Kamis, 31 Juli 2014

News / Megapolitan

Transportasi Publik

Keselamatan Jadi Faktor Utama MRT

Kamis, 10 November 2011 | 10:38 WIB

TOKYO, KOMPAS.com- Keselamatan akan menjadi faktor utama dalam operasional mass rapit transit (MRT) di Jakarta yang akan operasional pada tahun 2016. Direktur Utama PT MRT Jakarta Tribudi Rahardjo mengemukakan hal itu kepada wartawan di sela-sela kunjungan pameran internasional soal mass trans innovation di Tokyo, Kamis (10/11/2011).

Dikatakan Tribudi, sistem sinyal yang akan digunakan MRT lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia sejauh 15 km akan menggunakan sistem moving block. "Tidak menggunakan sistem tiang tapi menggunakan communication base yang terkoordinasi dengan gerbong," kata Tribudi.

Sistem yang akan dipakai MRT akan menggunakan automatic train operation (ATO) untuk menjalankan kereta. Sedangkan untuk mencegah tabrakan dikendalikan oleh automatic train protection (ATP).

Jadi, kata Tribudi, sistem MRT Jakarta akan menggunakan masinis tunggal. "Ibaratnya masinis hanya akan berfungsi untuk buka dan tutup pintu," kata Tribudi seraya menambahkan kehadiran masinis juga untuk memberikan dampak psikologis.

Bagi penumpang Indonesia, kata Tribudi, belum terbayangkan naik MRT tanpa ada masinis sama sekali. Untuk MRT Lebak Bulus-Bundaran HI akan menggunakan sistem dan teknologi dari Jepang.

 


Penulis: Budiman Tanuredjo
Editor : Marcus Suprihadi