Senin, 21 April 2014

News / Megapolitan

Ashraf Ali: Enggak Mungkin Orang Setenar Jokowi Dimakzulkan

Senin, 27 Mei 2013 | 14:20 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali, menyatakan, DPRD tidak mungkin memakzulkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melalui mekanisme pengajuan hak interpelasi. Jokowi sudah tenar, mana mungkin dimakzulkan.

Hal itu disampaikan oleh anggota parlemen dari Partai Golkar tersebut terkait rencana pengajuan hak interpelasi kepada Jokowi atas permasalahan dalam program Kartu Jakarta Sehat. Dalam rapat dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan, Kamis pekan lalu, Ashraf mengatakan bahwa pengajuan hak interpelasi itu bisa berujung pada sebuah momentum langka, di mana seorang Gubernur DKI Jakarta diturunkan dari jabatannya.

Atas kemungkinan pemakzulan itu, Ashraf menyebut kemungkinan tersebut masih terlalu dini. Ia menyebutkan, 32 anggota DPRD yang menandatangani usulan pengajuan hak interpelasi hanya ingin menggunakan hak bertanya tentang permasalahan kebijakan KJS yang menggunakan sistem pembayaran berdasarkan Indonesia Case Base Groups (INA CBG's).

"Ya enggak mungkinlah orang setenar itu (Jokowi) kami makzulkan," kata Ashraf, Senin (27/5/2013).

Ashraf mengatakan, hak interpelasi akan gugur dengan sendirinya jika rapat Komisi E DPRD DKI telah menemukan solusi atas masalah KJS tersebut. Ashraf mengatakan, ia bukan pencetus interpelasi tersebut. Ia juga tak tahu siapa yang pertama kali menggulirkan wacana tersebut.

 


Penulis: Alfiyyatur Rohmah
Editor : Laksono Hari W