Jenderal Diadili karena Pembunuhan dan Narkoba - Kompas.com

Jenderal Diadili karena Pembunuhan dan Narkoba

Kompas.com - 02/02/2012, 03:08 WIB

Mexico City, Rabu - Seorang jenderal Angkatan Darat Meksiko dan 29 serdadu bawahannya di kota Ojinaga diadili atas dakwaan penyiksaan, pembunuhan, perdagangan narkoba, dan kejahatan-kejahatan lain. Hal itu dikonfirmasi Menteri Dalam Negeri Meksiko Alejandro Poire, Selasa (31/1).

Poire mengatakan, kejahatan-kejahatan yang didakwakan dalam kasus ini sangat tercela. Dia menambahkan, sekelompok tentara itu diadili oleh sebuah pengadilan militer.

Rincian mengenai teror yang dilakukan Jenderal Manuel Moreno Avina dan anak buahnya di kota yang terletak di seberang perbatasan dengan Presidio, Texas, Amerika Serikat, itu pertama kali dilaporkan oleh surat kabar Reforma. Koran tersebut menurunkan sebagian kesaksian para serdadu itu.

Reforma menulis, tak lama setelah Moreno tiba di Ojinaga pada musim semi 2008, pasukan di bawah komandonya mulai melakukan penculikan, penyiksaan, dan pembunuhan tersangka. Mereka juga melakukan pencurian mobil, komputer, pesawat televisi, bahkan kasus dalam penggerebekan ke rumah-rumah tersangka. Mereka disebutkan menjual kembali barang-barang curian serta ganja dan kokain yang mereka sita.

Menurut surat kabar itu, pihak kejaksaan mengatakan, sedikitnya 10 penduduk sipil tewas oleh tentara atau oleh pembunuh bayaran atas perintah Moreno pada tahun 2008 dan 2009.

Sedikitnya tiga dari yang tewas disebutkan sebagai tersangka dalam tahanan tentara. Salah satunya adalah seorang pria berusia 20-an tahun yang ditahan pada Juli 2008. Dia dibawa ke garnisun militer dan mendapat sengatan listrik sampai tewas karena serangan jantung. Jenazahnya dibawa ke sebuah pertanian, disiram solar dan dibakar.

Surat kabar itu juga menulis, tujuh orang lain dibunuh atas perintah Moreno oleh dua pembunuh bayaran yang bekerja bagi La Linea, geng pembunuh dan polisi korup yang bertindak sebagai tukang pukul Kartel Juarez.

Di antara korban ada seorang sekretaris dari kantor kejaksaan federal di Ojinaga, seorang polisi negara bagian, seorang polisi setempat yang menghentikan Moreno karena ngebut dan mengemudi dalam keadaan mabuk, dan seorang pengusaha yang mengajukan keluhan pada kejaksaan federal dan pejabat hak asasi manusia setelah tentara menggerebek rumahnya dan mencuri uangnya.

Para serdadu itu juga dikabarkan memberi kesaksian bahwa Moreno sering mengambil mobil-mobil yang disita dalam razia legal dan ilegal, dan mengecat kendaraan itu dengan warna hijau militer.

Poire mengatakan, jenderal itu dan serdadu-serdadu lain diadili di sebuah pengadilan militer di Negara Bagian Sinaloa, dan semua ditahan di sebuah penjara militer di Negara Bagian Jalisco.

Para penyidik militer pertama kali mengetahui mengenai kejahatan para serdadu itu pada Agustus 2009 karena sebuah laporan anonim bahwa mereka bekerja sama dengan sebuah kelompok kriminal, kata pejabat Departemen Pertahanan kepada Reforma. (AP/DI)

Editor

Terkini Lainnya

Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

Internasional
KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

Regional
Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Nasional
Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Regional
Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Nasional
65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

Regional
Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Nasional
KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

Nasional
Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Regional
Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nasional
Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Internasional
Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Nasional
Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Nasional
Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Megapolitan
Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Regional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM