Rabu, 3 September 2014

News / Edukasi

Naskah Soal Telat, UN Terancam Ditunda

Jumat, 12 April 2013 | 16:03 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Beberapa provinsi hingga saat ini dikabarkan belum mendapatkan naskah soal Ujian Nasional (UN) 2013 untuk jenjang SMA/SM/MA/SMALB. Padahal, pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan H-3 untuk daerah luar Jawa, naskah soal sudah diterima. Akibat keterlambatan ini, UN di beberapa daerah terancam ditunda.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa pihaknya berupaya keras untuk menyampaikan naskah soal UN kepada daerah-daerah tersebut tepat waktu. Namun, tidak menutup kemungkinan, UN dapat ditunda jika naskah soal belum sampai di tujuan saat hari penyelenggaraan berlangsung.

"Kami tetap upayakan soal sampai tepat waktu. Jangan sampai ditundalah. Namun, ya mungkin bisa jadi kalau mendesak," kata Nuh di Kemdikbud, Jakarta, Jumat (12/4/2013).

Menurut dia, jumlah variasi naskah soal UN yang sebanyak 20 pada tahun ini dianggap menjadi keuntungan tersendiri sehingga anak-anak dapat konsentrasi pada soalnya masing-masing. Hal ini juga diperkirakan meminimalkan kebocoran soal jika UN terpaksa ditunda.

"Namun, kami berharap tak ada yang ditunda. Dua puluh naskah soal ini memang baik agar siswa fokus belajar karena soalnya tak ada yang sama," tutur Nuh.

"Bahkan, antarkelas saja dapat berbeda soalnya. Jadi, konsentrasi pada soalnya saja," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, beberapa daerah, seperti Nusa Tenggara Barat dan Riau, dikabarkan belum menerima naskah soal UN hingga saat ini. Untuk itu, pemerintah daerah terus berusaha menagih agar naskah soal UN sampai tepat waktu dan UN tidak perlu ditunda sehingga tetap dilangsungkan pada 15 April.


Penulis: Riana Afifah
Editor : Ana Shofiana Syatiri