Minggu, 20 April 2014

News / Megapolitan

Kepsek SMA YK: Deny Anak Baik

Rabu, 26 September 2012 | 20:21 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah diotopsi, jenazah almarhum Deny Yanuar diberangkatkan ke rumah orangtuanya di Jalan Manggis I RT 04 RW 05, Manggarai, Jakarta Selatan sekitar pukul 18.30, Rabu (26/9/2012). Dari RSCM, ambulas yang membawa jenazah pelajar SMA Yayasan Karya 66 Kampung Melayu itu dikawal konvoi motor para kerabatnya, termasuk beberapa guru dan teman sekolah almarhum.

Isak tanggis beberapa sahabatnya pun tak terbendung ketikat melihat sahabat mereka Deny dimasukkan ke ambulans. Kepala Sekolah SMA Yayasan Karya 66 Nurqayah yang turut mengantar korban penusukkan ini mengisahkan, dirinya kaget ketika mendengar anak didiknya meninggal dengan cara sadis ini.

Menurutnya, di SMA Yayasan Karya 66, Deny dikenal sebagai anak yang baik, sopan, dan tidak bermasalah. "Deny anaknya baik, sopan, setahu saya di sekolah dia gak pernah bikin masalah, gak pernah ikut tawuran," jelas Nurqayah di depan Instalasi Kamar Jenazah Departemen Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Rabu (26/9).

Lanjutnya, untuk memperlancar penyelesaian kasus ini, serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada anak didiknya, besok (27/9/2012), SMA Yayasan Karya 66 diliburkan. Reza, teman sekelas Deny dari Kelas III jurusan IPS juga mengisahkan bahwa Deny tidak punya musuh, apalagi terlibat tawuran.

"Anaknya gak pernah ikut tawuran, makanya gue juga kaget pas dia yang kena sabetan," tutur Reza. Menurutnya, saat kejadian itu ia bersama Deny dan enam temannya menumpang Metromini 62 Jurusan Pasar Minggu-Manggarai dari arah Pancoran.

Ketika tiba di dekat Restoran Toba Tabo, sekelompok pelajar SMK KZ tiba-tiba menyerang bus yang mereka tumpangi. "Pas mereka nyerang, kita kabur, gue kabur duluan, udah gak tau si Deny kayanya dikepung. Setelah itu gue dengar, Deny udah meninggal, makanya gue ke sini," jelas Riza di RSCM.

Seperti diberitakan sebelumnya, Deny Yanuar bersama 7 temannya diserang sekelompok pelajar. Akibatnya, Deny tewas dengan luka tusuk pada bagian dada dan pinggang. Sementara itu tersangka pelaku beserta barang bukit sebuah celurit telah diamankan di Polsektro Setia Budi, Jakarta Selatan.

"Pelakunya sudah ditangkap dan sedang diperiksa di Polsek Setia Budi, Jakarta Selatan. Pelaku berinisial Ade ditangkap disekitar TKP, pelajar juga, tersangka dari Kartika Zenie katanya," jelas Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Selatan AKBP Hermawan. Tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.


Penulis: Joe Leribun
Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo