Jumat, 28 November 2014

News / Megapolitan

Kronologi "Pemukulan" Munarman

Senin, 26 November 2012 | 14:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jubir FPI Munarman dikabarkan dipukuli orang tak dikenal di tengah kemacetan jalan pada Minggu (25/11/2012). Menurut Kapolsek Pamulang Komisaris Muhammad Nasir, saat itu Munarman tengah menuju Cinere, dari arah Pamulang.

Saat itu, kata Nasir, pukul 17.15 WIB. Jalanan memang macet. Meski begitu, Munarman membunyikan klakson terus-terusan. Kepada polisi, Munarman mengaku sedang terburu-buru menuju ke sebuah tempat di Cinere.

"Kemudian ada dua orang yang tidak suka dengan bunyi klakson Munarman. Cekcok mulut terjadi," jelas Nasir, Senin (26/11/2012).

Munarman dan dua orang tadi sempat menjalankan kendaraannya lagi. Namun, baru jalan beberapa meter, salah seorang pengendara sepeda motor yang terlibat cekcok tadi menyenggol spion mobil Munarman.

"Sempat ribut lagi. Munarman ditarik bajunya dan jatuh. Akibatnya, tangan kirinya besot, cuma sedikit. Tidak ada pemukulan. Tidak ada luka-luka," tegas Kapolsek.

Munarman dan kedua orang tadi sempat ke Mapolsek Pamulang untuk menyelesaikan persoalan.

"Dia ceritakan semuanya. Kemudian dia malah bilang, 'Saya enggak jadi buka bersama deh, jadi buka di Polsek'," kata Nasir menirukan Munarman.

Suasana sempat tegang karena tiba-tiba datang sekitar 100 orang FPI ke Mapolsek, Minggu malam. Saat itulah Munarman membuat pernyataan kalau dia tidak akan membuat laporan. Juru bicara FPI ini menganggap ini masalah kecil dan bisa diselesaikan.

"Dia juga menjamin massa FPI yang datang ke Polsek tidak akan ngapa-ngapain," lanjut Nasir.

Munarman dan massa FPI akhirnya pulang sekitar pukul 23.00 WIB. Munarman sampai siang ini tidak bisa dihubungi. Nomor teleponnya tidak aktif.

Sementara Habib Salim Alatas, Ketua FPI DKI Jakarta, tidak bersedia memberi keterangan. "Saya saja belum sempat bicara sama dia," kata Alatas.


Penulis: Noory Okthariza
Editor : Ana Shofiana Syatiri