Minggu, 26 Oktober 2014

News / Megapolitan

Kriminalitas

Oknum Polisi Penembak Petugas "Busway" Dinas di Mabes

Jumat, 13 Januari 2012 | 15:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Identitas oknum polisi yang menembak dan mengancam petugas bus transjakarta, Rocky, pada Kamis (12/1/2012), akhirnya terungkap. Oknum polisi yang bersikap arogan itu adalah RM yang masih berpangkat bintara dan berdinas di Bidang Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Jumat (13/1/2012), di Mapolda Metro Jaya. "Dia dari kesatuan, inisialnya RM. Pangkatnya bintara di Yanma Mabes Polri," ujar Rikwanto.

Rikwanto mengatakan, meski RM anggota Mabes Polri, pihak BLU Transjakarta melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya kemarin. Polda pun, kata Rikwanto, akan meneruskan laporan itu dan melakukan penyelidikan termasuk unsur pidana yang dilakukan anggota itu. "Yang bersangkutan sudah diperiksa di sini. Kalau dia ada kelalaian, bisa saja akan dikenai sanksi," kata Rikwanto.

Sanksi yang bisa dikenakan terhadap RM yakni sanksi pidana ataupun sanksi disiplin. "Bisa pidana atau sanksi disiplin nanti akan disampaikan. Pidananya karena dia mengancam orang, dan menggunakan senjata tidak pada tempatnya," ujar Rikwanto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Rikwanto, RM menggunakan senjatanya karena merasa kesal tidak diperbolehkan masuk ke jalur bus transjakarta. "Dia merasa karena sedang mengawal mobil sekuritas, merasa prioritas untuk masuk jalur itu," kata Rikwanto.

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum anggota polisi pengawal mobil Securicor dengan nomor polisi B 1071 TFV jenis Isuzu Panther menodongkan senjata laras panjang dan melepaskan tembakan ke udara kepada petugas bus transjakarta bernama Rocky. Peristiwa ini terjadi di Jalan Pramuka Raya, di depan Hotel Central, pada Kamis (12/1/2012) pukul 08.15.

Ancaman itu dikeluarkan oknum polisi lantaran mobil Securicor dilarang masuk jalur bus transjakarta. Oknum polisi tersebut lalu keluar dari mobil sambil marah-marah dan kemudian melepaskan tembakan ke udara sekali, tetapi sempat mengenai bagian telinga sehingga petugas itu terluka. Sebelum menembak, polisi itu pun sempat mengancam membunuh Rocky. Pihak BLU Transjakarta mengaku sudah melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya dan meminta aparat kepolisian untuk menindaklanjutinya.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : Hertanto Soebijoto