Sabtu, 19 April 2014

News / Megapolitan

Warga: Ampera Seperti Mau "Perang"

Kamis, 16 Juni 2011 | 09:46 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Ampera Raya. di mana Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berlokas, layaknya arena perang, Kamis (16/6/2011). Mulai dari Institut Pemerintah Dalam Negeri hingga pertigaan Rumah Makan Sederhana, mobil-mobil Baracuda, water canon, hingga gegana tampak berjajar terparkir. Selain itu, puluhan motor pasukan Brimob juga tampak berjejer di sepanjang Jalan Ampera Raya. Tak jarang, mobil-mobil baracuda diiringi dengan bus polisi hilir mudik di jalanan yang banyak terdapat kawasan komersil ini. Seluruh perhatian tampak terfokus pada proses pengamanan terkait sidang vonis terdakwa aksi terorisme Abu Bakar Ba'asyir yang berlangsung di PN Jakarta Selatan. Namun, di balik itu, pola pengamanan ketat yang diterapkan polisi justru membuat warga yang bekerja di kawasan Ampera Raya khawatir.

"Dengan kayak begini tentu kami was-was karena pengamanan tidak seperti biasa. Begitu banyak polisi kayak mau perang," ujar sekuriti PT Bahana, Wahyu, Kamis (16/6/2011), di saat dijumpai di lokasi.

Lokasi tempat Wahyu bekerja berada di depan PN Jakarta Selatan. Selain itu, Wahyu juga mengkhawatirkan kerusuhan Ampera kembali terjadi hari ini. "Saya ingat dulu Ampera itu kan parah sekali rusuhnya sampai ke (kantor) sini," ungkap Wahyu.

Oleh karena itu, jauh-jauh hari polisi telah memberikan arahan kepada para sekuriti di sekitar lokasi PN Jakarta Selatan untuk meningkatkan kewaspadaan. "Ya, kami sudah dikasi tahu polisi untuk hati-hati," ujarnya.

Sekuriti Bondies yang terletak persis di samping pengadilan, Budi, menuturkan, untuk mengantisipasi rusuh yang terjadi akibat persidangan Ba'asyir, pagar Bondies sudah ditutup sejak pagi.

"Kami sengaja pagar itu ditutup karena hari ini sidang Ba'asyir. Tapi nanti operasional seperti biasa jam 11," ujarnya.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, banyak rumah makan yang sengaja memilih tutup lantaran khawatir terjadi kerusuhan. Beberapa rumah makan yang terlihat tutup adalah rumah makan kecil yang terletak di sekitar PN Jakarta Selatan.


Editor : Inggried