Salin Artikel

"Real Count" KPU Pilpres 2024 di Jakarta Data 71,88 Persen: Prabowo Unggul Tipis dari Anies

JAKARTA, KOMPAS.com - Perolehan suara sementara pasangan capres-cawapres nomor 2 Prabowo Subianto-Gibran dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di DKI Jakarta hanya selisih tipis dalam hasil real count di laman KPU RI.

Per Rabu (28/2/2024) pukul 24.00 WIB, data yang masuk ke situs pemilu2024.kpu.go.id sudah 71,88 persen atau 22.116 dari 30.766 tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta.

Dalam real count itu, Prabowo-Gibran unggul sementara dengan perolehan 1.946.841 suara atau 41,47 persen.

Sementara perolehan suara Anies-Muhaimin sebesar 1.930.476 suara atau 41,12 persen.

Posisi terakhir, yakni pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Muhaimin Iskandar yang mendapatkan 817.641 suara atau 17,43 persen.

Berikut ini hasil sementara real count Pilpres 2024 di tingkat kota dan kabupaten di Jakarta:

Jakarta Pusat: data masuk 82,52 persen

- Anies-Muhaimin: 219.469 suara atau 41,79 persen

- Prabowo-Gibran: 210.349 suara atau 40,05 persen

- Ganjar-Mahfud: 95.346 suara atau 18,16 persen

Jakarta Selatan: data masuk 72,45 persen

- Anies-Muhaimin: 479.979 suara atau 46,34 persen

- Prabowo-Gibran: 391.704 suara atau 37,82 persen

- Ganjar-Mahfud: 164.131 suara atau 15,85 persen

Jakarta Barat: data masuk 73,65 persen

- Anies-Muhaimin: 395.191 suara atau 35,33 persen

- Prabowo-Gibran: 489,909 suara atau 43,8 persen

- Ganjar-Mahfud: 233,376 suara atau 20,87 persen

Jakarta Utara: data masuk 59,65 persen

- Anies-Muhaimin: 202,803 suara atau 34,11 persen

- Prabowo-Gibran: 277.980 suara atau 46,76 persen

- Ganjar-Mahfud: 113,757 suara atau 19,13 persen

Jakarta Timur: data masuk 72.70 persen

- Anies-Muhaimin: 625.984 suara atau 44,63 persen

- Prabowo-Gibran: 567,927 suara atau 40,49 persen

- Ganjar-Mahfud: 208.695 suara atau 14,88 persen

Kepulauan Seribu: data masuk 100 persen

Anies-Muhaimin: 7.043 suara atau 38,38 persen

Prabowo-Gibran: 8.972 suara atau 48,89 persen

Ganjar-Mahfud: 2.336 suara atau 12,73 persen

Sebagai informasi, data yang tersaji di dalam situs web KPU hanyalah alat bantu untuk keterbukaan hasil penghitungan suara.

Penghitungan suara secara resmi tetap dilakukan melalui mekanisme rekapitulasi berjenjang dari tingkat TPS, kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, hingga pusat, dengan penandatanganan berita acara di setiap tingkatan.

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/02/28/09271501/real-count-kpu-pilpres-2024-di-jakarta-data-7188-persen-prabowo-unggul

Terkini Lainnya

Fakta-fakta Penemuan Mayat Dalam Toren Air di Pondok Aren: Korban Sempat Pamit Beli Kopi dan Ponselnya Hilang

Fakta-fakta Penemuan Mayat Dalam Toren Air di Pondok Aren: Korban Sempat Pamit Beli Kopi dan Ponselnya Hilang

Megapolitan
Heru Budi Sebut Bakal Ada Seremonial Khusus Lepas Nama DKI Jadi DKJ

Heru Budi Sebut Bakal Ada Seremonial Khusus Lepas Nama DKI Jadi DKJ

Megapolitan
Keberatan soal Iuran Tapera, Karyawan Keluhkan Gaji Pas-pasan Dipotong Lagi

Keberatan soal Iuran Tapera, Karyawan Keluhkan Gaji Pas-pasan Dipotong Lagi

Megapolitan
Duka Darmiyati, Anak Pamit Beli Kopi lalu Ditemukan Tewas Dalam Toren Tetangga 2 Hari Setelahnya

Duka Darmiyati, Anak Pamit Beli Kopi lalu Ditemukan Tewas Dalam Toren Tetangga 2 Hari Setelahnya

Megapolitan
Pengedar Narkoba di Koja Pindah-pindah Kontrakan untuk Menghilangkan Jejak dari Polisi

Pengedar Narkoba di Koja Pindah-pindah Kontrakan untuk Menghilangkan Jejak dari Polisi

Megapolitan
DPC Gerindra Tunggu Instruksi DPD soal Calon Wali Kota Pilkada Bogor 2024

DPC Gerindra Tunggu Instruksi DPD soal Calon Wali Kota Pilkada Bogor 2024

Megapolitan
Perempuan Tewas Terlindas Truk Trailer di Clincing, Sopir Truk Kabur

Perempuan Tewas Terlindas Truk Trailer di Clincing, Sopir Truk Kabur

Megapolitan
Keluarga di Pondok Aren Gunakan Air buat Sikat Gigi dan Wudu dari Toren yang Berisi Mayat

Keluarga di Pondok Aren Gunakan Air buat Sikat Gigi dan Wudu dari Toren yang Berisi Mayat

Megapolitan
Heru Budi: Tinggal Menghitung Bulan, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara

Heru Budi: Tinggal Menghitung Bulan, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara

Megapolitan
Saat Bintang Empat Prabowo Pemberian Jokowi Digugat, Dinilai Langgar UU dan Sarat Konflik Kepentingan

Saat Bintang Empat Prabowo Pemberian Jokowi Digugat, Dinilai Langgar UU dan Sarat Konflik Kepentingan

Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Jalan Yos Sudarso, Pengendara Mobil dan Motor Luka-luka

Tabrakan Beruntun di Jalan Yos Sudarso, Pengendara Mobil dan Motor Luka-luka

Megapolitan
Dalam 5 Bulan, 20 Warga Kota Bekasi Meninggal karena DBD

Dalam 5 Bulan, 20 Warga Kota Bekasi Meninggal karena DBD

Megapolitan
Petugas Tertibkan Stiker Kampanye Bakal Calon Wali Kota Bogor yang Tertempel di Angkot

Petugas Tertibkan Stiker Kampanye Bakal Calon Wali Kota Bogor yang Tertempel di Angkot

Megapolitan
APK Kandidat Cawalkot Bogor Dicopot karena Belum Masa Kampanye, Termasuk Milik Petahana

APK Kandidat Cawalkot Bogor Dicopot karena Belum Masa Kampanye, Termasuk Milik Petahana

Megapolitan
Polisi Buru 2 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba yang Kabur Saat Digeruduk Warga di Koja

Polisi Buru 2 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba yang Kabur Saat Digeruduk Warga di Koja

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke