Kedapatan Mencuri, Pelaku Ditelanjangi dan Digebuki - Kompas.com

Kedapatan Mencuri, Pelaku Ditelanjangi dan Digebuki

Imanuel More
Kompas.com - 30/07/2012, 07:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria menjadi sasaran amuk warga setelah tertangkap basah hendak melarikan sebuah sepeda motor. Pelaku yang hendak melarikan diri berhasil dibekuk, kemudian ditelanjangi dan menjadi bulan-bulanan gebukan warga.

Peristiwa itu terjadi di Gang Peninggaran Barat 3, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (29/7/2012). Yakob (32), pemilik sepeda motor Jupiter MX bernomor polisi B 6301 SFV yang hendak dilarikan pelaku menuturkan sesaat setelah waktu buka, ia berdiri di depan rumah untuk mengawasi anak-anak yang sedang bermain kembang api. "Saya udah curiga melihat dua orang mondar-mandir nggak jelas," kata Yakub di lokasi kejadian.

Beberapa saat kemudian, ia masuk ke dalam rumah untuk mengambil minuman. Saat keluar, ia melihat seorang pria tengah mendorong sepeda motornya posisi tangan kanan sedang berupaya mencongkel kunci kontak. "Mau diapain motor saya. Dia jawab, saya mau pindahin motornya," kata Yakub mengulangi percakapannya dengan pelaku.

Melihat gelagat mencurikan itu, Yakub pun langsung mengejar pelaku dan menarik jaketnya. Pelaku sempat terjatuh sebelum berhasil melarikan diri. Sial bagi pelaku, ia berlari ke arah tanjakan pasar malam.

Di tanjakan gang berdiri Ary, saksi mata. Mendengar teriakan maling yang diserukan Yakub, ia pun langsung menangkap korban. Bersama beberapa orang, si pelaku hendak dibawa ke rumah Ketua RT RT03 RW 11 Kebayoran Lama Utara.

Namun, ratusan warga lain yang telah dibakar emosi tak mampu datang bergelombang. Saat pelaku digiring melewati jalan sempit itulah ia digebuk dan ditendang. Ia bahkan ditelanjangi hingga tinggal berbalutkan celana dalam merah.

Pelaku juga sempat terlihat tak sadarkan diri akibat pukulan beruntun yang dialaminya. "Ini ketiga kalinya dalam minggu ini (pencurian sepeda motor). Pantas aja warga pada marah," kata Ary.

Ia menjelaskan, setelah menangkap, ia sempat memeriksa tas tangan pelaku. Di dalamnya ia sempat menemukan kunci T yang kerap dipakai untuk membongkar kunci kontak. Saat hendak dibawa ke rumah sakit oleh pihak kepolisian, warga juga terlihat belum rela. Mereka terus memenuhi jalur sepanjang gang dan berusaha menggebuki pelaku.

Mobil Daihatsu milik polisi yang hendak membawa pelaku juga terlihat sudah berada dalam kepungan massa. Melihat situasi massa yang tak terkendali, polisi pun terpaksa mengeluarkan tembakan.

Dalam pengamatan Kompas.com ada tujuh kali tembakan peringatan yang ditembakkan ke udara oleh polisi hingga warga membuka jalan bagi iring-iringan yang membawa pelaku.

Yakub menyatakan pelaku sebenarnya ada dua orang. Namun, pelaku yang satu lagi bisa melarikan diri lantaran ia berkonsentrasi pada pelaku yang sedang mendorong motor.

"Pelaku sebenarnya ada dua. Tadi motornya sudah dikunci ganda. Untung Aki-nya sedikit terganggu sehingga sulit dihidupin," kata Yakub

PenulisImanuel More
EditorBenny N Joewono

Terkini Lainnya

Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

Internasional
KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

Regional
Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Nasional
Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Regional
Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Nasional
65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

Regional
Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Nasional
KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

Nasional
Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Regional
Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nasional
Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Internasional
Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Nasional
Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Nasional
Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Megapolitan
Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Regional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM