karena adanya permasalahan gaji ART,” tutur Jhon.

Karena tak ingin membuat gaduh suasana kantor, Hartono lalu meminta menantunya untuk pulang dan menyelesaikan kasus tersebut di rumah.

Namun, SAG disebut tak terima dan akhirnya terjadi dugaan penganiayaan terhadap Hartono.

“Ketika si menantu diminta sama klien saya untuk pulang, di situlah dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan menantu kepada klien saya terjadi,” ungkap Jhon.

Di lain sisi, Hartono mengatakan, sang menantu menganiayanya menggunakan tangan kosong.

SAG disebut mencakar dirinya di beberapa bagian tubuh hingga membuatnya terluka.

“Saya mengalami luka di bagian wajah sebelah kanan, ada di tangan juga. Saya juga sempat dipukul,” kata Hartono.

Adapun kasus ini telah dilaporkan Hartono ke Polsek Cengkareng tak lama setelah dugaan penganiayaan dilakukan.

Kasus kemudian diserahkan ke Polres Metro Jakarta Barat karena masuk ke dalam ranah Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Baca juga: Fasilitas Publik di Jaktim Sudah Baik, tapi Masih Perlu Pembenahan

Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh polisi, SAG disebut telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 15 Februari 2024.

Namun, hingga hari ini, SAG tak kunjung ditahan oleh pihak kepolisian.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sebatang Kara, Lansia yang Meninggal Terbakar Dalam Gubuk di Pejaten Hidup Tanpa Listrik dan Air

Sebatang Kara, Lansia yang Meninggal Terbakar Dalam Gubuk di Pejaten Hidup Tanpa Listrik dan Air

Megapolitan
Ridwan Kamil Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Ridwan Kamil Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Megapolitan
Anies Deklarasi Maju Pilkada DKI, Pengamat: Dia Yakin karena Elektabilitasnya Tinggi

Anies Deklarasi Maju Pilkada DKI, Pengamat: Dia Yakin karena Elektabilitasnya Tinggi

Megapolitan
Pencuri Modus Geser Tas Beraksi di Mal Jaksel, Pelaku Mondar-mandir di Dekat Korban

Pencuri Modus Geser Tas Beraksi di Mal Jaksel, Pelaku Mondar-mandir di Dekat Korban

Megapolitan
Lansia Sebatang Kara yang Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat Bekerja Sebagai Pengemis

Lansia Sebatang Kara yang Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat Bekerja Sebagai Pengemis

Megapolitan
Korban Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat adalah Lansia Sebatang Kara

Korban Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat adalah Lansia Sebatang Kara

Megapolitan
Ditanya Soal Wacana Duet pada Pilkada Jakarta, Kaesang: Paling Realistis dengan Anies

Ditanya Soal Wacana Duet pada Pilkada Jakarta, Kaesang: Paling Realistis dengan Anies

Megapolitan
Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2, Ditembak Polisi karena Melawan

Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2, Ditembak Polisi karena Melawan

Megapolitan
Traumanya Pedagang Es Teh di Bogor, Takut Berjualan Usai Jadi Korban Pria Pamer Alat Kelamin

Traumanya Pedagang Es Teh di Bogor, Takut Berjualan Usai Jadi Korban Pria Pamer Alat Kelamin

Megapolitan
Untuk Kedua Kalinya, Keluarga Akseyna Terima Surat Perkembangan Hasil Penyelidikan dari Polisi

Untuk Kedua Kalinya, Keluarga Akseyna Terima Surat Perkembangan Hasil Penyelidikan dari Polisi

Megapolitan
Berawal dari Mager, Siswa SMA di Jaksel Bikin Lampu Sensor Suara untuk Pameran Karya P5

Berawal dari Mager, Siswa SMA di Jaksel Bikin Lampu Sensor Suara untuk Pameran Karya P5

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penganiaya 4 Warga di Koja Seorang Residivis dan DPO Pembunuhan | Mobil Terguling hingga Ringsek di Jalan Pangeran Antasari

[POPULER JABODETABEK] Penganiaya 4 Warga di Koja Seorang Residivis dan DPO Pembunuhan | Mobil Terguling hingga Ringsek di Jalan Pangeran Antasari

Megapolitan
Perkara Ponsel Hilang, Pemuda Ini Sekap dan Aniaya Kekasih hingga Babak Belur

Perkara Ponsel Hilang, Pemuda Ini Sekap dan Aniaya Kekasih hingga Babak Belur

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 15 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 15 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Hujan Ringan

Megapolitan
Daur Ulang Barang Bekas, Siswa SMA di Jaksel Buat Tempat Sampah Elektrik dan Lampu Sensor Suara

Daur Ulang Barang Bekas, Siswa SMA di Jaksel Buat Tempat Sampah Elektrik dan Lampu Sensor Suara

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com