Senin, 21 April 2014

News / Berita

Tol JORR W2 Dijanjikan Beroperasi Akhir 2013

Kamis, 4 Oktober 2012 | 15:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) optimistis ruas tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2) sepanjang 7,67 km dapat diselesaikan. JORR akan beroperasi pada akhir 2013 mendatang.

"Kami optimistis, jika 100 persen lahan dapat dibebaskan oleh pemerintah akhir tahun ini, maka akhir tahun depan JORR W2 selesai," kata Direktur Utama PT MLJ, Sonhadji Surahman, di sela Penyerahan Bantuan Tanggung Jawab Sosial (CSR) di di Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2012).

Sonhadji mengakui, pihaknya secara teknis tidak mengalami kendala apapun. MJL siap melaksanakan pembangunan JORR W2 Utara sesuai rencana.

"Proyek ini dimulai 21 Oktober 2011 dan terbagi empat paket dengan total investasi Rp 2,2 triliun," katanya.

Paket pertama dari Kebon Jeruk-Meruya, sedangkan paket kedua Meruya-Joglo. Untuk paket Kebon Jeruk-Joglo ini berjarak sekitar 4 km, yang ditargetkan selesai pertengahan 2013.

"Kemajuan fisiknya sudah 45 persen," katanya.

Sementara itu, kemajuan untuk paket tiga, Joglo-Ciledug, sudah mencapai 30 %, sedangkan untuk paket empat Ciledug-Ulujami kemajuannya sudah 15 %. Dengan demikian, katanya, harus diakui bahwa masih ada permasalahan lahan belum terbebaskan.

Sonhadji mencontohkan, untuk paket satu masih ada 18 warga atau pemilik lahan seluas 0,72 ha yang belum cocok harga tanahnya. Pada paket tiga, masih ada lahan seluas 0,59 ha yang dipersengketakan antara Dinas Pertanian Provinsi DKI Jakarta dengan seorang warga. Kemudian, pada paket empat, masih dalam proses penyelesaian atas lahan seluas 2,28 ha milik 130 warga di daerah Petukangan Jakarta, Selatan. Dia berharap, proses pembebasan lahan dapat sesuai dengan jadwal.

"Apalagi sudah ada mandat dari Gubernur DKI kepada Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T), yakni Sekretaris Kotamadya Jakarta Barat, agar pembebasan lahan bisa segera tuntas," katanya.

Dengan beroperasinya JORR W2 nanti, kemacetan jalan dalam kota Jakarta, khususnya tol dalam kota, diharapkan akan berkurang secara signifikan. Hal itu karena ruas tol tersebut akan tersambung dengan JORR W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk) di sisi utara dan JORR W2 Utara Selatan (Ulujami-Pondok Indah).

Sonhadji juga menambahkan, ruas tol ini sudah lama ditunggu oleh pengguna jalan tol baik pribadi maupun pengusaha angkutan.

"Orang Bogor yang mau ke bandara, nantinya gak perlu lewat tol dalam kota, tetapi bisa langsung dari Jagorawi ke JORR W2, terus ke bandara," katanya.

Selain itu, bus DAMRI airpor dari Bekasi bisa lewat JORR lalu melewati JORR W2 dan berakhir di bandara. Begitu juga dengan arus kendaraan berat, tak perlu lagi melewati tol dalam kota.

Adapun proyek JORR W2 dikerjakan oleh empat kontraktor, yakni PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, PT Waskita Karya, dan PT Jaya Konstruksi PT MLJ sebagai pemegang konsesi ruas itu sahamnya dimiliki 65 persen oleh PT Jasa Marga Tbk dan 35 persen oleh PT Jakarta Marga Jaya, anak usaha PT Jakarta Propertindo (BUMD DKI Jakarta).


Editor : Latief
Sumber: