Rabu, 23 Juli 2014

News / Megapolitan

Viagra Murah di Jakarta Itu Palsu

Rabu, 22 Juni 2011 | 03:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Petugas gabungan yang terdiri dari unsur Suku Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM menyita sekitar 700 obat viagra yang diduga palsu.

Seluruh obat tersebut disita dari 20 toko obat ilegal yang tersebar di sejumlah titik di Jakarta Timur. Barang tersebut kemudian diamankan BPOM untuk dimusnahkan. Sejumlah toko yang menjadi sasaran razia terletak di Jalan Pemuda, Jalan Dewi Sartika, Jalan I Gusti Ngurah Rai, dan Jalan Raya Bekasi.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Yenuarti Suaizi, saat dihubungi wartawan, Selasa (21/6/2011), mengatakan, razia dilakukan berdasarkan laporan masyarakat bahwa di wilayah tersebut banyak toko-toko obat ilegal yang menjual obat palsu dengan harga murah.

"Target dari razia ini adalah menekan peredaran obat-obatan ilegal agar masyarakat tidak terkena dampaknya," katanya.

Selama ini banyak warga yang menggunakan obat viagra untuk melakukan hubungan bukan dengan pasangannya. Perilaku seperti ini dianggap sebagai salah satu bentuk penyimpangan. Risiko yang ditimbulkan pun multiefek mengingat obat yang digunakan diduga palsu.

Sementara itu, ia menyayangkan banyaknya toko obat yang tutup saat razia karena informasi ini diduga telah bocor.

"Razia ini diduga telah bocor sehingga sebagian toko obat yang akan dirazia mendadak tutup. Agar tidak terulang lagi, ke depan razia seperti ini akan dilakukan lebih ketat lagi," tambahnya.

Rencananya, razia seperti ini akan rutin dilakukan setiap bulan, mengingat di wilayah tersebut diduga masih banyak toko obat ilegal serta. Hal tersebut juga akan dilakukan untuk menghindari maraknya peredaran obat-obatan ilegal dan penggunaan obat yang salah.


Editor : Hertanto Soebijoto
Sumber: