Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 07:06 WIB
Banjir Kiriman Sempat Genangi Kawasan Ciliwung
Riana Afifah | Hertanto Soebijoto | Kamis, 23 Februari 2012 | 16:05 WIB
|
Share:
KOMPAS/ANTONY LEE Ketinggian permukaan air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, terpantau masih normal sekitar 10 sentimeter pada, Senin (2/1/2012) siang. Namun, sewaktu-waktu ketinggian air itu bisa naik tiba-tiba jika curah hujan meninggi di kawasan hulu Ciliwung di Puncak.

JAKARTA, KOMPAS.com — Akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan Bogor, Rabu (22/2/2012) malam, debit air Kali Ciliwung terus meningkat. Beberapa daerah yang berada di sepanjang aliran Kali Ciliwung sempat tergenang banjir kiriman.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Tarjuki, mengatakan, beberapa daerah memang terkena banjir kiriman. Apalagi untuk daerah yang berada di bantaran Kali Ciliwung. "Iya sebagian wilayah Jakarta menerima banjir kiriman. Ini akibat hujan yang mengguyur Bogor tadi malam cukup deras," kata Tarjuki, ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (23/2/2012).

Beberapa daerah yang sempat tergenang adalah Kelurahan Bukit Duri RW 09, RW 10, dan RW 11, dengan ketinggian air antara 50 hingga 120 sentimeter. Kemudian di Kelurahan Kebon Baru di RW 10 Gang Perintis, ketinggian air antara 60 sampai dengan 100 sentimeter.

Selanjutnya, Kelurahan Rawa Jati di Jalan Bina Warga RW 07 juga tergenang dengan ketinggian air antara 60 hingga 100 sentimeter. Sedangkan di Kelurahan Pengadegan daerah yang tergenang yakni di RW 05 dengan ketinggian air antara 60 sampai dengan 80 sentimeter. Namun saat ini, ketinggian muka air di beberapa pintu air sudah kembali normal. Hanya kondisi di Pintu Air Manggarai yang masih berada pada Siaga III dengan ketinggian 785 sentimeter. Kemudian kondisi di Pintu Air Pasar Ikan juga Siaga III dengan ketinggian 173 sentimeter.