Sabtu, 26 Juli 2014

News / Megapolitan

Banjir di Alam Sutera, Macet Luar Biasa

Selasa, 3 April 2012 | 21:40 WIB

Berita terkait

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Hujan yang melanda Jakarta dan sekitarnya mengakibatkan banjir di perumahan mewah Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Selasa (3/4/2012) malam. Seorang wanita lanjut usia harus ditandu keluar rumah karena tak ada perahu karet untuk mengevakuasi korban.

Hujan yang terjadi sejak sore tadi membuat rumah-rumah warga di Griya Sutera dan Sutera Onyx di Alam Sutera tergenang air hingga setinggi dada orang dewasa. Di Griya Sutera, air mengepung area mulai dari Blok GS U sampai GS 9. Di Sutera Onyx, air naik hingga setinggi pinggang sekitar pukul 17.30.

"Cepat banget naiknya, tiba-tiba sudah sepinggang di depan tadi sore. Air mulai masuk ke rumah sekitar setengah enam tadi," kata Yunita, warga GS 1. Yunita dan suaminya langsung mengamankan sejumlah barang-barang di dalam rumah.

Banjir paling parah juga terjadi di Griya Sutera Blok GS 8 dan 9. Di kawasan tersebut air menggenang hingga sedada orang dewasa. Seorang nenek yang tergolek lemah karena sakit terpaksa ditandu oleh warga menuju ambulans yang telah menunggunya di luar kompleks perumahan. Mobil ambulans tidak dapat masuk ke dalam kompleks karena air menggenangi jalan kompleks hingga setinggi lutut.

Air juga menggenang di Jalan Sutera Utama dekat pusat perbelanjaan Living World dan Sekolah St. Laurensia. Warga Villa Mutiara Serpong dan Villa Melati Mas juga mengalami hal serupa di kompleks perumahan mereka.

Sementara itu, kondisi lalu lintas di kawasan Alam Sutera juga mengalami kemacetan. Antrean panjang kendaraan sudah terjadi sejak keluar tol Alam Sutera. Kemacetan parah juga terjadi di bundaran dekat KFC. Kendaraan dari tol Jakarta-Merak disarankan untuk tidak keluar melalui Alam Sutera, tetapi di pintu keluar Serpong. Jalan Raya Serpong juga sempat mengalami kemacetan akibat genangan air di sejumlah tempat di jalan tersebut, antara lain di dekat RS Asshobirin.

 


Penulis: Dian Maharani
Editor : Laksono Hari W