Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalan Jatiwaringin Ditutup, Kasatlantas Sebut Arus Lalin Lancar

Kompas.com - 06/10/2015, 13:21 WIB
Jessi Carina

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Lalu lintas Polresta Bekasi Kota Ajun Komisaris Bayu Pratama mengatakan arus lalu lintas di sekitar Jalan Jatiwaringin, Pondokgede, Bekasi, lancar meskipun terdapat penutupan jalan di sepanjang Jalan Jatiwaringin. 

"Sampai sejauh ini jalanan lancar dan arus lalu lintas normal saja," ujar Bayu ketika dihubungi, Selasa (6/10/2015).

Bayu mengatakan arus lalu lintas lancar karena polisi sudah menyiapkan rute alternatif untuk pengguna jalan. Pengguna jalan yang ingin menuju Jalan Jatiwaringin dari arah Tol Pondok Gede dialihkan menuju Perumahan Jatiwaringin Antilope.

Bayu menambahkan pengguna jalan yang ingin memasuki Jalan Jatiwaringin dari arah Jalan Lubang Buaya, juga dialihkan ke Perumahan Jatiwaringin Antilope. "Karena sudah disiapkan rutenya, maka lalin lancar saja," ujar dia.

Untuk diketahui, Jalan Raya Jatiwaringin, Pondokgede, Bekasi telah ditutup sejak pukul 08.00 WIB tadi, Selasa (6/10/2015). Bayu mengatakan penutupan jalan tersebut terkait adanya pawai MTQ. [Baca: Ada Pawai MTQ, Jalan Jatiwaringin di Bekasi Ditutup]

"Dari pukul 08.00 WIB sudah kita lakukan penutupan. Acara pawainya sendiri sudah start tadi pagi di sepanjang Jalan Jatiwaringin dengan start point Kampus Assafiyah sampai lapangan Jatiwaringin," ujar Bayu.

Bayu mengatakan jalan tersebut akan ditutup hingga pukul 14.00 WIB. Untuk titik jalan yang ditutup mulai dari akses masuk ke Jalan Jatiwaringin dari arah Pangkalan Jati, Jakarta Timur sampai lapangan yang berada di kantor Kecamatan Pondokgede.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pekerja Ini Lebih Setuju Program DP 0 Persen Dikaji Ulang daripada Gaji Dipotong Tapera

Pekerja Ini Lebih Setuju Program DP 0 Persen Dikaji Ulang daripada Gaji Dipotong Tapera

Megapolitan
Pj Wali Kota Bogor Imbau Orangtua Tidak Mudah Percaya Calo Saat Pendaftaran PPDB 2024

Pj Wali Kota Bogor Imbau Orangtua Tidak Mudah Percaya Calo Saat Pendaftaran PPDB 2024

Megapolitan
KASN Terima Dua Laporan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN oleh Supian Suri

KASN Terima Dua Laporan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN oleh Supian Suri

Megapolitan
Soal Tapera, Karyawan Swasta: Mending Pemerintah Perbaiki Administrasi Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Dulu

Soal Tapera, Karyawan Swasta: Mending Pemerintah Perbaiki Administrasi Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Dulu

Megapolitan
Penjual Konten Video Pornografi Anak di Telegram Patok Tarif Rp 200.000

Penjual Konten Video Pornografi Anak di Telegram Patok Tarif Rp 200.000

Megapolitan
Jual Video Porno Anak via Telegram, Pria Asal Sumenep Ditangkap Polisi

Jual Video Porno Anak via Telegram, Pria Asal Sumenep Ditangkap Polisi

Megapolitan
Iuran Tapera sampai Pensiun, Karyawan Swasta: Siapa yang Mau Cicil Rumah 30 Tahun?

Iuran Tapera sampai Pensiun, Karyawan Swasta: Siapa yang Mau Cicil Rumah 30 Tahun?

Megapolitan
Kekesalan Ketua RT di Bekasi, Tutup Akses Jalan Warga yang Dibangun di Atas Tanahnya Tanpa Izin

Kekesalan Ketua RT di Bekasi, Tutup Akses Jalan Warga yang Dibangun di Atas Tanahnya Tanpa Izin

Megapolitan
Pemetaan TPS pada Pilkada DKI 2024 Pertimbangkan 4 Aspek

Pemetaan TPS pada Pilkada DKI 2024 Pertimbangkan 4 Aspek

Megapolitan
Orangtua Calon Siswa Diwanti-wanti Tak Lakukan Kecurangan Apa Pun pada PPDB Kota Bogor 2024

Orangtua Calon Siswa Diwanti-wanti Tak Lakukan Kecurangan Apa Pun pada PPDB Kota Bogor 2024

Megapolitan
Tak Masalah Pendapatan Dipotong Tapera, Tukang Bubur: 3 Persen Menurut Saya Kecil

Tak Masalah Pendapatan Dipotong Tapera, Tukang Bubur: 3 Persen Menurut Saya Kecil

Megapolitan
Polisi Usut Dugaan TPPO dalam Kasus ART Lompat dari Lantai 3 Rumah Majikan

Polisi Usut Dugaan TPPO dalam Kasus ART Lompat dari Lantai 3 Rumah Majikan

Megapolitan
Setuju Pendapatannya Dipotong untuk Tapera, Tukang Bubur: Masa Tua Terjamin

Setuju Pendapatannya Dipotong untuk Tapera, Tukang Bubur: Masa Tua Terjamin

Megapolitan
Hampir Terjaring Razia karena Dikira Jukir, Ojol: Saya 'Driver', demi Allah

Hampir Terjaring Razia karena Dikira Jukir, Ojol: Saya "Driver", demi Allah

Megapolitan
KPU Susun Pemetaan TPS, Jumlah Pemilih Pilkada DKI Bertambah 62.772 Orang

KPU Susun Pemetaan TPS, Jumlah Pemilih Pilkada DKI Bertambah 62.772 Orang

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com